Kerja Keras Gali PAD, Sajikan Makanan Khas Bugis
GEREBEK sahur kali ini berasa istimewa. Sebab untuk kali pertama, Bontang Post melakukan gerebek sahur di lokasi yang cukup jauh, yakni di Bontang Lestari. Bukan tanpa alasan. Sebab di sanalah Amiluddin beserta keluarga tinggal. “Saya mohon maaf harus jauh-jauh ke sini, karena rumah saya yang di Loktuan sedang direnovasi,” kata Amiluddin saat menyambut awak Bontang Post di kediamannya.
Amiluddin tidak sendirian. Selain bersama dengan keluarga, beberapa pegawai BPKD lainnya juga turut menyambut kehadiran tim Bontang Post. Seperti Sekretaris BPKD Lukman dan beberapa pejabat teras lainnya. Amiluddin pun menyambut baik kehadiran media lokal terbesar di Bontang ini. “Sebagai pribadi, keluarga, dan mewakili BPKD saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran teman-teman dari Bontang Post. Semoga kedekatan ini akan terus terjaga,” jelasnya.
Direktur Bontang Post, Agus Susanto juga berterima kasih atas sambutan yang diterima dari Amiluddin. Kata Agus, kehadiran dirinya dan sekitar 15 awak karyawan lain dalam gerebek sahur ini merupakan wujud silaturahmi antara Bontang Post dengan BPKD. “Kalau tidak begini tidak ke rumah, pak,” canda Agus.
Melalui gerebek sahur ini, Agus berharap silaturahmi antara Bontang Post dan BPKD semakin erat. Selain itu, Agus menyebut jika BPKD merupakan organisasi perangkat daerah (OPD) pertama yang menyambut tawaran gerebek sahur Bontang Post. “Semoga dengan begini, pak Amiluddin bersama keluarga juga akan ingat terus kalau pernah dikunjungi Bontang Post,” katanya.
Usai sambutan, agenda pun berlanjut ke makan sahur bersama. Berbagai obrolan ringan terus mengalir. Pembicaraannya tak lepas dari tugas BPKD tahun ini yang harus kerja keras mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah merosotnya APBD Bontang 2017. “Alhamdulillah, kerja teman-teman di BPKD sangat luar biasa sehingga PAD kita naik cukup signifikan. Di APBD Perubahan nanti ada tambahan pendapatan dari PAD ini,” tutur Amiluddin.
Obrolan pun terus mengalir sembari menikmati makanan khas bugis yang disajikan. Beberapa diantaranya seperti Lawa’ atau ikan mentah khas Bugis, cumi bumbu hitam, ikan bakar, hingga sajian makanan ringan seperti empek-empek dan buah sebagai penutup.
Gema azan subuh tak terasa sudah memanggil dalam gerebek sahur. Setelah berpamitan, awak Bontang Post menutup kegiatan dengan melakukan salat subuh berjemaah di Masjid Ashabul Kahfi, masjid yang terdekat dengan kediaman Amiluddin, bersama Amiluddin, keluarga, dan staf. (***)







