• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Harga Lombok Belum Stabil, Masih Rp 110 Ribu Perkilogram

by M Zulfikar Akbar
23 Januari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
MASIH MAHAL: Harga lombok di pasar Sangatta Selatan masih tinggi. (Dhedy/Radar Kutim)

MASIH MAHAL: Harga lombok di pasar Sangatta Selatan masih tinggi. (Dhedy/Radar Kutim)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Dipasar tradisional Sangatta Selatan, harga lombok tidak kunjung stabil. Sampai saat ini, harga lombok masih berada di atas Rp 100 ribu perkilogram. Walaupun, sudah mulai mengalami penurunan Rp40 hingga Rp50 ribu. Sebelumnya, harga lombok mencapai Rp150 ribu hingga Rp200 ribu.

“Sudah turun. Saya jual Rp 110 ribu yang masih lumayan segar. Kalau yang biasa saja, Rp90 ribu. Kalau sebelumnya setelah Natal dan Tahun Baru, pernah Rp190 ribu. Turun menjadi Rp150 ribu dan sekarang Rp90 ribu hingga Rp110 ribu,” ujar Samsiar salah seorang Pedagang di Pasar Sangatta Selatan.

Dirinya yakin, bulan depan harga lombok akan kembali normal. Ditaksir, paling tertinggi Rp30 ribu hingga Rp50 ribu saja perkilogram. Hal ini mengacu pada pengalaman-pengalaman sebelumnya. Harga lombok, bawang merah dan bawang putih, kerap kali mengalami kenaikan secara spontan. Juga, tidak jarang mengalami penurunan hingga terjun bebas. “Dulu pernah harga lombok hanya Rp10 ribu perkilo. Itu karena banjir lombok. Bahkan hanya busuk-busuk saja. Begitu juga bawang pernah turun menjadi Rp20 ribu perkilo,” katanya.

Baca Juga:  Harga Melonjak hingga Rp 75 Ribu

Paling tidak, dirinya berharap harga lombok bisa stabil. Karena jika tidak, pedagang enggan membeli lombok seperti beberapa pekan lalu. Untungnya, saat ini lombok sudah mulai turun. Jadi, warga bisa membeli lombok meskipun hanya sedikit. “Palingan hanya beberapa pedagang saja yang jual. Karena masih minim pembeli lombok. Paling beli, satu ons. Itu saja, sudah mahal. Biasanya konsumen  beli lombok Rp10 ribu,Rp5 ribu dan Rp2 ribu. Sekarang, paling sedikit Rp10 ribu,” katanya.

Hal senada juga diutarakan Bude Sri. Katanya harga lombok masih terlampau mahal. Sehingga, dirinya memutuskan berhenti jualan cabai belum lama ini. Dirinya mengalihkan lombok dengan temped an tahu. “Lombok bikin saya rugi. Jarang sekali yang beli. Makanya gak jualan lagi lombok. Sekarang sudah diganti jual tempe sama tahu saja. Untungnya lumayan. Dari agen,tempe harganya Rp1500, saya Rp2.500. Kalau tahu Rp3 ribu,” katanya.

Baca Juga:  Muhammadiyah Ajak Tanam Cabai

Praduganya, kenaikan ini lantaran banyaknya petani yang mengalami kerugian lantaran tanaman lomboknya disapu oleh banjir. Kemungkinan lainnya, karena masih awal tahun baru. “Karena sekarang ini, tidak hanya lombok saja yang mahal, sayur juga. Sawi yang dulu saya jual dua Rp5 ribu, sekarang satu Rp5 ribu. Begitu juga bayam dan lainnya,” katanya. (dy)

Tags: cabaiharga lombok
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polling Pilgub Kaltim 2018, Tiga Besar Mulai Terlihat

Next Post

Melihat Perajin Sumpit Tradisional di Kota Taman

Related Posts

Harga Lombok Masih Tinggi
Breaking News

Harga Lombok Masih Tinggi

23 Maret 2017, 12:35
Makin Pedas, Harga Lombok  Rp 150 Ribu per Kilo
Breaking News

Makin Pedas, Harga Lombok  Rp 150 Ribu per Kilo

27 Februari 2017, 18:22
Tekan Harga, Tanam Cabai di 40 Hektare Lahan
Breaking News

Tekan Harga, Tanam Cabai di 40 Hektare Lahan

16 Februari 2017, 07:00
Muhammadiyah Ajak Tanam Cabai
Bontang

Muhammadiyah Ajak Tanam Cabai

13 Februari 2017, 12:59
Cabai Mahal Terjadi di Seluruh Indonesia
Bontang

Cabai Mahal Terjadi di Seluruh Indonesia

13 Februari 2017, 12:59
Bontang

Produksi Cabai Bontang di 2016 Turun Drastis 

14 Januari 2017, 12:59

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dibutuhkan 21 Pipe Fitter untuk Pabrik 5 Pupuk Kaltim, Cek Syaratnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.