• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Dua Boys Wardah

by BontangPost
21 November 2018, 06:00
in Dahlan Iskan
Reading Time: 2 mins read
0
Dahlan Iskan

Dahlan Iskan

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

 

Dua anak lelaki, dua tipe  manusia. Bu Nurhayati, ibu mereka, segera ambil kesimpulan: anak sulung dan adiknya itu memang berbeda.

 

Yang kuliah di ITB jurusan kimia itu lebih kreatif. Tapi tidak rapi. Dalam pekerjaannya.

 

Yang kuliah di ITB jurusan elektro itu tertib dalam bekerja. Lebih disiplin. Tapi kurang kreatif.

 

Hasilnya sangat beda. Pasar Wardah di Indonesia wilayah barat lebih maju. Karena dipimpin orang yang lebih kreatif.

 

Tapi manajemen di wilayah Indonesia timur lebih rapi. Karena dipimpin oleh anak yang lebih disiplin.

 

Dua-duanya diperlukan oleh perusahaan.

 

Pemilik kosmetik Wardah itu segera ambil langkah. Pembagian tugas di antara dua anaknya itu tidak lagi per wilayah.

 

Nurhayati sudah sampai pada kesimpulan: dua anaknya sama-sama bisa diandalkan. Hanya kemampuan mereka yang berbeda.

Baca Juga:  Setelah Dikagumi karena Berkembang Meroket

 

Maka anak yang kreatif itu diberi tugas bidang penasaran. Tidak lagi hanya di wilayah barat. Seluruh Indonesia.

Yang manajemennya rapi tadi ditugaskan memimpin produksi. Bu Nurhayati pun  memiliki direktur produksi dan penasaran.

 

Sang ibu tinggal lebih konsentrasi di riset dan pengembangan. Sang suami berhenti bekerja. Memperkuat perusahaan keluarga. Menangani bidang sumber daya manusia.

 

Dengan pembagian tanggungjawab yang baru Wardah kian maju.

 

Sambil menunggu anak ketiganya lulus. Yang lagi mengambil spesialis kulit itu. Yang akan memperkuat bidang riset dan pengembangan.

 

Kebetulan salah satu menantu bu Nurhayati juga memiliki kelebihan: bidang keuangan. Bisa diberi wewenang di bidang akutansi.

Wardah lantas meraih kemajuan yang luar biasa.

 

Semua pengendalinya muda.

Baca Juga:  Terbawa Film Turki

Kerjanya gila.

 

Hanya anak muda yang bisa bikin kemajuan. Statement saya sejak enam tahun lalu itu terbukti lagi di Wardah.

 

“Anak-anak saya itu yang membesarkan Wardah,” kata bu Nurhayati.

 

Semua seperti kebetulan.

Kebetulan Bu Nurhayati tidak diterima menjadi dosen.

Kebetulan diterima oleh Wella.

Kebetulan ditugaskan di bagian laboratorium.

 

Kebetulan memilih memelihara anak daripada terus bekerja.

 

Kebetulan anak-anaknya pintar dan bisa dilepas.

 

Kebetulan memilih bisnis kecil-kecilan daripada kembali bekerja di perusahaan orang lain.

 

Kebetulan rumahnya terbakar.

Kebetulan tuntutan keadilan berkembang setelah reformasi.  Termasuk keadilan ekonomi.

 

Kebetulan bank mulai memperhatikan usaha kecil. Wardah dapat kredit kecil.

 

Kebetulan anak-anaknya sudah lulus. Saat perusahaan berkembang.

 

Kebetulan anak-anaknya mau ikut perusahaan ibunya.

 

Kebetulan hijaber lagi berkembang.

Baca Juga:  Defisit BPS

 

Kebetulan.

 

Saya setuju bahwa semua itu pertolongan Tuhan. Tapi saya tidak setuju kalau semua itu sekedar kebetulan.

 

Saya bisa melihat dengan jelas: semua kebetulan itu karena Bu Nurhayati mengusahakannya.

 

Adakah yang lebih kreatif itu dipengaruhi kuliahnya di kimia?

 

Yang memberikan doktrin eksperimen tanpa batas? Bukankah dunia kimia itu dunia kombinasi tanpa batas?

Ataukah memang pada dasarnya lebih kreatif?

Adakah yang lebih tertip dan disiplin itu karena kuliahnya di elektro? Yang mengajarkan serba disiplin? Agar tidak korslet?

 

Bu Nurhayati tidak mempersoalkan itu. Juga tidak tertarik mencari penyebabnya. Biarlah itu tugas ilmuwan sumber daya manusia.

 

Yang jelas dua-duanya punya keunggulan. Tinggal ketepatan penempatannya.

 

Bu Nurhayati jeli melihat perbedaan kemampuan anaknya. (Dahlan Iskan / bersambung)

Tags: dahlan iskan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bongkar Reklame Ilegal 

Next Post

Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Dasar

Related Posts

Menang Nirkuasa
Dahlan Iskan

Menang Nirkuasa

10 Mei 2019, 06:17
Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Dokter Cerai

9 Mei 2019, 06:00
Kursi Roda
Dahlan Iskan

Kursi Roda

7 Mei 2019, 06:43
37 Derajat
Dahlan Iskan

37 Derajat

6 Mei 2019, 05:57
Orang Suci
Dahlan Iskan

Orang Suci

5 Mei 2019, 12:01
Jantung Bocor
Dahlan Iskan

Jantung Bocor

4 Mei 2019, 13:05

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.