• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Oknum Dokter Harus Disanksi Tegas 

by BontangPost
18 Februari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: Uce Prasetyo (DOK SANGATTA POST)

FOTO WAJAH: Uce Prasetyo (DOK SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Soal Keluhan Kinerja Dokter Spesialis di RSUD Kudungga

SANGATTA – Pimpinan rumah sakit RS Kudungga diminta memberikan sanksi tegas terhadap oknum dokter spesialis yang kerap datang terlambat.  Hal ini disampaikan Ketua Komisi D DPRD Kutim Uce Prasetyo.

“Pemimpin harus berani mengambil kebijakan. Selain tegas juga harus bijak,” kata Uce kepada Sangatta Post, Jumat (11/2) kemarin.

Soal pelarangan terhadap dokter spesialis berstatus PNS untuk bekerja di luar rumah sakit milik Pemkab, kata dia, tidak mungkin dilakukan. Pasalnya, sesuai aturan mereka boleh melakukan hal tersebut, sepanjang tidak mengganggu jam kerja sebagai PNS.

“Biasanya yang seperti ini hanya oknum. Sebab itu, harus diberikan sanksi susai aturan, samakan dengan status PNS yang lain,” tuturnya.

Baca Juga:  Mutasi Jabatan Molor Sehari

Adanya oknum dokter spesialis yang kinerjanya disorot, salah satu faktornya adalah komunikasi di internal rumah sakit. Jika komunikasi berjalan baik, dia menilai keluhan tidak akan timbul.

“Harusnya ada komunikasi, dokter spesialis biasanya tidak satu orang di satu bidang. Makanya, antara dokter yang satu dengan yang lain bisa komunikasi, kalau ada halangan, saling mem-back up. Intinya jangan kakulah, biar masyarakat tetap terlayani, jangan sampai mengantre lama,” kata dia.

Menurut Uce, sejauh ini dia belum menerima laporan langsung terkait pelayanan di rumah sakit, khususnya oknum dokter yang sering terlambat. Akan tetapi dia pernah melihat keluhan tersebut disampaikan masyarakat melalui media sosial.

“Kalau secara pribadi langsung ke saya memang belum,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tak Ada Aturan, Asal Berkompeten

Dia berharap baik manajemen RSUD segera melakukan evaluasi terkait persoalan ini. Sehingga pelayanan ke masyarakat kembali maksimal.

“Seperti yang saya tekankan, berikan sanksi tegas dan bijak. Karena memang harus diakui bahwa untuk menarik dokter spesialis mau bekerja sebagai PNS tidak mudah,” katanya.

Sebelumya, Direktur RSUD Kudungga, Anik Asyanti, membenarkan jika ada keluhan mengenai oknum dokter PNS yang kerap terlambat. Meskipun  yang berbuat hanya onkum, berimbas kepada semua dokter. Kondisi tersebut tentu berdampak buruk pada rumah sakit.

“Satu, dua yang berbuat, jadi kena semua,” ujar Anik.

Dirinya juga membantah jika semua dokter tidak bekerja secara maksimal. Karena setahunya, hanya oknum tertentu saja yang berbuat demikian. Itupun, tidak separah yang dipikirkan. Karena, tidak setiap waktu ditemukan dokter mengabaikan tugasnya dalam bekerja. “Ada memang terlambat, tetapi sekali-kali saja. Itu juga karena banyaknya pasien rawat inap,” katanya.

Baca Juga:  Bolos Setahun, Anggota Polisi Dipecat

Meskipun begitu, pihaknya tetap bertanggung jawab atas keluhan masyarakat. Karenanya, dirinya selaku pimpinan langsung memberikan teguran secara persuasif kepada semua dokter yang bekerja di RSUD. Teguran tersebut tak lain untuk membangun dan pembenahan diri demi menjaga nama baik dokter dan tentunya rumah sakit itu sendiri.

“Sudah kami beritahu mereka. Berikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik mungkin, dan nilai profesional dikedepankan. Kami minta pula semua dokter untuk datang lebih pagi. Intinya  jangan molor lagi. Jam sembilan sudah ada. Karena daftar poli jam delapan,” pintanya. (hd)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Dokterkutimpelayanan publik
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Untuk Tangani Kebakaran di Teluk Pandan, DPKK Usulkan Bentuk UPT ke Bupati

Next Post

KPC Gelar Seminar Pengelolaan Lingkungan Kerja 

Related Posts

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau
Kaltim

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau

25 Februari 2026, 15:54
NU Dapat Tambang dari Penciutan Lahan Tambang KPC
Kaltim

Kementerian ESDM Gugat Balik Warga Kutim, Pemerintah Disebut Bebal dan Lebih Berpihak ke Pemodal

6 Oktober 2025, 19:00
Warga Sangkulirang Ditemukan Tewas Dimangsa Buaya Enam Meter di Sungai Lebur Kutim
Kaltim

Warga Sangkulirang Ditemukan Tewas Dimangsa Buaya Enam Meter di Sungai Lebur Kutim

27 Juni 2023, 08:05
Indeks Pelayanan Publik Rendah, Dinas Sosial Bontang Disorot Ombudsman
Bontang

Indeks Pelayanan Publik Rendah, Dinas Sosial Bontang Disorot Ombudsman

2 Maret 2023, 14:30
Bocah 8 Tahun Diseret Buaya saat Berenang di Pantai Teluk Lombok
Kaltim

Bocah 8 Tahun Diseret Buaya saat Berenang di Pantai Teluk Lombok

5 September 2021, 16:59
“Saya Ndak Mau Hidup Hanya untuk Menimbun Harta”
Feature

“Saya Ndak Mau Hidup Hanya untuk Menimbun Harta”

27 Desember 2020, 15:27

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.