• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Dissos-P3M Tepis Tudingan Tidak Libatkan Kelurahan

by BontangPost
5 Agustus 2017, 12:52
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
LIBATKAN : Kepala Dissos-P3M Abdu Safa Muha menepis tudingan tidak melibatkan kelurahan dalam pendataan PKH.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

LIBATKAN : Kepala Dissos-P3M Abdu Safa Muha menepis tudingan tidak melibatkan kelurahan dalam pendataan PKH.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Dissos-P3M: Data Bersumber dari PPLS Tahun 2015 Godokan RT dan Lurah

BONTANG – Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) Abdu Safa Muha menepis tudingan bahwa tidak melibatkan unsur kelurahan dalam pendataan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah tidak benar.

Ia mengatakan, bahwa data tersebut berdasarkan Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2015. “Itu sumbernya juga dari Rukun Tetangga (RT, Red.) dan Lurah,” ungkapnya.

Alur pendataan tersebut ialah masukan dari RT kemudian dibawa ke dalam Musyawarah Kelurahan (Muskel). Kemudian data tersebut diusulkan ke pusat sesuai dengan kouta yang telah ditetapkan. “Dissos-P3M tugasnya sebagai fasilitator saja,” ujarnya.

Ia membenarkan jikalau data tersebut tidak dapat mengalami perubahan. Namun, pencoretan beberapa orang yang dianggap tidak pantas menerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) bisa dilakukan.

Baca Juga:  Panahan Bontang Sumbang Perunggu 

“Perlu waktu, mengingat ada regulasi yang mengaturnya,” tambahnya.

PKH sendiri memiliki 5 parameter untuk mengukur kelayakan penerima bantuan. Kelima parameter tersebut yakni memiliki ibu hamil/nifas/anak balita, memiliki anak usia 5-7 tahun yang belum masuk pendidikan dasar (anak pra sekolah), dan terdapat anak usia SD/MI/Paket A/SDLB (usia 7-12 tahun). Kemudian mempunyai anak  SLTP/MTs/Paket B/SMLB (Usia 12-15), serta terdapat anak 15-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar termasuk anak dengan disabilitas.

Abdu Safa Muha berharap kepada pihak kelurahan dan RT untuk melakukan evaluasi ke depan terkait pendataan. Sehingga kesalahan yang terjadi dapat diminimalisir.

Sebelumnya diberitakan, PKH yang masih menyisakan masalah ternyata tidak melibatkan kelurahan dalam penyeleksian penerima bantuan. “Kelurahan yang kena batunya. Padahal tidak dilibatkan. Jikalau konteksnya seperti itu, silahkan jual dan bikin pos pengaduan sendiri,” ungkap Lurah Berbas Tengah, Usman HM, kemarin (22/7).

Baca Juga:  Pencari Kerja di Bontang Naik 5 Persen 

Ia berasumsi bahwa terjadi permainan di dalam pemasukkan data penerima bantuan. Mengingat bahwa data tersebut tidak bisa mengalami pergantian. “Undang-undang saja bisa berubah, tetapi ini tidak bisa ada apa ini? Jangan-jangan ada permainan,” keluhnya.

PKH merupakan program yang diakomodir oleh PT Sucofindo melalui proses lelang. Akan tetapi, dalam praktik di lapangan manajemen pusat perusahaan tersebut yang menjalankannya, bukan manajemen perusahaan yang berada di kota Bontang.

Berbas Tengah sendiri mendapat jatah 775 penerima PKH. Jumlah tersebut sangat mencolok perbedaannya apabila disandingkan dengan program pemerintah lainnya dengan wujud beras juga yakni Beras Sejahtera (Rastra). Jumlah penerima Rastra bagi Kelurahan Berbas Tengah ialah 733 orang.

Baca Juga:  Hari Ibu Dimata Mereka, Tak Anggap Hari Istimewa, Terharu Saat Dicium Anak

“Namun, ada sekitar seratusan yang dicoret dari Rastra sehingga tidak masuk PKH. Artinya itu orang baru, bisa saja karena kedekatan dengan seseorang,” sambungnya.

Lurah Berbas Tengah tersebut memastikan bahwa data Rastra tidak ada masalah. Hal tersebut terjadi karena tim kelurahan ikut memastikan proses penyeleksiannya. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangdinsosPKH
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

WASPADA!!! Modus Penipu Catut Nama Kemenkeu

Next Post

Jamaah Kejar Salat Arbain

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Waspada Peredaran Uang Palsu, Pedagang Pasar Tanjung Limau Jadi Korban
Bontang

Banyak Penerima PKH Tak Tepat Sasaran, Dinas Sosial Sebut Diakomodasi Pusat

29 September 2023, 13:00
Petugas Kebersihan di Pemkot Bontang Akhirnya Terima Gaji
DPRD Bontang

Banyak Penerima PKH Tak Tepat Sasaran, DPRD Dorong Pemkot Bontang Lakukan Evaluasi

15 September 2023, 16:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.