• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Janji Tak Tebang Pilih, Ingin Tuntaskan Kasus Perusda 

by BontangPost
14 Maret 2018, 11:30
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
NAHKODA BARU: Agus Kurniawan resmi menahkodai Kejari Bontang. Dia dilantik oleh Kajati Kaltim, Selasa (13/3) kemarin.(DIRHAN/BONTANG POST)

NAHKODA BARU: Agus Kurniawan resmi menahkodai Kejari Bontang. Dia dilantik oleh Kajati Kaltim, Selasa (13/3) kemarin.(DIRHAN/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bontang kini resmi dinahkodai Agus Kurniawan. Pria yang pernah menjabat Koordinator Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim itu telah resmi dilantik sebagai Kepala Kejari (Kajari) Bontang, Selasa (13/3) kemarin.

DIRHAN, Samarinda

Agus dilantik oleh Kepala Kejati (Kajati) Kaltim, Ely Shahputra bertempat di kantor Kajati di Jalan Bung Tomo, Samarinda. Agus dilantik bersama Kajari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sebelum itu, juga dilaksanakan pelantikan Wakil Kejati (Wakajati) Kaltim yang baru, Aliza Rahayu.

Usai dilantik, Agus Kurniawan mengaku, ada beberapa tugas yang akan segera dia benahi sebagai Kajari Bontang. Antara lain, akan meningkatkan intensitas kerja penyidik agar lebih maksimal. Terutama dalam mengungkap dan menyelesaikan setiap kasus tindak pidana.

Selain itu, ia akan segera melakukan koordinasi dan sinergi dengan pemerintah. Khususnya dalam upaya pengawalan pembangunan sejumlah proyek yang ada di Kota Taman. Baik proyek strategis, maupun yang berkaitan dengan pemerintah.

Baca Juga:  Beban PPK Bakal Berlipat

“Maupun yang berkenaan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Saya ingin bisa berjalan cepat dan tepat. Sesuai yang diharapkan,” katanya.

Tugas lain yang juga ditarget pria yang sebelumnya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kajari Bontang ini, ialah menyelesaikan beberapa tunggakan kasus buronan, atau meringkus segera mereka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sedangkan untuk kasus tindak pidana korupsi (Tipikor), Agus enggan menggedepankan pengungkapan kasus yang hanya berdasarkan kuantitas. Ia ingin kasus tipikor yang ditangani penyidiknya mempunyai kualitas. Supaya bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat. “Tidak harus banyak. Tapi satu berkualitas. Dan itu menjadi perhatian,” katanya.

Dalam beberapa bulan ke depan, sambungnya, ia juga ingin segera menyelesaikan tunggakan kasus terkait dugaan tindak pidana korupsi dana Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha dan Jasa (AUJ). Menurutnya, kasus tersebut harus segera mendapatkan kepastian hukum. “Kalau memang dihentikan, ya dihentikan. Itu harus jelas. Jangan sampai mengambang,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemuda Kaltim Harus Siap Bersaing

Sementara terkait peran Kejari sebagai bagian dari Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D), dikatakan Agus, hal tersebut tidak akan menjadi masalah baginya dalam penangganan kasus. Sebab sebelumnya Agus sendiri pernah menjadi bagian dari TP4D.

Dari sisi tugas dan pekerjaan, menurut dia, TP4D memiliki beberapa kriteria pekerjaan. Antara lain melakukan pendampingan dan pengawalan program atau proyek pembangunan pemerintah.

Pada proses tersebut, Agus ingin semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang transparan. Baik dari segi perencanaan ataupun tidak. Sehingga bila ada proyek yang terindikasi ada unsur penyalahgunaan, maka bisa dilakukan pencegahan sejak dini

“Setidaknya supaya tidak terjadi overlap. Ada pemilahan dan harus diekpos. Mana yang bisa kami kawal. Dan mana yang memang sudah masuk indikasi tindak pidana korupsi,” tuturnya.

Baca Juga:  Soal Penyusunan APBD Perubahan, Pemkot dan Dewan Mulai Satu Suara 

Yang tidak kalah penting, setiap stakeholder yang meminta dilakukan pendampingan, maka harus memiliki prinsip transparansi dan jujur. Sehingga pengawalan menjadi tepat. Karena Agus tidak ingin ada tumpang tindih, bila sudah dilaksanakan pengawalan TP4D. “Harus memang dari awal. Kita harus lebih cermat untuk mengawal atau mendampingi,” pungkasnya. (drh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kajari BontangMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

HAYOOO!!! Sediakan Kamar, Satpol PP Obrak-abrik Café

Next Post

Atas Nama Pengabdian (1)

Related Posts

Satriansyah Didakwa Rugikan Negara Rp3,9 Miliar dalam Kasus Lahan Labkesda Bontang
Bontang

Mutasi Kajari Bontang, Philipus Siahaan Jabat Aspidum Kejati Kaltara, Ini Sosok Penggantinya

13 Januari 2026, 19:21
Kajari Alor Dimutasi ke Bontang
Bontang

Kajari Alor Dimutasi ke Bontang

20 Februari 2022, 19:43
Kajari Bontang Berganti, Dasplin Akan Utamakan Pengembalian Duit Negara
Bontang

Kajari Bontang Berganti, Dasplin Akan Utamakan Pengembalian Duit Negara

24 Januari 2020, 10:30
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April Kaltim, Massa Desak Audit Pemprov dan Hentikan KKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.