• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Debat Publik Jadi Panggungnya RASA

by BontangPost
27 April 2018, 11:35
in Breaking News
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi (Net)

Ilustrasi (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SAMARINDA – Debat publik yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Rabu (25/4) lalu dinilai menjadi panggungnya pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rusmadi dan Safaruddin (RASA). Kedua paslon tersebut secara konsep dan gagasan pembangunan dinilai lebih matang dan siap jika dibandingkan paslon lainnya.

Hal tersebut dikemukan Pengamat Politik Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Budiman. Menurut dia, paslon yang diusung koalisi Partai PDI Perjuangan dan Partai Hanura itu unggul dari segi penguasaan materi.

“Pak Rusmadi adalah seorang akademisi. Beliau pernah menjadi dosen. Selain itu, beliau juga pernah menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim. Di sisi lain, Pak Rusmadi juga merupakan mantan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim,” kata dia, Kamis (26/4) kemarin.

Atas dasar itulah, Budiman merasa tidak heran ketika Rusmadi dan Safaruddin memaparkan permasalahan pembangunan di Kaltim secara angka dan data. Terutama terkait kebijakan pembangunan yang perlu diambil Pemerintah Kaltim ke depan. “Beliau (Rusmadi) memiliki pengetahuan yang lengkap tentang data pembangunan daerah di Kaltim,” sebutnya.

Pantauan media ini, pasca debat publik dilaksanakan, juga diikuti muncul sebuah polling nasional untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim. Polling itu dimuat oleh laman pollingnasional.com.

Sampai dengan Kamis (26/4) pukul 22.02 Wita, di polling tersebut menempatkan Isran Noor dan Hadi Mulyadi sebagai pasangan calon (paslon) dengan peringkat tertinggi. Duet yang diusung Partai Gerindra, PKS, dan PAN mendapatkan dukungan 1.205 pemilih atau 34,82 persen.

Di peringkat berikutnya, ada paslon nomor urut 1, Andi Sofyan dan Rizal Effendi (AN-NUR) mendapatkan 837 pemilih atau 24,18 persen. Angka tersebut lebih tinggi satu digit dibandingkan paslon Rusmadi dan Safaruddin yang mendapatkan 786 pemilih atau 22,71 persen.

Baca Juga:  Asah Prajurit dengan Latihan Menembak

Peringkat terakhir ditempati paslon nomor 2 Syaharie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat (JADI). Pasangan yang diusung Partai Demokrat, PKB, dan PPP tersebut hanya mendapatkan suara 644 pemilih atau 18,61 persen.

Menanggapi hasil polling tersebut, Wakil Ketua Tim Pemenangan Isran-Hadi, Sarwono mengatakan, gaya bahasan yang lugas ditampilkan dua sosok yang diusung koalisi tiga partai, Gerindra, PKS, dan PAN telah menarik perhatian publik. Terbukti dengan adanya mayoritas dukungan masyarakat di polling nasional.

“Gaya yang luas, program yang jelas, dan kemampuan membagi peran antara Pak Isran dan Pak Hadi tentu saja membuat calon yang kami usung bisa unggul,” sebutnya.

Meski begitu, dirinya tidak ingin jemawa dengan hasil polling tersebut. Pasalnya debat publik dan kampanye masih berlangsung dua bulan ke depan. “Kami akan tetap mengevaluasi hasil debat publik kemarin. Akan ada perbaikan seperlunya. Terlebih kekurangan-kekurangan yang telah kami catat, akan kami perbaiki di debat selanjutnya,” ucap anggota DPRD Samarinda itu.

Sementara itu tim pemenangan paslon JADI, Syafruddin mengungkapkan, angka itu didapatkan bisa saja muncul karena pihaknya tidak terlalu mengedepankan kampanye di media sosial (medsos).

