• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Rusmadi Bantah Disebut Menghambat Pembahasan APBD 

by M Zulfikar Akbar
29 Agustus 2017, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
SIAP MUNDUR: Rusmadi saat diwawancara oleh awak media.(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

SIAP MUNDUR: Rusmadi saat diwawancara oleh awak media.(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada Program, Ada Pembahasan

SAMARINDA – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi menepis anggapan legislatif di Karang Paci, jika keterlambatan pembahasan APBD-P 2017 karena dirinya memiliki kepentingan tertentu. Apalagi jika itu kepentingan politik.

Menurut dia, jarangnya dia hadir dalam rapat paripurna pembahasan APBD-P bukan menjadi penghalang. Sebab, pemerintah telah mendelegasikannya melalui para asistem pemerintah. Kehadiran mereka juga membawa suatu keputusan pemerintah.

“Saya tegaskan, TAPD itu solid. Ketika ketua tidak ada, maka akan diberikan delegasi kepada asisten dan wakil ketua. Itu sudah dengan keputusan yang jelas. Ketika dikatakan terbengkalai, saya nggak tahu dimana itu terbengkalainya,” kata Rusmadi, Senin (28/8) kemarin.

Dia menyebut, jika memang DPRD Kaltim ingin cepat membahas dan menyusun APBD-P. Maka DPRD harus memperbaiki mekanismenya. Menurutnya, di lingkup pemerintah sudah memiliki mekanisme yang jelas dalam pembahasan anggaran.

Baca Juga:  Banjir Karang Mumus Masih Jadi Momok

“Pemerintah ada KUA dan PPAS. Program dan anggarannya juga jelas. Kami juga terbuka untuk dievaluasi. Mana menurut mereka (DPRD, Red.) tidak diterima, mana yang harus di dalami lagi, ya silahkan,” serunya.

Setiap program yang dimiliki pemerintah telah mempunyai ruang. Begitupun dengan pokok-pok pikiran DPRD juga mempunyai wadah tersendiri. Karena pokok pikiran itu wadah untuk menampung usulan program pembangunan dari rakyat yang diwakili setiap anggota dewan.

“Secara tegas saya sampaikan, tidak ada program tidak ada pembahasan. Jadi TAPD tidak akan hadir rapat kalau banggar tidak punya program terkait pokok-pokok pikiran yang mereka miliki,” katanya.

Dia menyadari bahwa setiap anggota DPRD memiliki pokok pikiran yang harus mereka perjuangkan. Baginya hal itu sah-sah saja, karena memang memiliki ruang untuk memperjuangkan hal tersebut. “Tapi kami sudah sepakat memperbaiki mekanisme pembahasannya,” ucapnya.

Baca Juga:  PDAM Bakal Bangun Koneksitas Tiga IPA

Kendati pembahasan anggaran sedikit terlambat, namun Rusmadi tetap yakin APBD-P bisa disahkan sesuai waktu yang ditentukan. Apalagi dalam waktu yang bersamaan akan dilakukan pembahasan APBD murni 2018.

“Pasti bisa tepat waktu lah. Kan tidak ada juga masalah yang krusial sehingga pengesahan APBD-P harus molor,” ujarnya.

Terkait merosotnya APBD Kaltim dalam beberapa tahun terakhir diakui Rusmadi juga menjadi khawatiran. Namun begitu, di APBD 2018 tidak akan ada lagi efisiensi dalam skala besar. Seperti di tahun 2016-2017.

“Pembahasan APBD inikan erat kaitannya dengan RPJMD. Tapi saya kira kami tidak akan begitu berhemat lagi lah tahun depan. Kalaupun ada efisiensi, paling untuk program yang memang tidak terlalu prioritas aja,” katanya.

Baca Juga:  Nusyirwan Geser Darlis di Poling Cawagub Kaltim

Seperti program multiyears, tetap jadi prioritas pemerintah. Kata dia, program multiyear memang ditunggu masyarakat. Karena bersentuhan dengan hajat hidup banyak orang. Misalnya, pembangunan jembatan kembar, air bersih di Maloy, dan jalan tol Balikpapan-Samarinda.

“Tidak ada alasan bagi pemerintah untuk menghentikan program itu. Kecuali memang keadaan keuangan pemerintah memang sudah tidak memungkinkan lagi untuk itu,” tandasnya. (drh)

Tags: apbdMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

JKN-KIS Ditenggat 2019

Next Post

KPU Daerah Diminta Bersabar, Pembagian Anggaran Masih Tunggu Verifikasi 

Related Posts

APBD Bontang 2024 Ditetapkan Rp 2,6 Triliun
Bontang

APBD Bontang 2024 Ditetapkan Rp 2,6 Triliun

29 November 2023, 13:37
APBD Turun Rp 400 Miliar. Ada Apa Ya?
Nasional

APBD Wajib Alokasi Pengembangan SDM, Segini Besarannya

28 Januari 2019, 15:30
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.