• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Ini Kata Media Australia tentang Jenderal Gatot Nurmantyo

by M Zulfikar Akbar
7 Januari 2017, 09:00
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Gatot Nurmantyo. (IST)

Gatot Nurmantyo. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

Media Australia menyebut Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tengah memoles citra untuk memuluskan ambisinya menjadi presiden. Sebab bagi Australia, keputusan Gatot menghentikan kerja sama militer antara TNI dengan angkatan bersenjata di Negeri Kanguru itu merupakan hal tak lazim.

Sebagaimana diberitakan tabloid harian The Courier Mail, insiden di fasilitas Australian Defence Force (ADF) di Perth yang dianggap menyinggung TNI mestinya tidak diumbar ke publik. Sumber Fairfax Media yang dikutip media-media Australia pun menganggap Gatot telah mencuri start.

“Itu seharusnya ditangani diam-diam,” ujar sumber itu sebagaimana tertulis dalam artikel berjudul Why Indonesian General Gatot Nurmantyo Halted Military Ties With Australia, Kamis (5/1).

Baca Juga:  Empat Anggota TNI-AL Dicari hingga Filipina

Karenanya sumber itu menyebut Gatot punya ambisi politik. “Gatot memiliki ambisi menjadi presiden atau wakil presiden,” katanya.

Sumber itu juga mengatakan, sebenarnya banyak kalangan internal TNI yang kecewa dengan kinerja tentara kelahiran 13 Maret 1960 tersebut. Karenanya, Gatot dianggap sengaja memanfaatkan isu nasionalisme untuk mendongkrak citra.

“Pada saat yang sama banyak orang di militer tidak puas dengan dia. Ini adalah cara yang baik baginya untuk memoles kepercayaan tentang nasionalismenya,” tuturnya.

Sedangkan pengamat keamanan yang juga profesor di Deakin University, Damien Kingsbury mengatakan, Gatot memang memiliki sejarah permusuhan terhadap posisi strategis Australia. Namun, sambung Kingsbury, keputusan Gatot menghentikan kerja sama antara TNI dengan ADF tanpa merujuk pada kebijakan Presiden Joko Widodo tentu merupakan hal luar biasa dalam hubungan bilateral.

Baca Juga:  Tolong! Empat Anggota TNI AL Hilang Dalam Tugas

“Ini hal yang sangat aneh,” katanya. “Dia (Gatot, red) tahu persis apa implikasi dan dampaknya pada hubungan bilateral.”

Lebih lanjut Kingsbury mengatakan, bahan ajar dan kurikulum di fasilitas militer Perth yang dianggap menyinggung TNI sebenarnya bukan hal baru. Bahkan instruktur Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD sudah silih berganti ikut pelatihan di Perth.

Kingsbury pun meyakini sebenarnya sudah lama TNI tahu soal bahan ajar yang kini dipersoalkan itu. Karenanya, pertanyaannya adalah mengapa tiba-tiba Gatot memunculkannya.

“Jadi ini memunculkan sebuah pertanyaan ada apa dengan Gatot, apakah itu sungguh-sungguh karena pelanggaran atau ada beberapa permainan yang sedang dimainkan,” ulasnya.

Dugaan serupa juga muncul dari Prahanth Parameswaran, associate editor di majalah The Diplomat yang fokus membahas isu-isu Asia-Pasifik. Menurutnya, pejabat Australia juga terkejut ketika insiden di fasilitas ADF di Perth yang menyinggung TNI mengemuka di publik karena sebelumnya kedua belah pihak telah berkomitmen untuk menyelidiki dan menyelesaikannya.

Baca Juga:  Separatis Kembali Tembaki Anggota Polri dan TNI

Namun, Parameswaran juga menyebut Gatot memang dikenal punya kecurigaan tinggi pada kekuatan asing. “Terutama Australia,” katanya.

Selain itu, Parameswaran juga menduga Gatot melihat peluang untuk memainkan isu. “Dia melihat sebuah kesempatan dengan insiden ini untuk bermain,” ulasnya.(ara/jpnn)

Tags: jenderal gatot nurmantyomedia australiatni
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bendera Papua Merdeka Dikibarkan

Next Post

Selamat HUT ke-29 Kaltim Post

Related Posts

350 Prajurit TNI Digembleng di Bontang, Siap Amankan Perbatasan RI-Malaysia
Bontang

350 Prajurit TNI Digembleng di Bontang, Siap Amankan Perbatasan RI-Malaysia

17 Juli 2026, 07:44
Sidang Militer Kasus Pembunuhan di Balikpapan, Praka MAM Dituntut 20 Tahun Penjara dan Pemecatan
Kriminal

Sidang Militer Kasus Pembunuhan di Balikpapan, Praka MAM Dituntut 20 Tahun Penjara dan Pemecatan

12 November 2021, 16:30
Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar
Nasional

THR Cair, Pemerintah Gelontorkan Rp 29,3 T untuk ASN Hingga TNI/Polri

12 Mei 2020, 04:00
Kerumunan Warga Dibubarkan
Bontang

Kerumunan Warga Dibubarkan

26 Maret 2020, 20:30
TNI Buka Peluang Carter Pesawat untuk Evakuasi WNI di Wuhan
Nasional

TNI Buka Peluang Carter Pesawat untuk Evakuasi WNI di Wuhan

30 Januari 2020, 16:00
TNI-AL Beri Warning, Ancam Tindak Tegas Aktivitas Ilegal
Nasional

TNI-AL Beri Warning, Ancam Tindak Tegas Aktivitas Ilegal

6 Januari 2020, 11:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.