• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Derajat Kesehatan Ibu Dan Bayi di Kaltim Meningkat 

by BontangPost
20 April 2017, 12:48
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
PROGRAM SUKSES: Gubernur Kaltim H Awang Faroek saat meninjau pelayanan kesehatan di RS Pratama Sangkulirang beberapa waktu lalu.(Humasprov Kaltim)

PROGRAM SUKSES: Gubernur Kaltim H Awang Faroek saat meninjau pelayanan kesehatan di RS Pratama Sangkulirang beberapa waktu lalu.(Humasprov Kaltim)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SAMARINDA – Derajat kesehatan masyarakat Kaltim selama lima tahun terakhir mengalami perbaikan. Hal ini ditandai dengan menurunnya jumlah angka kematian bayi (AKB). Sejak 2013-2016, jumlah kematian bayi menurun.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim, Hj Meiliana mengungkapkan, jumlah kematian ibu saat melahirkan juga menurun. Meski demikian, kematian balita meningkat dari tahun ke tahun. Sementara itu, prevalensi kurang gizi dan balita pendek meningkat.

Dia menjelaskan, di Indonesia, utamanya di Kaltim, mengalami perubahan pola penyakit yang sering disebut sebagai transisi epidemiologi yang ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, jantung, diabetes, dan penyakit lainnya.

Baca Juga:  Kunjungan Perdana di Lamin Pintar Pemilu, Para Guru Belajar Pemilu

“Dampak meningkatnya kejadian PTM adalah meningkatnya pembiayaan pelayanan kesehatan yang harus ditanggung oleh masyarakat dan pemerintah, menurunnya produktivitas masyarakat, dan menurunnya daya saing negara yang pada akhirnya berpengaruh pada kondisi sosial ekonomi masyarakat,” paparnya saat pengambilan sumpah dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawaraman (Unmul) di Aula Teaching Center Fakultas Kedokteran Unmul, Selasa (18/4) lalu.

Guna mengatasi permasalahan tersebut, lanjut Meiliana, perlu kerja keras bersama antara pemerintah, dalam hal ini instansi kesehatan dan lintas sektor dengan membuat program dan kegiatan. Caranya, melalui pendekatan keluarga dan gerakan masyarakat.

Sehubungan dengan itu, sambung dia, Pemprov Kaltim sangat berkepentingan terhadap tenaga kesehatan dan peran dokter dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan di bidang kesehatan. Pemerintah tidak mungkin bisa bekerja sendiri tanpa dukungan berbagai pihak. Para dokter adalah ujung tombak utama pelayanan kesehatan pada masyarakat.

Baca Juga:  Samarinda Dongkrak Wisata Perkotaan 

“Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini, saya mengimbau agar pelantikan dan pengambilan sumpah dokter dapat pula dijadikan sebagai momentum penting dalam rangka meningkatkan komitmen, kinerja, dan pengabdian para dokter baru lulusan Fakultas Kedokteran Unmul,” tutupnya. (mar/sul/es/humasprov/gun)

DERAJAT KESEHATAN KALTIM

Kematian Bayi

Tahun               Jumlah

2013                889

2014                876

2015                762

2016                638

Kematian Ibu Melahirkan

Tahun               Jumlah

2013                125

2014                109

2015                100

2016                95

Kematian Balita

Tahun               Jumlah

2013                72

2014                60

2015                84

2016                113

Prevalensi Kurang Gizi

Tahun               Persentase

2014                17,3 persen

2015                19,1 persen

2016                18 persen

Prevalensi Balita Pendek

Tahun               Persentase

2015                26,7 persen

2016                27,19 persen

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kesehatanMetro Samarindapemprov kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kembangkan Kawasan Industri dengan Klaster

Next Post

Terkait Desa yang Terkepung Tambang, Gubernur Bentuk Tim

Related Posts

Gubernur Kaltim Anggarkan Rp73 Juta untuk Jasa Pembuat Pidato
Kaltim

Gubernur Kaltim Anggarkan Rp73 Juta untuk Jasa Pembuat Pidato

7 Februari 2026, 12:25
Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.