• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ekspor Kaltim Terbesar Kedua di Indonesia

by Redaksi Bontang Post
6 Desember 2021, 16:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Tingginya permintaan batu bara punya dampak penting bagi Kaltim. Salah satunya terkait peranan ekspor di negeri ini. Di mana Benua Etam menjadi salah satu daerah penyumbang ekspor terbesar di Indonesia.

Tingginya permintaan batu bara punya dampak penting bagi Kaltim. Salah satunya terkait peranan ekspor di negeri ini. Di mana Benua Etam menjadi salah satu daerah penyumbang ekspor terbesar di Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Tingginya permintaan batu bara punya dampak penting bagi Kaltim. Salah satunya terkait peranan ekspor di negeri ini. Di mana Benua Etam menjadi salah satu daerah penyumbang ekspor terbesar di Indonesia.

bontangpost.id – Nilai ekspor Kaltim pada Oktober 2021 mencapai USD 2,91 miliar. Angka itu mengalami kenaikan sebesar 21,35 persen dibanding pada September 2021. Bila dibanding Oktober 2020, mengalami kenaikan sebesar 217,04 persen. Kenaikan ekspor itu, membawa Kaltim menduduki posisi kedua dengan peranan ekspor terbesar di Indonesia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim menunjukkan, Jawa Barat sebagai penyumbang peranan ekspor terbesar di Indonesia. Yakni sebesar 14,82 persen. Lalu disusul Kaltim dengan sumbangsih 10,21 persen dan Jawa Timur 10,07 persen.

Untuk diketahui, Kaltim biasanya menduduki posisi ketiga sebagai daerah dengan peranan ekspor terbesar. Namun, sempat digeser oleh Riau sehingga Benua Etam menduduki posisi keempat.

Baca Juga:  Truk Batu Bara Marak Melintas di Jalan Umum Balikpapan, Pj Gubernur; Tunggu Tanggal Mainnya

Kini, tingginya ekspor membuat Kaltim berada di posisi kedua setelah Jawa Barat, dan berhasil menggeser Jawa Timur. Kembalinya kedudukan Kaltim disebabkan harga dan permintaan batu bara yang sangat tinggi. Kontribusi Jawa Barat, Kaltim, Jawa Timur, Riau, dan Kepulauan Riau mencapai 50,36 persen dari seluruh ekspor nasional.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Wembri Suska mengatakan, ekspor Kaltim Oktober 2021 mengalami kenaikan sebesar 21,35 persen dibanding September 2021, yaitu dari USD 2,40 miliar menjadi USD 2,91 miliar. Kenaikan nilai ekspor Oktober 2021, disebabkan naiknya nilai ekspor barang migas maupun non-migas.

Nilai ekspor migas Oktober 2021 sebesar USD 251,99 juta atau naik sebesar 51,67 persen, dibanding nilai ekspor pada September 2021. Sedangkan nilai ekspor non-migas mengalami kenaikan sebesar 19,10 persen jika dibanding nilai ekspor pada September 2021.

Baca Juga:  Respons Tan Paulin Usai Namanya Disebut DPR Sebagai Ratu Batu Bara di Kaltim

“Kenaikan nilai ekspor terbesar pada Oktober terjadi pada nilai ekspor barang gas, dengan kenaikan mencapai 58,74 persen. Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada nilai ekspor barang hasil minyak dengan penurunan mencapai 100 persen,” jelasnya, Kamis (2/12).

Diwawancarai terpisah, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Kaltim Muhammad Hamzah mengatakan, Kaltim kini menduduki posisi kedua daerah menyumbang ekspor terbesar di Indonesia.

Bahkan sebelumnya beberapa bulan sempat menduduki posisi keempat, yang sebelum posisi ketiganya digeser Riau. Peningkatan kontribusi Kaltim tentunya tak lepas dari tingginya permintaan batu bara. Kontribusi emas hitam pada ekspor Kaltim memang membuat daerah ini berhasil menggeser Jawa Timur dan Riau.

Baca Juga:  Batu Bara Topang Ekspor Kaltim

“Sebenarnya, Jawa Timur dan Riau nilai ekspornya tetap tidak menurun. Karena batu bara kita sedang tinggi, maka nilai ekspor meningkat. Sedangkan daerah lain tetap,” tuturnya, Kamis (2/12).

Menurutnya, peningkatan baru bara dari sisi permintaan maupun harga masih akan meningkat hingga Maret 2022. Apalagi saat ini di Tiongkok sedang masuk musim dingin, hal ini juga akan mendongkrak harga emas hitam. Sehingga, kedudukan Kaltim akan bertahan hingga tahun depan, jika tidak ada penurunan dari bisnis pertambangan.

“Saya lihat sampai musim dingin berakhir, batu bara masih akan cemerlang. Dari sisi permintaan maupun harga masih akan meningkat sampai Maret 2022,” ungkapnya. (ctr/rom/k15)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Batu bara
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tiga Nyawa Melayang Usai Pesta Miras Oplosan

Next Post

63 Cabor Dipertandingkan di Porprov VII

Related Posts

Dua Ponton Batu Bara Hantam Rumah Warga dan Rusak Jembatan Mahulu
Kaltim

Dua Ponton Batu Bara Hantam Rumah Warga dan Rusak Jembatan Mahulu

5 Januari 2026, 07:00
NU Dapat Tambang dari Penciutan Lahan Tambang KPC
Kaltim

Ironi Kutai Timur; Kekayaan Alam Terus Dikeruk, Tak Punya Data Produksi Batu Bara

10 November 2025, 11:42
Aktivis Soroti Kutim, Lahan Tambang Terluas tapi Belum Lunasi Jaminan Reklamasi di Kaltim
Kaltim

Aktivis Soroti Kutim, Lahan Tambang Terluas tapi Belum Lunasi Jaminan Reklamasi di Kaltim

7 Oktober 2025, 14:46
Pematangan Lahan Perumahan di Samarinda Ketemu Batu Bara, Ini Penjelasan Pengelola
Kaltim

Pematangan Lahan Perumahan di Samarinda Ketemu Batu Bara, Ini Penjelasan Pengelola

14 Juli 2025, 16:18
Hauling Batu Bara di Jalan Nasional Kaltim, Memanfaatkan Konflik Horizontal untuk Kepentingan Penambang
Kaltim

Hauling Batu Bara di Jalan Nasional Kaltim, Memanfaatkan Konflik Horizontal untuk Kepentingan Penambang

8 Juni 2025, 19:40
DPRD Kutim Ungkap Potensi Pencemaran Lingkungan oleh Perusahaan Tambang PT APE
Kaltim

DPRD Kutim Ungkap Potensi Pencemaran Lingkungan oleh Perusahaan Tambang PT APE

17 April 2025, 12:06

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.