BONTANG – Selain fokus pada pertumbuhan di sektor pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) juga terus mendorong pengembangan di sektor hortikultura. Salah satu komoditas yang menjadi ungggulan untuk dikembangkan adalah cabai.
Kasi Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan DKP3 Bontang, Debora Kristiani mengatakan, dari komoditas hortikultura lainnya, cabai merupakan komoditas yang pengembangannya diprioritaskan. Alasannya, jika pasokan cabai tercukupi, maka harga di pasaran pun ikut stabil. Sehingga turut berdampak dalam menekan inflasi.
“Dampak positif lainnya bagi petani, pendapatan mereka juga ikut meningkat,” ujarnya, Rabu (21/3).
Adapun bentuk pembinaan yang dilakukan DKP3 di antaranya, membantu petani mencari lokasi menanam, mempersiapkan lahan, membantu saat penanaman, hingga melakukan monitoring dan pembinaan dari serangan hama. Bentuk bantuan lainnya, para kelompok tani juga diberikan bantuan benih, mulsa, pupuk NPK, pestisida, dan alsintan (kultifator).
“Ada juga yang diberikan dalam bentuk di polybag. Bantuan berjumlah dua ribu polybag ini khusus diberikan ke para ibu-ibu PKK yang ada di setiap kelurahan.” Terangnya.
Kata Debora, Bontang termasuk kota yang beruntung. Pasalnya setiap tahun DKP3 selalu mengajukan bantuan pengembangan cabai melalui e-proposal, dan hasilnya selalu mendapat bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Pihaknya pun mengaku merasa terbantu dengan adanya bantuan ini, karena pembinaan yang mereka lakukan masih tetap bisa maksimal meski di tengah kondisi APBD yang sedang defisit.
“Tahun ini kita (Bontang, Red.) kembali mendapat bantuan untuk luasan 10 hektare. Rencana akan disalurkan di pertengahan tahun nanti,” pungkasnya. (bbg/adv)







