BONTANGPOST.ID, Bontang – Seorang guru SD di wilayah Bontang Selatan diduga melakukan kekerasan terhadap muridnya. Kasus ini kini tengah diproses oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bontang dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Kejadian bermula pada Kamis (21/8/2025) ketika guru tersebut diduga mengeluarkan salah satu murid dari kelas dengan cara yang disertai kekerasan. Orang tua murid yang mencoba meminta klarifikasi justru mendapat bentakan dan dimarahi oleh sang guru.
Kepala Disdik Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen dan menyerahkan hasilnya kepada Wali Kota melalui BKPSDM untuk ditindaklanjuti.
“Hasil asesmen sudah kami sampaikan ke Wali Kota melalui BKPSDM untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.
Sambil menunggu keputusan, guru yang bersangkutan masih aktif mengajar. Sementara murid yang diduga menjadi korban dititipkan sementara di sekolah lain demi menjaga kondisi mentalnya.
“Kalau prosesnya terlalu lama, kami khawatir berdampak pada pendidikan anak tersebut,” tambah Abdu.
Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, membenarkan bahwa tindak lanjut kasus ini masih menunggu keputusan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Karena yang bersangkutan PNS, keputusan akhir ada di BKN. Apakah nanti akan ada rotasi atau sanksi lain, akan ditentukan setelah hasilnya keluar,” jelasnya. (*)