Karena hasil polling debat publik tidak akan berpengaruh pada gerakan tim sukses memenangkan paslon JADI. “Santai saja. Karena kami tidak terlalu fokus bermain di area medsos dan kami fokus bermain di area kampung dan pendalaman,” katanya

Baca Juga:  Marak Beredar, Ribuan Miras Dihancurkan

Meski begitu, hasil debat publik perdana yang diselenggarakan KPU Kaltim tersebut, akan dijadikan bahan evaluasi bagi tim sukses. Supaya di debat selanjutnya ada perbaikan setiap kekurangan.

“Setiap yang kami lakukan pasti akan dievaluasi. Semua pasti kami persiapkan. Apalagi momentum untuk menampilkan program dan rencana pembangunan Kaltim lima tahun ke depan,” tutupnya.

Ketua Tim Pemenangan AN-NUR, Husni Fachruddin menyebut, polling nasional tersebut tidak dapat dijadikan tolok ukur keunggulan dalam penguasaan materi, panggung, hingga komunikasi dalam debat publik paslon.

“Karena setiap orang bisa dengan mudah membuat polling yang mengunggulkan paslon yang diusungnya. Bisa saja pada saat debat ada permainan kelompok tertentu untuk menggiring pemilih,” katanya.

Dia berpijak pada hasil nyata debat publik. Pasalnya, dia berkeyakinan, paslon AN-NUR jauh lebih menguasai semua aspek dalam debat tersebut. Kata dia, perpaduan dua politisi yang telah terbukti memimpin Balikpapan dan Bontang tak dapat diragukan selama debat berlangsung.
“Lihat saja kemarin. Pak Sofyan Hasdam dengan runtut menjawab pertanyaan dari moderator dan paslon lain. Itu membuktikan bahwa beliau menguasai visi, misi, dan program AN-NUR,” sebutnya.

“Apalagi didukung Pak Rizal. Keduanya sukses menampilkan perdebatan yang sangat cair. Pengalaman Pak Rizal sebagai wali kota dan wartawan juga tak kalah besar kontribusinya di debat publik kemarin,” tambahnya.

Ketua Tim Pemenangan RASA, Ananda Emir Moeis mengungkapkan, polling dalam debat tersebut masih terus belum usai. Pasalnya pengelola Polling Nasional masih membuka voting hingga 1 Mei 2018.

Baca Juga:  2018, Bandara Harus Pindah

“Artinya itu hanya hasil sementara saja. Kita lihat saja di hari berikutnya. Bisa saja berubah-ubah,” ucapnya.
Sebagai pengamat politik, Budiman ikut memberikan tanggapannya terkait hasil polling tersebut. Kata dia, hasil polling debat publik tersebut dapat dilihat dari beragam aspek. Misalnya, tinggi atau rendahnya nilai polling bisa dipengaruhi aspek isi, bobot, dan cara penyampaian visi, misi, dan program paslon.

“Kemudian bisa juga dinilai tinggi atau rendahnya nilai polling dipengaruhi bekerjanya tim sukses dari paslon melalui pengiriman dukungan. Tapi polling seperti ini tidak bisa dijadikan tolok ukur unggul atau tidaknya paslon. Survei jauh lebih dipercaya ketimbang polling,” pungkasnya. (*/um)

POLLING HASIL DEBAT PUBLIK PILGUB KALTIM 2018

PASLON                                                         POLLING
1. Andi Sofyan-Rizal Effendi                  837 Votes (24,18%)
2. Syaharie Ja’ang-Awang Ferdian       644 Votes (18,61%)
3. Isran Noor-Hadi Mulyadi                 1.205 Votes (34,82%)
4. Rusmadi- Safaruddin                           786 Votes (22,71%)
Keterangan:
=Polling dibuka tanggal 25 April 2018 pukul 19.00 WIB
=Polling akan ditutup tanggal 1 Mei 2018 pukul 23.00 WIB

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Debat Pilgub Kaltim 2018Metro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Otda di Kaltim Dinilai Sukses

Next Post

Seleksi Bakal Calon DPD RI Dapil Kaltim, Baru 14 Peserta Memenuhi Syarat 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Belum Tuntas, Wali Kota Bontang Siapkan Gelombang Lanjutan Mulai Juni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.