• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Duka Keluarga Syarifah, Korban Kecelakaan Maut; Keluarga Punya Firasat Aneh, Suami Masih Shock

by BontangPost
12 Agustus 2017, 12:55
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
TABRAK : Mobil Avanza dengan plat nomor KT 1728 LB menabrak penerangan jalan akibat disodok dari belakang oleh truk.(IST)

TABRAK : Mobil Avanza dengan plat nomor KT 1728 LB menabrak penerangan jalan akibat disodok dari belakang oleh truk.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

Nasib naas dialami keluarga Bayu (37) warga Desa Suka Rahmat. Betapa tidak, hendak memeriksa jenis kelamin calon buah hatinya yang ketiga di Klinik An’am, tak disangka Tuhan berkata lain dengan menjemput sang istri Syarifah AW (28) dan janinnya.

ADIEL KUNDHARA,BONTANG

Ratapan tangis pecah di tempat pemakaman umum (TPU) desa Suka Rahmat Kutai Timur dimana dalam liang lahat itulah tertidur ibu beserta anaknya untuk selamanya. Kedua jenazah tersebut adalah korban kecelakaan beruntun yang terjadi di simpang tiga RSUD Taman Husada.

Parakkasi, kakak korban Syarifah AW, menceritakan bahwa adiknya merantau ke pulau Kalimantan pada tahun 2007. Saat itu korban sudah menikah dengan Bayu dan dikaruniai anak pertama Anugrah (11) dan Aliyyah (3). “Tujuannya untuk mencari nafkah dan ikut dengan saudaranya,” ungkap Parakkasi. Suaminya Bayu bekerja serabutan. Seperti menjadi tukang dan buruh panen kelapa sawit.

Sementara Syarifah, anak kelima dari sembilan bersaudara dari pasangan Pallaloui (57) dengan Isa Aminah (58) hanyalah ibu rumah tangga. “Sebulan mereka dapat penghasilan sekitar Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta per bulan,” tambahnya.

Baca Juga:  Dua Pasien Difteri Dirawat di RSUD

Sebelum kejadian, keluarga sudah mendapat firasat yakni tingkah laku Syarifah tidak seperti biasanya. Ia seharian penuh menghubungi tetangga dan keluarganya.

“Satu hari ia menelpon seharian, baik itu orang dekat, tetangga maupun keluarganya yang ada di Sulawesi. Padahal biasanya ia tidak seperti itu,” ujarnya.

Pada Kamis (10/8) Bayu mengantarkan sang istri untuk melakukan USG bersama buah hatinya kedua Nurhafiza Aliyyah ke Klinik An’am. Namun sesampainya di pertigaan RSUD, mereka ditabrak oleh truk Mitsubishi yang pengemudinya masih dalam kejaran aparat kepolisian Polres Bontang. “Kata dia (Syarifah, Red.) kayaknya ada suara tabrakan, tahunya tak lama kena dirinya dan suaminya juga,” tuturnya.

Kedua penumpang yakni Bayu dan Aliyyah terlempar ke sebelah kiri kendaraan, sementara Syarifah terseret sepeda motor yang digunakannya yakni Yamaha Jupiter MX dengan plat nomor KT 6753 RW.

Sang suami masih dapat melihat istrinya walaupun kondisinya juga terkapar. Tetapi Syarifah seketika langsung keluar darah dari mulut dan matanya. Hal tersebut memantik respons warga sekitar untuk membawanya ke IGD RSUD Taman Husada.

Baca Juga:  Poin Krusial Rawan Hilang

Dokter segera melakukan tindakan medis dan diketahui bahwa kondisi janin sudah meninggal dunia. Lantas tim medis segera melakukan beberapa langkah yang harus dilakukan.

“Tetapi dokter memberikan informasi kepada kami (keluarga, Red.) bahwa peluang hidup Syarifah sangat tipis,” paparnya.

Namun keluarga berkendak untuk tetap melakukan tindakan yakni pengangkatan rahim dan perbaikan tulang panggul. Situasi tersebut diperparah dengan pendarahan yang keluar secara terus-menerus.

