• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

FSK Turunkan 500 Petani 

by BontangPost
18 Desember 2018, 15:30
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
BAKAR: Petani di Teluk Pandan membakar TBS mereka karena marah dengan harga TBS yang terjun bebas.(Dok/Sangatta Post)

BAKAR: Petani di Teluk Pandan membakar TBS mereka karena marah dengan harga TBS yang terjun bebas.(Dok/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA- Nampaknya para petani sawit di Kutim sudah jenuh atas ketidakpastian yang dilakukan oleh perusahaan. Pasalnya, sawit mereka tak kunjung dibeli sesuai dengan ketetapan pemerintah. Akibatnya, para petani yang dikomandoi oleh Ketua Forum Sawit Kutim (FSK), Hasbudi akan menggelar aksi di tiga perusahaan raksasa di Kutim.  Ialah PT Anugrah, PT KBN, dan PT Bima Palma. Perusahaan ini akan menjadi sasaran aksi FSK. “Sekira  500-an petani turun ke pabrik,” tegas Hasbudi, Senin, (17/12) pagi kemarin.

Aksi tersebut akan dilaksanakan dua hari ke depan mulai Rabu (19/12). Para petani akan memulai aksi sekira Pukul 10.00 wita. Mereka akan melakukan aksi hingga tuntutan mereka dikabulkan. “Kami juga sudah melayangkan surat ke Polres Kutim,” katanya.

Baca Juga:  Kemenag Kesulitan Kelola Aset Pemkab 

Dirinya berharap atas aksi damai ini, pihaknya mendapatkan titik terang. Semua yang diharapkan para petani dikabulkan. Salah satunya membeli tandan buah segar (TBS) petani sesuai dengan harga ketetapan pemerintah.  “Paling tidak, mendapatkan solusi terbaik. Dengan begitu, para petani kembali dapat menikmati hasil panen mereka,” kata Hasbudi.

Untuk diketahui, hingga saat ini hasil panen  petani tak dapat terjual. Sebab, harga TBS terbilang rendah. Hanya Rp 200-Rp 400 rupiah perkilo. Tentu saja harga demikian jauh lebih kecil dibandingkan ongkos panen. Para petani hanya membiarkan hasil panen mereka dan membakarnya. Semua merupakan bentuk protes petani.

Apalagi, DPRD dan pemerintah sudah melayangkan surat himbauan kepada perusahaan terkait penetapan harga TBS. Namun hasilnya tak direspon dengan baik. Berdasarkan hal itu, petani bakal bergerak dengan cara sendiri.  Sebelumnya, para kelompok tani di Bengalon  melakukan rapat terbuka untuk membicarakan masalah TBS di Kutim. Intinya, mereka akan menggelar aksi serentak.  “Kami berharap mendapatkan solusi atas masalah ini. Karena jika dibiarkan maka para petani yang akan rugi,” katanya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Petani SawitSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terdesak Ekonomi, Nekat Edarkan Narkoba

Next Post

Sejuta Rumput Laut di Kampung Terapung

Related Posts

Petani Sawit Mulai Menjerit 
Nasional

Petani Sawit Terancam Gulung Tikar, Harga TBS Tembus Rp 500 per Kg

25 Januari 2019, 18:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.