SANGATTA – Pemerintah Kutim memastikan seluruh gaji guru tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) telah mulai dibayarkan pekan ini. Bahkan gaji berikut insentifnya sebagian besar di antaranya telah dicairkan sejak Senin (8/5) lalu.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Bupati Kutim Ismunandar usai membuka salah satu acara Jurnalis di Gedung PKK Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta, belum lama ini.
Menurutnya, adapun keterlambatan pembayaran gaji guju TK2D bukan dikarenakan ketiadaan anggaran pemerintah. Tetapi lebih dikarenakan ada hal teknis. Namun persoalan tersebut telah diselesaikan dan tidak ada masalah lagi.
“Rupanya, mereka (TK2D lama, Red.) mau dibarengkan pencairan gaji dan insentifnya dengan para guru honor baru. Makanya agak lambat proses pencairan gajinya,” kata pria yang pernah menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) ini.
Namun demikian, sambungnya, dirinya telah meminta kepada Sekda Irawansyah dan instansi terkait untuk mendahulukan pembayaran gaji dan insentif guru TK2D yang sudah lama. Sementara untuk gaji TK2D atau honorer yang baru bisa menyusul, sembari menunggu terbitnya surat keputusan (SK) pegangkatan mereka.
“Sudah saya sampaikan, untuk guru honor yang baru inikan, barulah kami bikinkan SK-nya. Makanya, gajinya agak terlambat keluar. Tapi sudah saya sampaikan, untuk gaji guru TK2D yang lama, sudah keluarkan (cairkan, Red.) saja,” tegasnya.
Bupati menyebut, dirinya tidak ingat secara pasti berapa besaran anggaran untuk membayar seluruh gaji guru TK2D. Menurutnya, yang mengetahui hal itu secara angka pastinya, berikut dengan jumlah guru TK2D, baik yang lama maupun honorer baru adalah Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim.
“Kalau jumlah atau angkanya, saya tidak begitu ingat. Datanya itu ada di dinas terkait. Tapi yang jelas, terhitung pekan ini semua gaji guru TK2D lama telah mulai dibayarkan. Tinggal honorer baru saja lagi yang akan dibayarkan,” pungkasnya. (drh)







