• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Indeks Pelayanan Publik Rendah, Dinas Sosial Bontang Disorot Ombudsman

by Lutfi Rahmatunnisa'
2 Maret 2023, 14:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Penilaian Ombudsman RI terhadap OPD di Bontang

Penilaian Ombudsman RI terhadap OPD di Bontang

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Satu dari enam organisasi perangkat daerah mendapat sorotan dari Ombudsman lantaran memiliki indeks pelayanan publik rendah. Ialah Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat.

Hal tersebut terungkap saat pemaparan hasil penilaian Ombudsman RI di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (2/3/2023).

Sebagai lembaga pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik, Dissos-PM mendapat nilai 58.8. Meski tergolong rendah dari OPD lainnya, angka tersebut masuk dalam kategori pelayanan kualitas sedang.

Kepala Asisten Pemeriksaan Laporan Ombudsman Kaltim Ria Maya Sari menilai bahwa hal itu wajar. Sebab penurunan indeks pelayanan publik di Dinas Sosial tidak hanya terjadi di Bontang. Melainkan di setiap kabupaten/kota di Indonesia.

“Kami sih maklum. Apalagi ini baru kali pertama Dinas Sosial Bontang masuk dalam survey pelayanan publik. Sebelumnya kan tidak pernah. Toh, fenomenanya merata secara nasional,” bebernya.

Baca Juga:  Hetifah Minta Menteri PAN-RB Beri Perhatian

Ria membeberkan ada empat dimensi penilaian yang dilakukan lembaganya. Meliputi kompetensi pelaksana, kepemenuhan atas indikator, adanya persepsi administrasi dari masyarakat serta layanan pengaduan. Oleh sebab itu, ia meminta sisi kompetensi di tiap OPD ditingkatkan.

Menurutnya, ada beberapa hal terabaikan yang mempengaruhi indeks pelayanan publik Dissos-PM menurun. Seperti, tidak memahami detil pengetahuan tentang pelayanan publik dan layanan dasar.

“Kalau tingkat kepuasan masyarakat sih sudah baik. Hanya saja OPD kurang memahami tugas pokok dan fungsi pelayanan saja. Soalnya kan penilaian kami sampai ke sistem,” sambungnya.

Sementara itu, Asisten I Pemkot Bontang Lukman mengatakan penyebab pelayanan publik Dissos-PM menurun lantaran beberapa aduan masyarakat tidak ditindaklanjuti. Pun beberapa jenis layanan harus ditambah.

Baca Juga:  Diusulkan Dokter Cuma Dapat Gaji Sesuai Kinerja 

Setelah penilaian dipaparkan Ombudsman. Kata Lukman pihaknya, akan memperbaiki semua jenis pelayanan publik. Sehingga bisa menaikkan penilaian pelayanan di tahun depan.

“Pasti akan kami perbaiki lah. Tahun sebelumnya semua layanan publik di Bontang mendapat poin A sekarang malah poin C dengan kulitas sedang,” tutupnya.

Sebagai informasi, lima penilaian OPD lainnya ialah Puskesmas Bontang Selatan I mendapat nilai 60.85, Kemudian Puskesmas Bontang Utara I dengan nilai 66.74, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan nilai, 78.77. Sedangkan penilaian pelayanan publik tertinggi kedua yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 83.29, disusul Disdukcapil dengan nilai pelayanan publik 85.56. (*)

Tags: Dinas sosialpelayanan publik
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kapolri Minta Jajaran Berani Tolak Perintah Atasan yang Salah

Next Post

Ancam Guru Pakai Parang, Siswa SMK di Samarinda Dikeluarkan dari Sekolah

Related Posts

Hetifah Minta Menteri PAN-RB Beri Perhatian
Kaltim

Hetifah Minta Menteri PAN-RB Beri Perhatian

7 Februari 2018, 11:32
RS Meloy Utamakan Kualitas Pelayanan,Tahun ini Bakal Sediakan Alat Kontrol Jantung 
Breaking News

RS Meloy Utamakan Kualitas Pelayanan,Tahun ini Bakal Sediakan Alat Kontrol Jantung 

22 Februari 2017, 12:59
Oknum Dokter Harus Disanksi Tegas 
Breaking News

Oknum Dokter Harus Disanksi Tegas 

18 Februari 2017, 12:59
Diusulkan Dokter Cuma Dapat Gaji Sesuai Kinerja 
Breaking News

Diusulkan Dokter Cuma Dapat Gaji Sesuai Kinerja 

16 Februari 2017, 12:59
Layanan Publik Buka Sabtu Minggu
Nasional

Layanan Publik Buka Sabtu Minggu

28 Desember 2016, 08:26

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.