• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

GILA…!! Kakek Ini Cabuli 4 Bocah, Dibayar Pakai Gorengan

by BontangPost
18 Januari 2017, 07:28
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
BEJAT: Abbas mencabuli 4 bocah.

BEJAT: Abbas mencabuli 4 bocah.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Korban lain pencabulan yang dilakukan M Aubud Abbas, terus bermunculan. Bukan cuma satu, pria 66 tahun ini diketahui bahkan menodai 4 bocah wanita. Beberapa korban di antaranya bernama Cempaka (11), Seroja (8) dan Mawar (6). Sementara satu korban lainnya yang pertama kali melaporkan ulah Abbas, pekan lalu.

Seroja dan Mawar merupakan saudara kandung. Keduanya masih memiliki hubungan saudara dengan Cempaka. Mereka bertiga secara bergantian menjadi pemuas nafsu Abbas yang dilakukan di salah satu areal masjid di kawasan Sungai Dama, Samarinda Ilir. Meski tak sampai dicabuli, namun mahkota Seroja dan Mawar telah rusak akibat jemari nakal Abbas. Kakak beradik yang duduk di bangku kelas satu sekolah dasar (SD) di kawasan Samarinda Ilir itu tanpa rasa canggung saling bersahutan menceritakan bagaimana Abbas menggerayangi mereka.

“Waktu lagi main sama teman-teman di halaman masjid, Kai Abbas (anak-anak memanggil pelaku) memanggil. Kai Abbas berdiri di samping pintu masjid. Setelah saya dekat, mulut saya langsung ditutup (dibekap) lalu kemaluan saya dipegang dan jarinya dimasukan,” tutur Seroja.

Baca Juga:  Oknum Pekerja Tambang di Balikpapan Diduga Cabuli Kakak Beradik

Pelecehan pertama itu dialami Seroja, Minggu 23 Oktober 2016 pukul 17.00 Wita. Karena Seroja cuma diam ketika mahkotanya diobrak abrik, perbuatan serupa yang kedua kali pun kembali dilakukan Abbas.

“Tapi saya lupa kapan waktunya, kalau tahunya kemarin (2016 lalu, Red) di gudang masjid (ruang penyimpanan sound system),” ujar Seroja.
Tak puas menggerayangi Seroja, Abbas juga tertarik merusak masa depan Mawar yang juga sering datang ke masjid untuk melaksanakan salat Magrib berjamaah.

“Kalau adik (Mawar, Red) sekali digitukan (digerayangi, Red). Adik waktu itu dipanggil Kai Abbas yang mau kasih uang. Tapi saat adik saya mendatangi malah dipeluk dan anunya (kemaluannya, Red) juga dipegang-pegang sama ditusuk pakai jari,” ucap Seroja yang tahu persis peristiwa asusila yang dialami Mawar.

Baca Juga:  Kejanggalan di KM Amalia, Elpiji Jatah Samarinda, Diduga Hendak Dikirim ke Berau

Perbuatan asusila terparah dialami Cempaka. Sepupu Seroja dan Mawar itu mengaku sudah tiga kali digoyang Abbas di gudang sound system masjid.
Cerita pencabulan yang dialami Cempaka tak berbeda jauh dengan kisah pencabulan yang dialami Delima (11), korban pencabulan pertama yang mengadu ke Polsekta Samarinda Ilir.

“Saya tiga kali digitukan (disetubuhi, Red). Selesai digitukan saya dikasih uang Rp 50 ribu. Saya takut ngomong karena kata Kai Abbas kalau saya cerita nanti dipukul,” aku Cempaka yang duduk di bangku kelas enam SD.

Saking bernafsunya, Abbas ingin berkali-kali menyetubuhi Cempaka. Sesekali Cempaka usai disetubuhi “dibayar” dengan gorengan. “Saya digitukan (disetubuhi, Red) malam Jumat 19 Agustus 2016 setelah salat Magrib. Waktu itu saya dilarang pulang sama Kai Abbas, katanya saya disuruh bantu dia bersihkan masjid. Waktu bersih-bersih masjid saya ditarik ke gudang itu,” kata Cempaka.

Baca Juga:  Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi

Dengan bertambahnya pelapor yang menjadi sasaran asusila dan pencabulan Abbas, maka daftar korban “keberingasan” Abbas menjadi empat bocah. “Yang pertama juga berusia 11 tahun. Dan pengakuannya sudah lima kali dibawa ke gudang sound system itu. Sedangkan berapa kali dicabuli masih dalam pengembangan penyidikan,” terang Kapolresta Samarinda Kombes Pol Dr Eriadi, melalui Kapolsekta Samarinda Ilir Kompol Yovan Fatika, didampingi Kanit Reskrim Ipda Purwanto.

Sebagai langkah awal pengembangan penyidikan, ketiga korban baru yang telah melapor itu sedang dimintai keterangannya. “Mereka bertiga sudah divisum di RSUD AW Sjahranie. Kami masih menunggu hasilnya,” pungkasnya.(oke/nha)

Sumber; samarinda.prokal.co

Tags: pencabulansamarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dimitri Payet Dibanderol 35 Juta Pound Sterling

Next Post

Menteri Jangan Bertele-tele, Pidato Dibatasi 7 Menit

Related Posts

Berdalih ‘Nikah Batin’ dan Pijat Tengah Malam, Modus Bejat Pimpinan Ponpes di Samarinda Terbongkar
Kaltim

Berdalih ‘Nikah Batin’ dan Pijat Tengah Malam, Modus Bejat Pimpinan Ponpes di Samarinda Terbongkar

12 Agustus 2026, 16:00
Ayah Tiri di Muara Badak Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Korban Diancam dan Direkam Diam-diam
Kriminal

Ayah Tiri di Muara Badak Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Korban Diancam dan Direkam Diam-diam

4 Agustus 2026, 13:45
Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30
Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet
Kriminal

Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet

1 Januari 2026, 17:00
Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama
Kaltim

Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama

5 Desember 2025, 15:37
Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet
Kriminal

Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet

3 Desember 2025, 15:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.