• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Grab Belum Kantongi Izin

by M Zulfikar Akbar
30 April 2018, 10:28
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Fahmi Fajri/Bontang Post
SUDAH BEROPERASI: Angkutan transportasi online Grab kini sudah merambah Kota Taman. Dishub Bontang pun meminta Grab dan penyedia jasa transportasi online lainnya untuk melengkapi perizinan yang diminta.

Fahmi Fajri/Bontang Post SUDAH BEROPERASI: Angkutan transportasi online Grab kini sudah merambah Kota Taman. Dishub Bontang pun meminta Grab dan penyedia jasa transportasi online lainnya untuk melengkapi perizinan yang diminta.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Jasa angkutan transportasi di Bontang semakin beragam, seiring hadirnya perusahaan transportasi online Grab. Kepala Dishub Sukardi mengatakan hingga kini perusahaan tersebut belum mengantongi izin keberadaan perusahaan dari pemkot Bontang.

“Sampai saat ini belum ada izinnya,” kata Sukardi kepada Bontang Post, Minggu (29/4).

Diakuinya, sebelumnya pengurus Grab pusat sudah datang ke Bontang, tiga bulan yang lalu. Sayangnya, surat yang dibawa oleh perusahaan tersebut dinilai kurang tepat. Lantaran langsung ditujukan kepada Kadishub.

“Saya ini bukan pengambil keputusan. Seharusnya surat itu ditujukan ke Pemerintah Kota Bontang, nantinya itu pasti didisposisikan ke Dishub,” ujarnya.

DOK/BONTANG POST
Sukardi

Sukardi mengingatkan pentingnya pengurusan izin untuk menghindari lepasnya tanggung jawab bila terjadi insiden kecelakaan serta potensi gesekan. Bila izin dan segala dokumen penunjang lengkap maka akan mudah dilacak apakah itu pengemudi ojek daring atau bukan.

“Jika belum ada izin seperti ini, kalau terjadi kecelakaan atau gesekan saya tidak akan bertanggung jawab,” ucapnya dengan nada tinggi.

Ia mendapat informasi bahwa pengurus Grab pusat akan merekrut 75-100 pengemudi Grab Bike. Tak hanya itu, 20-30 unit Grab Car juga akan beroperasi nantinya.

Dari jumlah tersebut, Sukardi meminta agar pengemudi tidak diambil dari daerah lain. Akan tetapi perusahaan juga memberdayakan masyarakat Bontang. Terlebih, warga yang sudah menekuni profesi serupa.

“Saya tidak mau kalau pengemudi diambil dari Kutai Timur, Samarinda, atau daerah lain. Harus orang Bontang,” tegasnya.

Demikian pula dengan jasa transportasi Bontang Go, Sukardi juga memaparkan belum mengantongi izin dari perusahaan tersebut. Tidak main-main, bila pengurusan izin masih tak diindahkan, Dishub akan menggelar patroli untuk mengidentifikasi keberadaan pengemudi dari kedua perusahaan ini.

“Saya akan menggandeng kepolisian untuk menangkap mereka. Informasikan pelat kendaraannya kalau ada yang beroperasi,” tuturnya.

Nantinya, bila izin sudah turun maka Dishub akan mendudukkan bersama dengan Asosiasi Travel Bontang (ATB) dan perkumpulan taksi kota. Tujuannya, agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari.

Setelah mendapat informasi tersebut, Bontang Post mencoba mengonfirmasi dengan salah satu perwakilan perusahaan Grab. Namun, ia tidak dapat memberikan keterangan apapun terkait pengurusan izin.

“Kalau mau menanyakan itu silakan ke kantor Grab di Balikpapan mas,” ujar Andre yang mengaku hanya pengemudi Grab.

Berdasarkan pantauan awak media Bontang Post melalui aplikasi Grab, terdapat 6 Grab Bike dan 3 Grab Car yang beroperasi. Sementara untuk Bontang Go, jumlahnya lebih banyak yakni 26 pengemudi ojek sepeda motor dan 6 unit mobil. Bahkan untuk Bontang Go telah melayani jasa pembelian makanan melalui aplikasinya. (ak)

 

 

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kampanye Kanker Serviks di Senam CFD

Next Post

RTH Bontang Baru Butuh Rp 3 Miliar

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.