• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Diduga Ada Kejanggalan, 4 Calon gugat Kades Terpilih

by BontangPost
28 Desember 2016, 13:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
KOMPAK: Empat kandidat Pilkades di Tepian Langsat menggugat Kades terpilih untuk dilakukan pemilihan ulang. (Foto Dhedy/Radar Kutim)

KOMPAK: Empat kandidat Pilkades di Tepian Langsat menggugat Kades terpilih untuk dilakukan pemilihan ulang. (Foto Dhedy/Radar Kutim)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Tepian Langsat Kecamatan Bengalon terancam dilakukan pemilihan ulang. Pasalnya, empat dari lima kandidat yang ikut bertarung dalam Pilkades serentak tersebut, kompak menggugat Kades terpilih.

Sedikitnya ada sebelas  kejanggalan yang ditemukan empat calon Kades  dalam Pilkades 20 Desember 2016 di desa Tepian Langsat tersebut. Yakni, daftar pemilih tetap yang tidak rill dan akurat kerena ada perbedaan DPT awal dengan DPT surat undangan, anggota Panitia pemungutan suara yang belum dilantik oleh Panitia, data RT tidak diakomodir oleh Panitia,data RT tidak pernah di data ulang oleh pihak panitia dan data warga yang terdata di catatan sipil Kutim secara resmi tidak terdaftar di DPT pemilihan Kepala Desa Tepian Langsat.

Kemudian, salah satu bakal calon yang tidak terdaftar dalam DPT, calon Kepala Desa Tidak mempunyai hak pilih padahal  memiliki KTP dan penduduk setempat, panitia harus diseleksi ulang, penjabat sementara Kepala Desa diduga ikut mendukung dalam kampanye salah satu calon Kades, surat undangan DPT sudah ditulis oleh Panitia induk Desa Tepian Langsat yang seharusnya dilakukan oleh RT Dan PPS, dan panitia memberikan DPT kepada semua calon Kepala Desa dengan DPT yang berbeda – beda . “Kita menolak dan meminta membatalkan serta menggugat mekanisme yang digelar oleh Panitia Pelaksana. Karena banyak terdapat kejanggalan,” ujar  salah satu calon nomor urut satu, Hartono Kadrissalam.

Baca Juga:  SK Pengangkatan Kades Digugat

Senada, Mantan Kepala Desa, Riduan, juga mengaku banyak kejanggalan dalam Pilkades tersebut. Karenanya, dirinya juga menggugat untuk dilakukan pemilihan ulang. “Seperti warga penduduk yang sudah didata oleh Ketua Rukun Tetangga dan disetor kepada panitia namun tidak terdaftar juga. Selain itu, ada beberapa warga yang sudah meninggal tapi ada hak pilihnya. Bahkan juga ada calon kades tidak memilik hak suara ,” katanya.

Sementara itu, Solihin, nomor urut lima juga menduga telah terjadi pelanggaran dalam Pilkades tersebut. Dengan begitu, dirinya tidak setuju dengan hasil yang ada saat ini. Bahkan, meminta dilakukan pemilihan ulang.

“Ini sudah jelas panitia sudah melakukan pelanggaran maka dengan itu tidak setuju dan meminta dilakukan pemilihan ulang. Meminta membenahi DPT dengan benar serta sesuai dengan warga yang ada karena masih banyak warga yang belum memiliki DPT,” pinta Solihin.

Baca Juga:  Diklaim Banyak Pelanggaran, Bermuara ke Polisi

Sementara itu, Lembaga Pemantau Penyelanggara Negara Republik Indonesia ( LPPNRI ) Kabupaten Kutai Timur  ( Kutim ) juga menilai  bahwa Panitia Pemungutan Suara (PPS)  yang ada di Desa Tepian Langsat Kecamatan Bengalon diduga tidak transparan terhadap ke empat calon Kepala Desa .

Menurut Ketua LPPNRI Yusdinarto Supu, mengatakan, pendistribusian Daftar Pemilih Tetap (DPT) belum sesuai dengan harapan. Sebab, terdapat data yang berbeda beda diberikan terhadap keempat calon lawan tersebut. Bahkan, semua nya juga tidak memiliki tanda tangan atau stempel dari Panitia. “Jelas ada keganjalan karena satu RT tidak memiliki DPT bahkan salah satu calon tidak memiliki DPT dan tidak memberikan hak suaranya,”kata Supu.

Disamping itu, DPT  yang didistribusikan hanya 50 persen saja dari berjumlah 1.360 DPT. Sisanya tidak dapat dibagikan kerana sebagian warga yang masuk dalam daftar sudah tidak berada ditempat dan meninggal dunia.Namun faktanya, masih terdaftar dalam DPT.

Baca Juga:  Surati Bupati, Tolak SK Kades

“Yang paling ganjil dan tidak bisa diterima akal itu pendaataan yang dilakukan oleh Ketua RT ke warganya tidak ada yang masuk dalam DPT. Kan bisa jadi panitia ini tidak mendata ulang dan tidak menyetor data,” katanya.(dy)

Tags: pilkades kutim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkab Hanya Tanggung Gaji Guru Honorer, Guru PNS Kewenangan Provinsi

Next Post

LHO!!! Sudah Dikukuhkan, Sekretariat Saber Pungli Justru Kosong

Related Posts

SK Pengangkatan Kades Digugat
Breaking News

SK Pengangkatan Kades Digugat

19 April 2017, 12:31
Surati Bupati, Tolak SK Kades
Breaking News

Surati Bupati, Tolak SK Kades

27 Januari 2017, 12:59
Jadwal Pelantikan Kades Terpilih Belum Jelas 
Breaking News

Jadwal Pelantikan Kades Terpilih Belum Jelas 

20 Januari 2017, 12:59
Panitia Pilkades Dipolisikan
Breaking News

Panitia Pilkades Dipolisikan

19 Januari 2017, 12:59
Pilkades Suka Rahmat Diduga Bermasalah, Ada Nama Ganda di DPT, Empat Cakades Ajukan Keberatan 
Breaking News

Pilkades Suka Rahmat Diduga Bermasalah, Ada Nama Ganda di DPT, Empat Cakades Ajukan Keberatan 

18 Januari 2017, 13:00
Hasil Rapat Pleno, Sepakat, Tak Ada Pilkades Ulang
Breaking News

Hasil Rapat Pleno, Sepakat, Tak Ada Pilkades Ulang

17 Januari 2017, 12:59

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.