• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam

Ikuti Trik ’20:20′ Agar Mata Anak Tetap Sehat saat Belajar via Gadget

by M Zulfikar Akbar
9 April 2020, 09:08
in Ragam
Reading Time: 1 min read
0
ILUSTRASI. Batasi penggunaan gadget pada anak demi kesehatan matanya. (Antara)

ILUSTRASI. Batasi penggunaan gadget pada anak demi kesehatan matanya. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

Demi mencegah penularan Covid-19, anak-anak pun diwajibkan belajar dari rumah. Rutinitas belajar di rumah ini tentu membuat anak-anak lebih sering menggunakan gadget. Baik itu smartphone ataupun tablet. Padahal, terlalu sering kena melihat smartphone juga tak baik untuk kesehatan mata anak.

Lantas, adakah yang bisa dilakukan agar mata anak tetap sehat?

Seperti diungkapkan Dokter Spesialis Mata Zoraya Ariefia Feranthy, SpM, untuk menjaga kesehatan mata anak baiknya menggunakan metode 20:20. Metode ini diklaim lebih efektif ketimbang membatasi durasi pemakaian gadget per hari.

Metode 20:20 ini maksudnya setiap 20 menit melihat layar atau buku, anak harus dihentikan untuk disuruh lihat obyek yang jauh. Anda bisa mengajak anak untuk beristirahat sejenak dengan melihat obyek yang di luar rumah seperti pohon atau genteng.

Baca Juga:  Parkir di RSUD Kini Berbayar 

“Lihat objek di atas 6 meter dan 20 detik beristirahat. Memang repot sih tapi memang rules-nya begitu,” kata Zoraya dalam Instagram Live ‘Menjaga Kesehatan Mata Anak di Era Digital’ pada Rabu (8/4/2020).

Lalu misalnya, saat anak bermain games, Anda juga bisa membuat peraturan bahwa setiap menyelesaikan satu level, lalu beristirahat. Cara seperti ini menurut Zoraya lebih tepat dibanding memberi jatah waktu per hari.

Selain itu, metode 20:20 juga penting diketahui oleh para guru yang mengajar melalui kelas virtual. Sebab biasanya, anak-anak akan lebih mematuhi apa yang disampaikan oleh gurunya.

Kenapa mata setelah 20 menit harus istirahat? Sebab, mata yang dipaksa untuk fokus melihat jarak dekat dan lebih dari 20 menit dapat menyebabkan mata minus.

Baca Juga:  Foto Ini Jadi Alasan Wajibnya Cuci Tangan dengan Sabun Selama 20 Detik

“Mata yang dirangsang terus penglihatannya akan menambah minus. Ini bukan masalah gelap atau terang, yang harus dibatasi itu penglihatan jauh dekatnya, karena mata kita jadi bekerja keras,” ujar Zoraya. (jpc)

Source: Jawa Pos
Tags: anakanakkesehatanmata
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Penyanyi dan Aktivis Sosial Glenn Fredly Meninggal Dunia

Next Post

Kemenkominfo Klaim Temukan 1.000 Hoaks Covid-19

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.