• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Dianggap Penyebab Air Sungai Meluap, Warga Api-Api Keluhkan Tumpukan Sedimen

by Redaksi Bontang Post
27 September 2022, 09:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Warga minta tumpukan sedimen   di sungai segera dikeruk

Warga minta tumpukan sedimen di sungai segera dikeruk

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Luapan air sungai Bontang dirasakan oleh warga RT 29, Kelurahan Api-Api Bibit. Pasalnya ketinggian air di wilayahnya mencapai lutut orang dewasa. Ia menduga salah satu faktor air sungai meluap karena adanya tumpukan sedimentasi lumpur dan tanah di sungai dekat area permukimannya.

“Sedimen itu membentuk pulau di bawah jembatan Perum Bank Dhanarta. Tingginya hampir menyentuh bibir sungai,” kata Bibit.

Ia mengaku heran tumpukan sedimen itu tidak segera dikeruk. Mengingat jika ada upaya normalisasi sungai area itu selalu terlewat. Sehingga laju arus sungai pun terhambat. Pun demikian volume tampung sungai otomatis berkurang dari kapasitas sesungguhnya.

“Tidak tahu kenapa selalu dilewati. Mungkin ada hantunya,” ucapnya.

Baca Juga:  US Dihantui Ancaman Banjir, Disdik Pastikan Berjalan Lancar 

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Usman mengungkapkan normalisasi selalu dilakukan oleh petugas. Namun ia tidak menampik ada beberapa titik yang belum mendapatkan pengerjaan. Dikarenakan keterbatasan alat berat.

“Alat berat yang dimiliki hanya satu unit. Sementara pengerukan juga dilakukan di Sungai Bontang dan Guntung. Panjangnya pun lumayan,” tutur dia.

Dalam waktu dekat, ia akan memerintahkan kepala bidang Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas PUPRK untuk mengeksekusi tumpukan sedimen itu. Sejatinya alat itu bisa ditempatkan di area mana saja. Rencananya Dinas PUPRK akan menambah alat berat pada APBD Perubahan kali ini.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam mengatakan ada empat unit kendaraan alat berat yang akan dibeli pada akhir tahun ini. Dengan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar. “Ada dua unit ekskavator mini PC 50, satu unit ekskavator long arm PC 200, dan satu unit dump truk,” kata Amiruddin.

Baca Juga:  Bocah Satu Tahun Nyaris Tewas Tenggelam

Ia menjelaskan pengadaan ini dipandang penting untuk menggenjot upaya pengerukan di DAS Bontang maupun Guntung. Selain itu juga untuk membantu perbaikan drainase. Sehingga dampak banjir dapat diminimalisasi. Sembari menunggu hasil masterplan yang rampung pada akhir tahun ini.

Nantinya ekskavator mini akan disiagakan di beberapa kelurahan yang menjadi langganan banjir. Diharapkan kehadiran alat berat ini bisa membantu warga dalam proses kerja bakti. Sehingga volume tampung sungai bisa maksimal. Setelah sedimen pasir dan tanah terangkut.

Sejauh ini langkah penurapan Sungai Bontang juga terus berjalan. Utamanya dua proyek penurapan di Gunung Elai dan Api-Api. Bahkan di APBD Perubahan nantinya juga ada kegiatan penurapan di Kelurahan Bontang baru. Sifatnya swakelola. Mengingat durasi pengerjaan terbatas yakni tiga bulan. “Kami akan memaksimalkan waktu yang ada supaya langkah penyelesaian banjir ini bisa berjalan,” pungkasnya. (ak)

Baca Juga:  Sejumlah Ruas Jalan di Bontang Kembali Tergenang Banjir
Tags: banjir
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Melorot, Dituntut 8 Tahun, AGM Divonis 5 Tahun 6 Bulan Penjara

Next Post

DPRD Bontang Desak Pemkot Segera Rampungkan Masterplan Penanganan Banjir

Related Posts

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase
Bontang

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase

10 Maret 2026, 08:00
Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon
Bontang

Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon

6 Maret 2026, 14:03
Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan
Bontang

Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan

17 Februari 2026, 18:29
Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak
Bontang

Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak

14 Februari 2026, 18:21
Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar
Nasional

Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar

11 Januari 2026, 08:00
Wali Kota Andi Harun Tetapkan Samarinda Darurat Bencana
Kaltim

Matangkan Skema Pengendalian Banjir di Samarinda, Andi Harun Kunci RTRW Bebas Pertambangan

11 Juni 2025, 07:44

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.