Kisah Inspiratif Warga Bontang: Nurhadi (155)
Bontang tak henti-hentinya melahirkan sineas muda dan berbakat. Dari penelusuran Bontang Post, ada satu lagi putra daerah yang punya prestasi di bidang perfilman. Meski masih menyandang status mahasiswa, namun dia punya mimpi besar memajukan dunia perfilman di Kota Taman.
Muhammad Zulfikar Akbar, Bontang
NURHADI sejatinya menggemari fotografi saat masih duduk di bangku SMA. Pria kelahiran Bontang, 7 Juli 25 tahun silam ini juga sempat menjadi bagian dari Bontang Post sebelum akhirnya memutuskan kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada 2014. Peminatannya pun beralih, dari dunia fotografi menjadi perfilman saat menjadi mahasiswa di kampus tersebut. “Baru kenal dunia film saat di kampus,” ungkap Nurdin, sapaan akrabnya.
Bergabung dengan klub Cinema Komunikasi (Ciko) UMY, Nurdin mulai mengerjakan proyek film pertamanya bersama rekan-rekan barunya. Di proyek pertama, Nurdin dan krunya diminta membuat film pendek. Proyek ini menantang bagi anak keenam dari tujuh bersaudara ini. Sebab, film garapannya haruslah dikerjakan secara mandiri dan tanpa bimbingan dari para seniornya. “Harus cari dana produksi sendiri. Benar-benar dituntut mandiri,” ujar Nurdin yang mendapat pekerjaan sebagai Director of Photography (DOP) dalam film pertamanya yang berjudul Sumbang.
Usai proyek film pertamanya selesai, Nurdin kembali melanjutkan proyek film keduanya. Kali ini, dia dituntut mampu bekerjasama dengan senior-senior lain dalam penggarapan film bersama. Nurdin pun mendapat kesempatan menjadi asisten cameraman dalam film keduanya berjudul She. Di film berjudul Sumbang, Nurdin bercerita film tersebut tentang seorang wanita yang mendengarkan kemunafikan melalui headphone. Sedangkan di film She, bercerita tentang seorang pria yang menjadi transgender setelah ditinggal istrinya meninggal dan harus mengurus anaknya sendiri.
Berkat dua film yang sudah diproduksinya, Nurdin merasa makin menikmati pekerjaannya di dunia perfilman. Terlebih, nyaris tak ada duka yang bisa menghambat kesukaannya dalam seni gambar bergerak. “Passionnya saat ini lebih ke film indie dan film dokumenter,” kata Nurdin.
Di 2016 lalu, Nurdin pun tengah menggarap satu film dokumenter di Jogja. Kepada Bontang Post, Nurdin bercerita jika film ini menceritakan tentang pembalap perempuan di Indonesia yang memiliki sekolah balap. Meski tanpa dukungan pemerintah, namun sekolah ini pun dapat melahirkan bibit-bibit baru pembalap di Indonesia.
Selain film tersebut, Nurdin pun berencana akan menggarap film indie dengan memasukkan unsur khas Bontang di dalamnya. Selain akan bekerjasama dengan sineas-sineas asli Bontang lainnya, film ini pun akan diikutsertakan dalam berbagai festival film baik yang berskala nasional maupun internasional. “Sudah tradisi di kampus, film yang diproduksi harus diikut sertakan di festival,” ujar putra dari pasangan H Amrani dan Siti Rukayah ini.
Komunikasi dengan sineas-sineas Bontang pun sudah dijajakinya. Rata-rata, mereka adalah lulusan dari berbagai kampus seni dan film ternama di Indonesia. Seperti Institut Kesenian Jakarta (IKJ) maupun Institut Seni Indonesia (ISI). Dirinya tak canggung jika nantinya akan bekerjasama dengan mereka. Sebab, baik Nurdin dan sineas lain punya kesamaan; ingin membangun perfilman Bontang. “Kota ini punya banyak ide cerita yang bisa dieksplor. Tak hanya untuk film indie, tapi juga dokumenternya. Namun, perhatian pemerintah di industri film ini memang masih kecil. Tidak sebesar di kota-kota di Jawa,” tutur Nurdin.
Pria yang kini bercita-cita menjadi sineas ini berharap, melalui karya film, Bontang mampu dikenal di seluruh Indonesia dan dunia. Tak hanya mempromosikan kekayaan dan keindahan alamnya saja, namun kualitas sumber daya manusia yang tak kalah dengan daerah lain. “Karena perfilman di Bontang masih berpotensi jika dikelola dan diapresiasi dengan baik oleh seluruh kalangan,” tutup Nurdin. (bersambung)
Nama: Nurhadi
TTL: Bontang, 7 Juli 1991
Alamat: Jalan Ahmad Yani RT 05 No. 2
Orangtua: H-Amrani – Siti Rukayah
Saudara: *H Sri, *H Agus, *H Aan, *H Ajud, *H Rusdi, *M Irwan
Sekolah: *SDN 013 Bontang Selatan, *SMP Monamas, *SMAN 2 Bontang
*Universitas Muhammadiyah Yogyakarta jurusan Ilmu Komunikasi – saat ini.
Filmografi:
Sumbang – sebagai DOP
She – sebagai As.Cam






