• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Dukung Ketahanan Pangan, Tanam Bawang di Polybag

by BontangPost
19 Agustus 2018, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PANEN: Dinas Perkebunan dan Dinas Pertanian melakukan panen bawang merah dalam polybag disaksikan para petani.(Dhedy/Sangatta Post)

PANEN: Dinas Perkebunan dan Dinas Pertanian melakukan panen bawang merah dalam polybag disaksikan para petani.(Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

MEDIA polybag kini bisa dipergunakan untuk menanam bawang merah. Hal itu diuji coba oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Kutai Timur (Kutim), dengan kombinasi pupuk organik.

Kegiatan itu merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan. Uji coba ini memanfaatkan pekarangan rumah yang kosong.

Sekretaris Disbun Kutim, Kasiyanto menjelaskan, pengembangan ini berdasarkan uji coba di beberapa komoditas perkebunan terlebih dahulu. Seperti kakao dan sawit dengan pemanfaatan pupuk organik Rojo Tani. Pilihan bawang merah selain uji coba juga diharapkan dapat dikembangkan oleh dinas terkait.

“Selanjutnya kami serahkan ke Dinas Pertanian. Sebagai support kami siap di pendistribusian pupuknya,” ujarnya.

Teknisnya, Kasiyanto menjelaskan, dalam satu polybag ditanami empat biji bawang merah yang telah dipilih sebagai bibit dan didormasi. Komposisinya sepertiga dalam polybag diisi pupuk kandang. Lalu atasnya ditimbun kompos. Diperkirakan tiap bawang  pada polybag dapat dipanen saat mengijak 70 hari. “Tiap polybag bisa menghasilkan setengah kilo bawang merah,” terangnya.

Baca Juga:  TERLALU!!! Masih Banyak TK2D Dapat Rapot Merah

Kasiyanto mengungkapkan, selain pada bawang merah, sebelumnya penggunaan pupuk organik serupa juga dilakukan pada sawit di Kecamatan Muara Wahau menggunakan sistem infus. Pengecekan dua bulan pertama 28 Juli lalu, hasilnya meningkat menjadi 0.5 ton Tanda buah segar (TBS).

“Ada 135 pohon yang didemplot tahun ini. Nanti hasil fix dihitung setahun atau pada akhir Juni 2019,”katanya.

Kemudian, di komoditas lain juga terus dikembangan seperti kakao di Kecamatan Karangan, tepatnya di Desa Karangan Ilir.  “Demplot di sana akan dimulai oktober mendatang,” katanya.

Kasiyanto juga berharap jika penggunaan pupuk organik kedepan membuahkan hasil yang menjanjikan. Mulai dari sektor perikanan hingga perternakan. Tahap selanjutnya dinas terkait dapat menyosialisasikan ke masyarakat. Agar penggunaannya dapat segera diterapkan dengan tujuan meningkatnya hasil produksi.

Baca Juga:  Minta Setiap OPD Laporan ke Camat

“Bisa direkomendasikan. Dampaknya juga mengurangi penggunaan pupuk berbahan kimia,” tandasnya. (dy)

Tags: bawangKetahanan PanganSangatta Post
Share4TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Antara Bali dan Jakarta

Next Post

Kutim Mulai Pelototi Pariwisata

Related Posts

Smart Green House, Langkah Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan Menyambut IKN
Bontang

Smart Green House, Langkah Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan Menyambut IKN

28 November 2023, 20:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.