• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Gubernur: Untuk Anak Cucu, Bukan untuk Saya 

by BontangPost
22 Maret 2018, 11:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
MASA DEPAN: Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menjelaskan manfaat jalan tol saat meninjau pembangunan jalan tol beberapa waktu lalu.(HUMASPROV KALTIM FOR METRO SAMARINDA)

MASA DEPAN: Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menjelaskan manfaat jalan tol saat meninjau pembangunan jalan tol beberapa waktu lalu.(HUMASPROV KALTIM FOR METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

Adakah yang masih meragukan jalan tol? Atau justru tak setuju Kaltim memiliki jalan tol? Gubernur Awang Faroek pun segera memberi penjelasan terkait kabar-kabar tersebut.

Menurut Gubernur, jalan tol pertama di Pulau Kalimantan sepanjang 99,02 km ini adalah proyek strategis masa depan untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi daerah dengan interkoneksi sejumlah kawasan industri.

Kaltim tidak mungkin selamanya menggantungkan pertumbuhan ekonominya kepada migas dan batu bara. Sebab itu, visi Gubernur Awang Faroek adalah membangun ekonomi hijau berkelanjutan dengan peningkatan nilai tambah melalui pengembangan kawasan-kawasan industri yang terkoneksi dengan jalan tol, pelabuhan internasional, dan bandara internasional.

“Jalan tol kita sudah hampir selesai. Harus kita doakan dan kita amini agar segera selesai. Ini bukan untuk saya, tapi untuk anak cucu kita. Mumpung migas dan batu bara kita belum habis. Kita bangun infrastruktur yang kuat agar ekonomi kita nanti juga kuat, meski kita sudah tidak lagi memiliki banyak batu bara dan migas,” kata Awang menjelaskan.

Baca Juga:  16 Parpol Sudah Terdaftar di KPU Samarinda

Saat ini kata Awang, pembangunan jalan tol masih terus berlanjut. Bahkan proyek ini pun mendapat perhatian khusus Presiden Joko Widodo dengan tiga kali mengunjungi lokasi pembangunan. Presiden pun puas melihat kemajuan proyek tersebut.

“Saya datang lagi untuk mengecek, alhamdulillah kemajuannya sangat bagus. Kurang-kurang dikit ya wajarlah,” ucap Jokowi, 14 Juli 2017 lalu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kaltim HM Taufik Fauzi mengungkapkan, secara umum progres proyek jalan tol berjalan cukup baik hingga 14 Maret 2018. Namun diakuinya, masih ada seksi yang persentasenya berjalan lamban. Seksi I terbagi dalam 5 segmen. Segmen I mencapai 98,37 persen, segmen II 86,37 persen, segmen III 85,17 persen, segmen IV 63,07 persen, dan segmen V 60,16 persen. Selanjutnya Seksi II mencapai 47,48 persen, Seksi III 68,17 persen, Seksi IV 32,53 persen dan Seksi V 27,34 persen.

Presiden Jokowi lantas memberi tenggat jalan tol ini harus selesai di Desember 2018. Nantinya dengan kondisi jalan yang mulus dan landai diperkirakan waktu tempuh Samarinda-Balikpapan atau sebaliknya hanya membutuhkan waktu sekira satu jam.

Baca Juga:  Musda Golkar Berpeluang Aklamasi

Adakah alasan kuat  hingga kita harus yakin jalan tol ini benar akan rampung di 2018? Max Antameng, Direktur Sektor Jalan dan Jembatan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) memberi penegasan.

“Jalan Tol Balikpapan-Samarinda bukan hanya proyek strategis, tapi juga prioritas. Karena itulah kami  turun  untuk melakukan pemantauan bersama Gubernur. Instruksi Presiden Joko Widodo sudah sangat jelas, harus tuntas Desember 2018,” tegas Max.

KPPIP adalah komite yang beranggotakan berbagai unsur dari sejumlah Kementerian terkait dibawah kendali Kementerian Perekonomian. Komite ini banyak membantu menyelesaikan hambatan-hambatan dalam pembangunan proyek jalan, terutama yang berkaitan dengan urusan koordinasi antarlembaga dan pembebasan lahan.

Max meyakinkan, jalan tol ini menjadi satu dari empat proyek jalan tol yang menjadi prioritas pemerintahan Jokowi-JK untuk dituntaskan. Tiga proyek tol prioritas lainnya adalah Manado-Bitung di Provinsi Sulawesi Utara, Serang-Panimbang di Provinsi Banten dan Trans Sumatera. Karena itu, pemerintah pusat juga sangat berkepentingan agar 4 proyek jalan tol ini selesai sesuai target.

Baca Juga:  Dorong Pelaku UKM Lebih Kompetitif 

Terbukti, pemerintah pusat telah menggelontorkan dana  APBN dan Loan China untuk Seksi V sebesar  Rp 848,55 miliar dan untuk  tahun anggaran 2017 dialokasikan sebesar Rp 104 miliar.

Dukungan APBN juga bergulir mulus untuk Jembatan Sungai Manggar yang berada di lintasan jalur tol Seksi 1. Jembatan Sungai Manggar memiliki panjang 613 meter dibangun dengan dana APBN 2015-2017 Rp 277,354 miliar. Juli lalu, Presiden Jokowi bahkan meninjau langsung progress pembangunan Jembatan Sungai Manggar tersebut. Saat  ditinjau Presiden Jokowi progressnya mencapai 93,90 persen dan ditargetkan selesai 15 Desember 2017.

Max juga menyebutkan pembangunan jalan tol di Kaltim jauh lebih baik dibanding  jalan tol Manado-Bitung dan Serang-Panimbang. (*/drh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Jalan TolMetro SamarindaPembangunan Kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Silaturahmi dengan Warga Bontang, Jaang Ajak Menjaga Keberagaman 

Next Post

Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu Anggota Dewan, BK Bakal Panggil Bawaslu

Related Posts

Tarif Terbaru Tol Balikpapan-Samarinda, Ada Kenaikan Sampai Rp 21 Ribu
Kaltim

Tarif Terbaru Tol Balikpapan-Samarinda, Ada Kenaikan Sampai Rp 21 Ribu

9 April 2023, 12:04
Kelanjutan Tol Samarinda-Bontang Belum Jelas
Bontang

Mahasiswa Galang Tanda Tangan Petisi, Bentuk Protes Penghapusan Jalan Tol Samarinda-Bontang

11 Agustus 2022, 12:30
Pusat Godok Proyek Tol Samarinda-Bontang, 2025 Dibangun, 2029 Rampung
Bontang

Pusat Godok Proyek Tol Samarinda-Bontang, 2025 Dibangun, 2029 Rampung

2 Juli 2022, 11:00
Tol Samarinda-Bontang Kembali Diusulkan di Musrenbangnas
Bontang

Tol Samarinda-Bontang Kembali Diusulkan di Musrenbangnas

1 Mei 2022, 13:00
Butuh Rp 50 Miliar Muluskan Akses ke Tol Balsam
Kaltim

Butuh Rp 50 Miliar Muluskan Akses ke Tol Balsam

4 November 2021, 19:19
Tagih Janji Ganti Rugi Lahan, Warga Ancam Uruk Jalan Tol
Kaltim

Tagih Janji Ganti Rugi Lahan, Warga Ancam Uruk Jalan Tol

25 Oktober 2021, 15:24

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Avtur Naik, Harga Tiket Pesawat dari Samarinda Ikut Melambung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.