• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Terkait Desa yang Terkepung Tambang, Gubernur Bentuk Tim

by BontangPost
20 April 2017, 12:49
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Tri Murti Rahayu (IST)

Tri Murti Rahayu (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SAMARINDA – Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak langsung menindaklanjuti hasil kunjungannya ke Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (18/4) tempo hari. Pasalnya, Pemprov Kaltim memang tengah gencar mengevaluasi aktivitas tambang di Banua Etam.

Karo Humas dan Protokol Pemprov Kaltim, Tri Murti Rahayu mengatakan, gubernur langsung membentuk tim untuk mengumpulkan data-data penunjang guna menindaklanjuti tuntutan warga. “Yang ditunjuk Pak Gubernur adalah kepala Bappeda (Zairin Zain, Red.) sebagai koordinator,” katanya kepada Metro Samarinda (Kaltim Post Group), Rabu (19/4) kemarin.

Dia menambahkan, organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait masih menunggu untuk pengaturan jadwal rapat tindak lanjut kunjungan tersebut. Begitu juga soal deadline tim untuk menyelesaikan persoalan yang menimpa warga, belum bisa ditentukan.

Baca Juga:  Rusmadi Bantah Disebut Menghambat Pembahasan APBD 

“Nanti (deadline-nya, Red.) pasti akan ditentukan oleh tim setelah terbentuk. Ini masih menunggu karena kepala Bappeda dan Pak Sekda baru besok (hari ini, Red.) masuk kantor setelah kegiatan Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Regional Kalimantan di Jakarta,” jelasnya lagi.

Tri mengungkapkan, dalam kunjungannya tersebut, warga menyerahkan persoalan yang dihadapi kepada gubernur selaku pimpinan daerah. “Kita cari mekanisme terbaik. Apakah nanti relokasi atau seperti apa, nanti dicari dulu (solusinya),” tutupnya.

Sebelumnya, gubernur bersama OPD dan lembaga terkait lainnya mengunjungi Desa Mulawarman yang jaraknya sekitar 50 meter dari Samarinda. Desa tersebut disebut-sebut dikepung dua perusahaan tambang, PT Kayan Putra Utama Coal (KPUC) dan PT Jembayan Muara Bara (JMB).

Baca Juga:  Panwaslu Samarinda ‘Numpang’ Bawaslu 

“90 persen luas Desa Mulawarman, adalah tambang batu bara. Masyarakat meminta kepada saya untuk melakukan relokasi. Sementara sawah-sawahnya sudah dijual. Rata-rata 1 hektare dihargai 1-2 miliar rupiah,” tegas Faroek.

Namun, dia belum bisa memastikan apakah akan melakukan relokasi atau menutup tambang tersebut. “Belum bisa dipastikan. Semuanya harus sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Makanya saya melihat langsung,” katanya.

Terkait relokasi, Faroek masih memperhitungkan. Terutama soal anggaran. Selain itu, status desa tersebut merupakan desa definitif. Soal opsi penutupan tambang, Faroek mengaku juga harus mengecek perizinan kedua perusahaan tersebut.

“Saya akan berpihak kepada rakyat. Usul relokasi pasti akan kami pertimbangkan. Kami tidak boleh mengambil keputusan yang salah. Namun yakinlah, keputusan nanti pasti yang terbaik untuk warga Desa Mulawarman,” tegas Faroek.

Baca Juga:  455 Jemaah Haji Tiba di Samarinda 

Menurut Faroek, di Kaltim ada 1.404 izin usaha pertambangan (IUP), termasuk di antaranya 33 Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B). Dari semua IUP tersebut, ditemukan banyak sekali kasus-kasus tumpang tindih peruntukkan lahan. Salah satu contohnya adalah di Desa Mulawarman. (gun)

Tags: desaMetro Samarindatambang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Derajat Kesehatan Ibu Dan Bayi di Kaltim Meningkat 

Next Post

WASPADA!!! Kaltim Rentan Praktik Human Trafficking

Related Posts

Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja
Kaltim

Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja

2 Juli 2026, 15:50
Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu
Kaltim

Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu

15 Juni 2026, 14:00
1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Kutim dan Kukar Jadi Wilayah Paling Rentan
Kaltim

1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Kutim dan Kukar Jadi Wilayah Paling Rentan

5 Juni 2026, 15:30
Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang
Pemkot Bontang

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

28 April 2026, 11:13
Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK
Bontang

Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

28 April 2026, 10:58
Rugikan Negara Setengah Triliun, Ini Sosok Direktur Tambang yang Tega Hancurkan Ratusan Rumah Warga di Kaltim
Kaltim

Rugikan Negara Setengah Triliun, Ini Sosok Direktur Tambang yang Tega Hancurkan Ratusan Rumah Warga di Kaltim

24 Februari 2026, 14:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.