• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Edukasi Jazz dari Sumbernya

by BontangPost
21 Februari 2017, 13:01
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
MENGHIBUR: Erwin and The Hamertone dengan aliran blues menjadi penampil pertama di Library Jazz. Foto bawah, sajian pamungkas dari Denis Berhan Trio. (SAIPUL ANWAR/KPG)

MENGHIBUR: Erwin and The Hamertone dengan aliran blues menjadi penampil pertama di Library Jazz. Foto bawah, sajian pamungkas dari Denis Berhan Trio. (SAIPUL ANWAR/KPG)

Share on FacebookShare on Twitter

 

GELIAT musik jazz di Samarinda kembali terdengar lewat Jazz Library. Event garapan Mahakam Jazz River (MJR) itu dilangsungkan di Yen’s Delight Cafe, Minggu (19/2) malam.

Sebelum masuk ke venue, pengunjung disambut jazz corner. Di sana terdapat informasi terkait musisi, sejarah, perkembangan, hingga jadwal event jazz Tanah Air. Acara yang dilaksanakan mulai pukul 20.00 Wita tersebut diisi jam session dan diskusi ringan. Kendati begitu, Jazz Library malah dibuka penampilan band beraliran blues, Erwin and The Hamertone. Diikuti Juanda, band yang beranggotakan siswa SMA. Mereka mengaransemen lagu-lagu pop dengan cita rasa jazz.

Acara dilanjutkan diskusi dengan Rusli Edy, salah seorang pendiri MJR. Pria yang akrab disapa Om Uli itu menerangkan perkembangan musik jazz secara global dan lokal di Samarinda. Secara global, jazz terdiri dari beberapa elemen aliran musik. “Ada klasik, marching band, african folk, dan blues,” tuturnya.

Baca Juga:  Besok Pendaftaran CPNS Dibuka

Sebelum jazz menjadi aliran musik, blues duluan tenar pada abad ke-18. Blues didendangkan budak kulit hitam saat sedang berladang. Saat itu, blues bukan aliran musik. “Melainkan tatanan tangga nada dan cengkok,” ucap Om Uli. Pakem itulah yang menjadi dasar musik jazz.

Kerangka musik jazz dipengaruhi aliran musik lain, namun intinya tetap pada blues. “Dalam kemasannya, kemudian dikenal New Orleans music, kemudian disebut jazz,” jelasnya. Hal itu tadi menjawab pertanyaan salah seorang pengunjung yang menyebut kenapa band blues bisa main di event jazz. “Jawabannya, karena blues adalah inti dari jazz,” sebut dia.

Beralih ke perkembangan jazz di Kota Tepian, Om Uli menceritakan, jazz masuk ke Samarinda sekitar tahun 80-an. Saat itu, jazz yang dikenal hanya beraliran fusion. “Saat itu yang dikenal hanya musik dari band fusion, Casiopea,” kenangnya. Apalagi, media masih terbatas saat itu. Yang membuat perkembangan jazz mandek karena kalah dengan musik pop dan rock yang lebih terkenal saat itu.

Baca Juga:  Baliho Liar Marak, Indikasi Pelanggaran

Lompat ke era sekarang, jazz di Samarinda mulai terdengar geliatnya pada 2008. Saat itu, anak-anak muda mulai tertarik mendalami musik jazz. Ya, karena dedengkot jazz di Samarinda saat itu hanya tahu fusion, mau tidak mau mereka belajar dari fusion jazz.

Namun, lima tahun berikutnya, mereka mulai mengulik ke jazz yang murni atau yang sering disebut mainstream. “Lebih condong ke musik era 50-an,” ungkap Om Uli. Terpisah, panitia Jazz Library, Ayuningtyas Wardani mengatakan, konsep event ini berawal dari pembicaraan lima orang. Salah seorang dari mereka mencetuskan ide tersebut guna kepentingan edukasi. “Ingin menunjukkan musik jazz dari sumbernya,” ucap dia.

Pasalnya, banyak anak muda yang mau mendalami soal jazz tapi salah sumber. “Makanya sumbernya mesti kompeten,” tuturnya. Sebenarnya, kata dia, sudah ada beberapa buku yang membahas soal jazz. Namun, bagi sebagian orang cukup berat.

Baca Juga:  Jika Ada Pembukaan Rekrutmen CPNS, Minta Dahulukan Pegawai Honorer 

Selanjutnya, mereka berencana membuat isi buku-buku tadi lebih mudah diserap. “Rencanyanya dengan selebaran,” terangnya. Ditanya perihal rencana selanjutnya, mereka akan menghelat acara serupa tiap bulan. “Tentu dengan tema-tema berbeda, tapi tujuan tetap soal edukasi,” ujar perempuan berkaca mata itu.  Jazz Library ditutup penampilan Denis Berhan Trio, dan penampilan dari dedengkot MJR dalam jam session. (er/kpg/gun)

Tags: Metro SamarindaMusik
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Poros Tengah Tunjuk Ketua KNPI Samarinda

Next Post

Belajar dari Anak Muda

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.