• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Hauling Batu Bara di Jalan Nasional Kaltim, Memanfaatkan Konflik Horizontal untuk Kepentingan Penambang

by Redaksi Bontang Post
8 Juni 2025, 19:40
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi hauling batu bara.

Ilustrasi hauling batu bara.

Share on FacebookShare on Twitter

Hauling batu bara di jalan publik di Kaltim masih terus terjadi. Sementara pemilik modal tak tersentuh, di jalanan antarwarga saling berhadap-hadapan. 

BONTANGPOST.ID, Bontang – Rencana aksi ratusan sopir truk batu bara di Batu Kajang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, memicu kekhawatiran. Aksi ini diduga sebagai siasat elite pertambangan memecah belah masyarakat.

Sebelum rencana demo itu mencuat, sejumlah warga mengaku mengetahui adanya pertemuan antara vendor angkutan batu bara dengan warga lokal. “Mereka juga terus melobi kami untuk kembali membuka akses jalan untuk truk batu bara, kami tolak terus,” ujar salah satu warga Batu Kajang. 

Penggunaan jalan umum untuk hauling batu bara jelas melanggar Perda Kaltim Nomor 10 Tahun 2012 dan UU Minerba Nomor 3 Tahun 2020. Namun, hingga kini, tidak ada penegakan hukum yang tegas.

Konflik antara warga Batu Kajang, Muara Kate, dan aktivitas hauling sudah berlangsung lama. Sejak 2023, truk tambang lalu-lalang di jalan umum, menyebabkan jalan rusak parah, berlubang, dan rawan kecelakaan.

Baca Juga:  Warga Blokade Angkutan Batu Bara yang Lewat Jalan Umum, Berujung Ricuh

Aksi warga mencapai puncak saat emak-emak memblokade jalan dengan kursi plastik. Truk-truk tetap nekat menerobos barikade.

Tragedi pun terjadi. Pada 1 Mei 2024, ustaz muda bernama Teddy tewas di Songka, diduga tertabrak truk hauling. Oktober 2024, pendeta Veronika meninggal di Marangit, setelah truk gagal menanjak.

Pada 15 November 2024, posko warga di Muara Kate diserang subuh hari. Dua orang menjadi korban. Russell tewas dan Anson kritis.

Aksi damai kemudian digelar di depan Kantor Gubernur Kaltim dan DPRD Kalsel, ratusan masyarakat sipil dari penjuru Kaltim menuntut penghentian hauling ilegal.

“Selain menggunakan jalan negara, perusahaan ini juga diduga mengintimidasi warga lewat vendor-vendornya,” kata Irvan Ghazi dari LBH Samarinda.

Teranyar, 2 Juni 2025, warga kembali menjaring 50 truk batu bara berpelat Kalimantan Selatan yang melintas di jalan negara di Muara Kate, perbatasan Kaltim–Kalsel. Warga melakukan ini sebagai teguran kepada pemerintah agar Perda Kaltim 10/2012 dan UU Minerba 3/2020 sebagai dasar pelarangan hauling di jalan umum.

Baca Juga:  Buntut Penyerangan Aksi Stop Hauling Batu Bara, Angkatan Muda Muhammadiyah Desak Kapolda Copot Kapolres Paser
Truk yang membawa batu bara melakukan hauling di jalan umum poros Bontang-Samarinda.

Tanpa Penindakan

Selain di selatan Kaltim, hauling di jalan publik juga terjadi di jalan poros Bontang-Samarinda. Mereka seolah tanpa tersentuh.

Hauling itu tidak dilakukan diam-diam. Bahkan pintu masuk dan keluar truk hauling tampak jelas.

Truk-truk itu keluar di RT 15 Desa Perangat Selatan. Lokasinya hanya sekira 30 meter dari Musala Darul Muqommar.

Truk keluar masuk mengangkut batu bara dengan terpal yang menutup muatan. Di bagian kaca depan terdapat nomor truk.

Peneliti NUGAL Institute, Merah Johansyah, menilai konflik antara warga dan sopir truk adalah bom waktu. Ia menyebut BBPJN dan pemerintah lalai.

“Kalau terus berulang dan BBPJN gak melakukan apa-apa sementara mereka sudah tahu duduk perkaranya, ini namanya kelalaian yang disengaja (repeating negligence),” ujarnya.

“Dan tentu saja ini bisa dipidanakan, warga bisa menggugat, ini merupakan kelalaian yang disengaja, dan BBPJN bisa menjadi tergugat,” tambahnya.

Baca Juga:  Kunjungan Wapres Gibran ke Muara Kate Kaltim Dianggap Percuma Jika Tak Bisa Realisasikan Ini

Menurutnya, Kementerian PUPR semestinya membuat kebijakan yang berpihak pada hak warga atas jalan yang aman dan layak.

“UU Jalan ada untuk melindungi jalan dan kepentingan umum, bukan melayani pengangkutan batubara dan tambang yang merupakan kepentingan khusus,” tegas Merah.

Terkait rencana demo sopir truk, Merah menyebut pola ini mirip dengan yang terjadi di Jambi dan Sumsel, di mana elite tambang memanfaatkan konflik horizontal untuk kepentingannya.

“Lalu siapa yang diuntungkan? Ya jelas perusahaan tambang yang mau menambang tapi tidak mau membuat jalan khusus hauling, mereka yang dapat keuntungan besar,” katanya.

Merah meminta pemerintah segera turun tangan. Diamnya aparat hanya memperkuat dugaan keterlibatan mereka.

“Kalau terjadi konflik horizontal antara warga penolak tambang dengan sopir pengangkut batubara di jalan umum maka yang harus dituntut pertanggungjawabannya adalah aparat dan pemerintah,” tegasnya. (*)

Tags: angkutan batu baraBatu barahauling batu bara
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemotor di Samarinda Nyangkut di Kolong Mobil, Terseret hingga 30 Meter

Next Post

Insentif Pendeta hingga Guru Mengaji di Bontang Belum Cair Sejak Maret, Ini Dugaan Penyebabnya

Related Posts

Bos Bayan Resources Keruk Batubara di Kaltim tapi Sumbang Rp1,7 Triliun ke Singapura
Nasional

Bos Bayan Resources Keruk Batubara di Kaltim tapi Sumbang Rp1,7 Triliun ke Singapura

22 Oktober 2026, 11:32
Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan
Kaltim

Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan

7 Agustus 2026, 10:00
Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Naik Penyidikan, Kerugian Negara Ditaksir Rp5 Triliun
Nasional

Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Naik Penyidikan, Kerugian Negara Ditaksir Rp5 Triliun

7 Juli 2026, 11:58
Tabrakan Truk Hauling di Jalur Debu Kutai Barat, Dua Pekerja Tambang Tewas
Kaltim

Tabrakan Truk Hauling di Jalur Debu Kutai Barat, Dua Pekerja Tambang Tewas

31 Maret 2026, 09:00
Dua Ponton Batu Bara Hantam Rumah Warga dan Rusak Jembatan Mahulu
Kaltim

Dua Ponton Batu Bara Hantam Rumah Warga dan Rusak Jembatan Mahulu

5 Januari 2026, 07:00
NU Dapat Tambang dari Penciutan Lahan Tambang KPC
Kaltim

Ironi Kutai Timur; Kekayaan Alam Terus Dikeruk, Tak Punya Data Produksi Batu Bara

10 November 2025, 11:42

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.