• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Dorong Kaum Hawa Mandiri, Terlibat di Perlindungan Anak

by BontangPost
2 Maret 2017, 13:02
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Eka Yulisah Yusuf (BAMBANG/BONTANG POST)

Eka Yulisah Yusuf (BAMBANG/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Eka Yulisah Yusuf (180)

Bermanfaat untuk lingkungan maupun masyarakat bisa dilakukan melalui berbagai hal. Salah satunya dengan aktif melibatkan diri dalam organisasi kemasyarakatan, baik di tingkat RT maupun tingkat kelurahan.

Bambang, Bontang

Hal inilah yang dilakukan Eka Yulisah Yusuf. Kini, Eka didapuk menjadi Ketua sekaligus PATBM, salah satu organisasi di Kelurahan Bontang Baru yang bergerak di bidang pencegahan dan perlindungan terhadap kekerasan anak.

Berawal dari keaktifannya berkecimpung dalam beberapa organisasi di lingkup RT tempat dia tinggal, membuat ibu empat anak ini dinilai sebagai salah seorang warga yang aktif oleh Kelurahan Bontang Baru.

Berkat itulah, di Agustus lalu, Eka dipercaya memimpin lembaga Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), sebuah lembaga di bawah binaan Komisi Perlindungan dan Pemberdayaan Anak (KPPA) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang berfungsi dalam hal pencegahan dan perlindungan terhadap kekerasan anak di wilayah Bontang Baru.

Baca Juga:  Perjuangkan Anak Putus Sekolah, Jadi Teladan Tingkat Kaltim

“Awalnya ditunjuk langsung oleh kelurahan. Selain ingin mengisi waktu, motivasinya juga ingin bermanfaat bagi orang banyak. Kebetulan keluarga mendukung, akhirnya saya siap saja ditunjuk ketua,” ujar wanita yang telah memiliki satu cucu itu.

Bergabung menjadi aktivis dan ketua di PATBM bukan organisasi baru bagi Eka. Sebelumnya, dirinya juga terlebih dahulu aktif di beberapa organisasi RT seperti dasa wisma, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), maupun Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Bahkan, beberapa prestasi saat dia memimpin Dasa Wisma Asoka 1 RT 10 juga pernah dia torehkan. Seperti juara I lomba administrasi dasa wisma tingkat kelurahan, dan juara II lomba administrasi dasa wisma tingkat Bontang Utara tahun 2012.

Selama di dasa wisma, PKK kelurahan, dan beberapa organisasi lainnya yang dia ikut termasuk PATBM, Eka juga selalu mendorong para ibu-ibu yang ikut untuk menjadi perempuan yang mandiri dan berani untuk menyampaikan sesuatu di depan umum. Untuk mendukung programnya pun, dirinya juga harus aktif melakukan sosialisasi baik di pengajian dan pertemuan RT, maupun di sekolah-sekolah.

Baca Juga:  IBU, KEMANA PERGINYA RASA CINTA

“Sasarannya adalah orang tua dan anak. Sosialisasi yang kami berikan tentang edukasi mana saja bagian tubuh yang tidak boleh dilihat maupun dipegang orang lain. Hal ini penting karena jika mereka tidak mengetahuinya, akan berefek buruk pada masa depannya,” tuturnya.

Dirinya pun juga menekankan kepada orang tua yang dia beri sosialisasi agar tidak melakukan kekerasan psikologis terhadap anak. Salah satunya yang sering terjadi di masyarakat adalah, berkelahi ataupun mengeluarkan kata-kata kotor di depan sang anak.

“Ini tentu juga masuk dalam kekerasan walaupun bukan kekerasan fisik,” tuturnya.

Ke depan, dirinya juga memprogramkan agar sosialisasi program pencegahan kekerasan terhadap anak ini tidak hanya dilaksanakan di Kelurahan Bontang Baru saja, tetapi juga merambah ke seluruh kelurahan yang ada di Kecamatan Bontang Utara.

Baca Juga:  Tekuni Pekerjaan, Bangga Lapas Bontang jadi Tempat Study Banding

“Kami di PATBM juga mendorong kepada masyarakat untuk tidak cuek terhadap lingkungannya. Prinsip yang kami tanamkan, anak orang lain anak kita juga,” terangnya.

Dirinya berharap, dengan digalakkannya program-program yang dicanangkan, dapat membuahkan hasil berupa turunnya angka kekerasan terhadap anak di Bontang. (bersambung)

Tentang Eka

Nama                     : Hj Eka Yulisah Yusuf

TTL                       : 24 Desember 1972

Alamat                   : Jalan Mulawarman RT 10 nomor 26 Bontang Baru

Suami                    : H Porling

Anak                      :

  • Muhammad Firza Pradika
  • Muhammad Ferdy Agustian
  • Muhammad Fachri Agustriawan
  • Fiedra Putri Dinanti

Cucu                      : M Alif Sharkan

Organisasi              :

  • Ketua Dasa Wisma Asoka I RT 10
  • Kader Posyandu Asoka
  • Sekertaris Tim Penggerak PKK Kelurahan
  • Kader Bina Keluarga Remaja
  • Kader Sub PPKBK RT 10 Bontang Baru
  • Ketua PATBM Bontang Baru
Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Mulai Operasi Simpatik, Kapolres Gelar Patroli

Next Post

Kontrak Rumah Khusus Nelayan Sudah Diteken

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.