“Sebenarnya pasokan darah dari PMI sudah cukup dari delapan kantong darah tiga tidak terpakai. Namun di satu sisi darah juga terus menerus keluar,” katanya.

Tak kunjung membaik kondisinya, akhirnya pada 16.30 Wita Syarifah menghembuskan nafas terakhir. Kemudian tepat pada pukul 17.30 Wita keluarga membawa jenazah ke rumah duka.

Berkaitan dengan pembiayaan, Parakkasi yang juga Kepala Desa Suka Rahmat mengatakan, biaya rumah sakit cukup besar. Biaya tersebut hanya untuk keperluan beberapa item yang harus dilakukan pembayaran segera yakni biaya pembelian obat dengan tunai, biaya untuk keperluan konsumsi pendonor, dan transportasi.

“Dari Rp 10 juta, yang saya bawa hanya sisa Rp 800 ribu. Itupun belum termasuk pengobatan dan perawatan beberapa yang sekarang masih belum tahu berapa totalnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Neni Hadiri Pentas Seni SLB YPK, “Jika Diberi Kesempatan, Saya Yakin Mereka Bisa”

Oleh karena itu ia berharap mendapat bantuan dari PT Jasa Raharja. Hal ini dikarenakan kecelakaan terjadi dengan menggunakan moda transportasi dan berlokasi di jalan raya.

Sehubungan dengan pengemudi truk yang melarikan diri, ia beserta keluarga hanya mempercayakan kepada aparat kepolisian. Pintu maaf juga terbuka apabila di kemudian hari pengendara tersebut ingin bersilaturahmi. “Intinya kami tidak ingin membawa ke ranah hukum, jika ada inisiatif mengadakan silahturahmi ya kami menerimanya,” tuturnya.

Ditemui oleh awak media Bontang Post di TPU anak kedua dari Bayu dan Syarifah ini dalam kondisi psikis yang tenang. Kendati terdapat luka di bagian telapak kaki sehingga tidak dapat melakukan tumpuan terlalu lama. “Itu ibu tidur di sini sekarang, jangan dicari lagi,” tandas Alliyah.

Kondisi suami korban, Bayu saat ini sedang mengalami shock. Hal itu ditunjukkan dengan keadaan fisiknya yang masih terlalu lemah sehingga tidak bisa berdiri dan berbicara. (*/ak)

Tags: bontangkecelakaan maut
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dugaan Mark Up Eskalator di DPRD Bontang, Kejaksaan Tetapkan 4 Tersangka

Next Post

Korban Selamat Sudah Pulang ke Rumah

Related Posts

Kakek 70 Tahun Meninggal Usai Tabrak Kayu yang Diangkut Pikap di Loktuan Bontang
Bontang

Kakek 70 Tahun Meninggal Usai Tabrak Kayu yang Diangkut Pikap di Loktuan Bontang

20 Agustus 2026, 11:30
Begini Kronologi Kecelakaan Beruntun Empat Truk di Jalan Poros Bontang
Bontang

Begini Kronologi Kecelakaan Beruntun Empat Truk di Jalan Poros Bontang

13 Agustus 2026, 10:33
Empat Truk Kecelakaan di Jalan Poros Bontang, Evakuasi Berlangsung hingga Dini Hari
Kriminal

Empat Truk Kecelakaan di Jalan Poros Bontang, Evakuasi Berlangsung hingga Dini Hari

13 Agustus 2026, 08:30
Kecelakaan Truk di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Sopir Terjepit di Kabin
Bontang

Kecelakaan Truk di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Sopir Terjepit di Kabin

12 Agustus 2026, 21:06
Warga Berebas Tengah Tewas Usai Tabrak Truk Mogok di Jalan Poros Sangatta-Bontang
Kaltim

Warga Berebas Tengah Tewas Usai Tabrak Truk Mogok di Jalan Poros Sangatta-Bontang

1 Agustus 2026, 16:38
Murid SD Tewas Terlindas Truk di Balikpapan, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Kaltim

Murid SD Tewas Terlindas Truk di Balikpapan, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

31 Juli 2026, 20:50

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.