• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Galakkan Permainan Tradisional, Lombakan Egrang 

by BontangPost
18 Agustus 2018, 11:01
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
MULAI PUNAH: Peserta sedang berlomba permainan tradisional egrang.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

MULAI PUNAH: Peserta sedang berlomba permainan tradisional egrang.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Untuk mengenang dan memeriahkan hari ulang tahun Republik Indonesia, di desa-desa sering diadakan berbagai jenis perlombaan 17 Agustusan. Tak ayal, jarang sekali permainan tradisional ditampilkan.

Berbeda dari daerah lainnya, di RT 04 Desa Sangatta Selatan, sejumlah pemuda menggalakan permainan tradisional. Hal tersebut dikarenakan minimnya pengetahuan anak zaman sekarang mengenal permainan lama.

Penanggung jawab perlombaan, Hijrah mengatakan, adanya kegiatan ini untuk mencerdaskan pengetahuan anak. Pasalnya budaya lama mulai terkikis. Sehingga dirinya ingin menghidupkan kembali agar tak melulu bergantung pada gadget.

“Permainan ini sudah jarang ada yang tahu. Kami ingin anak-anak tidak main handphone saja. Mereka diajarkan permainan begini supaya tidak melupakan sejarah,” ujarnya saat diwawancarai di lapangan perlombaan, Jumat (17/8).

Baca Juga:  Disperindag Seriusi Kembangkan Batik Lokal, Jadi Ciri Khas Daerah dan Identitas Bangsa

Tidak hanya balap karung, makan kerupuk, atau pecah balon. Ia juga ingin mempertahankan keasrian budaya leluhur yang tersisa. Yakni permainan egrang dan bakiak.

Di tempat yang sama, pengawas panitia perlombaan, Herlina mengatakan sangat mengapresiasi antusias warganya dalam mengusung kegiatan positif seperti ini. Pasalnya, mengenalkan budaya pada masyarakat tidak mudah. Bertepatan dengan hari kemerdekaan, ini dirasa cara yang mudah memberi pemahaman pada anak khususnya bahwa pada jaman dahulu hanya ada permainan seperti ini.

“Saya lihat antusias warga sangat ramai, bahkan anak-anak begitu tertarik mengikuti lomba ini. Sangat bagus sekali, kalau tidak ada momen begini, mereka pasti tidak tahu ada yang namanya egrang, atau permainan lainnya,” ungkap istri Dusun Gunung Teknik ini.

Baca Juga:  Wartawati Sangatta Post Timba Ilmu di UKW 

Saat ditanya, salah satu anak yang mengikuti perlombaan bernama Tiara menceritakan pengalaman pertamanya berlomba egrang. Ia merasa sedikit kesulitan. Pasalnya dia baru melihat dan mencoba langsung. “Susah, tapi saya berusaha. Akhirnya bisa walaupun sedikit,” jelasnya. (*/la)

Tags: 17 agustusEgrangLomba TradisionalSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kondisi Terkini Jemaah Haji Asal Kutim

Next Post

Puluhan Peserta Upacara Bendera Jatuh Pingsan 

Related Posts

Baru Tahu, Ikut Lomba 17 Agustus Melatih Fungsi Otak Kecil
Ragam

Baru Tahu, Ikut Lomba 17 Agustus Melatih Fungsi Otak Kecil

18 Agustus 2019, 15:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.