• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Jentik Nyamuk Ada di Mana-Mana, Kasus DBD Capai Seratus Lebih dalam Dua Bulan

by M Zulfikar Akbar
15 Februari 2019, 19:04
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Fogging menjadi upaya penanggulangan DBD dengan cara membunuh nyamuk aedes aegypty dewasa. (Foto: Lukman/BontangPost.id)

Fogging menjadi upaya penanggulangan DBD dengan cara membunuh nyamuk aedes aegypty dewasa. (Foto: Lukman/BontangPost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

MEREBAKNYA demam berdarah dengue (DBD) di Bontang dan sekitarnya membuat Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang kewalahan. Sampai-sampai tenaga dan bahan untuk melakukan fogging atau pengasapan tidak cukup untuk memberantas populasi nyamuk dewasa.

Diana Nurhayati selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Bontang menuturkan, hampir di seluruh kelurahan di Bontang terdapat kasus DBD.Bahkan dia menyebut keberadaan jentik-jentik nyamuk aedes aegypty yang merupakan vektor penyebaran DBD sudah tersebar di seluruh wilayah Bontang.

“Berdasarkan survei kader kami, jentik itu ada di mana-mana. Hampir seluruh kelurahan ada. Kalau di Loktuan itu juga ada jentik nyamuk anopheles (penyebab malaria, Red.),” terang Diana kepada BontangPost.id.

Baca Juga:  Kasus DBD di Bontang Menurun, Warga Tetap Diminta Waspada

Potensi peningkatan kasus DBD ini rupanya sudah diprediksi pada Desember 2018. Lantaran di bulan tersebut sudah tercatat peningkatan kasus DBD. Terutama di Kecamatan Bontang Selatan dan Bontang Utara.

Sehingga Diskes mengadakan rapat koordinasi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Bontang pada awal Januari 2019. Tujuannya meminta bantuan ke perusahan untuk memutus rantai penyebaran DBD lewat fogging. Supaya di awal 2019 tidak ada ditemukan kasus DBD.

“Kalaupun ada (kasus DBD), perkiraan kami jumlahnya tidak terlalu banyak karena musim hujan,” tambahnya.

Nyatanya, jumlah kasus DBD malah meningkat drastis pada Januari hingga Februari 2019 berjalan. Diskes mencatat, hingga pekan ketujuh 2019, sudah ada 106 kasus DBD di Kota Taman. Meliputi 43 kasus di Bontang Selatan, 41 kasus di Bontang Utara, dan 22 kasus di Bontang Barat. Angka ini menurut Diana mengalami lonjakan bila dibandingkan pada 2018.

Baca Juga:  Remaja 13 Tahun di Telihan Meninggal karena DBD

“Biasanya di awal Januari jumlah kasusnya tidak setinggi itu. Ternyata pada awal Januari menjadi tinggi,” ungkap Diana.

Rapat koordinasi dengan perusahaan pun kembali digelar. Kali ini, lima perusahaan yang ada di Bontang meminta pemetaan wilayah-wilayah yang perlu dibantu perusahaan. Diskes lantas memberikan pemetaan, pembagian wilayah fogging dari perusahaan yang waktunya merentang dari 11-20 Februari 2019.

“Dari perusahaan meminta agar pihak kelurahan juga dilibatkan dalam fogging ini. Karena sebelumnya pernah terjadi ada warga yang menolak fogging,” bebernya.

Dijelaskan, ketika penyebaran DBD sudah meluas sebagaimana saat ini, harus dilakukan upaya fogging serentak secara menyeluruh. Tidak hanya fogging, tapi juga harus diimbangi kerja bakti dan abatisasi atau pembasmian jentik nyamuk dengan abate. Karena kalau cuma fogging saja dianggap tidak mampu memberantas nyamuk aedes aegypty.

Baca Juga:  Kasus DBD di Bontang Tinggi, Masyarakat Diminta Terapkan PSN

“Yang lebih efektinya sebenarnya 3M. Menguras, menutup, dan mendaur ulang. Kita usahakan di setiap lingkungan jangan sampai ada jentik. Kalau jentik itu hilang, otomatis tidak akan ada nyamuk yang hidup. Terutama nyamuk dengue,” tegas Diana. (luk)

Tags: dbddemam berdarah dengueDinas Kesehatandiskes bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Astaga! Sudah Tiga Kasus MBA dalam Dua Bulan

Next Post

Sertifikasi Tukang Bangunan Dipercepat

Related Posts

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian
Bontang

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian

27 Oktober 2026, 13:18
DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak
Bontang

DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak

6 Oktober 2026, 09:42
Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah
Bontang

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

11 September 2026, 10:03
Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada
Bontang

Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada

2 September 2026, 09:00
Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT
Bontang

DBD Bontang Naik-Turun, Angka Tertinggi Pernah Capai 588 Kasus

15 Agustus 2026, 10:00
Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta
Bontang

Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta

14 Agustus 2026, 12:33

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.