• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kapolri dan Panglima TNI Serukan Jaga Stabilitas Keamanan

by BontangPost
9 Juni 2018, 11:36
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
TEKANKAN: Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan kepada seluruh stakeholder agar menjaga keamanan.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

TEKANKAN: Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan kepada seluruh stakeholder agar menjaga keamanan.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam lawatannya ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Samarinda, Jumat (8/6) kemarin, menyerukan pada semua pihak agar menjaga keamanan menjelang pelaksanaan pemilihan gubernur, Asian Games 2018, dan Idulfitri 1439 Hijriyah.

Jenderal Tito Karnavian menuturkan, untuk menjaga keamanan pada momentum politik, olahraga, dan hari besar tersebut, tidak hanya kerja TNI dan Polri yang dibutuhkan. Melainkan juga peran serta pemerintah daerah dan masyarakat.

“Tidak mungkin hanya TNI dan Polri bisa mengamankan negara besar ini. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Terlebih keikutsertaan pemerintah beserta perangkatnya di tingkat desa,” ujarnya.

Kata dia, keamanan sangat dibutuhkan selama pelaksanaan hajatan nasional tersebut. Apabila tidak muncul keamanan di semua lini, maka tidak mungkin seluruh kegiatan tersebut terselenggara dengan baik.

Baca Juga:  Calon PPK Terdaftar Parpol
TEKANKAN: Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan kepada seluruh stakeholder agar menjaga keamanan.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

“Kalau sudah aman, kita mudah menjalankan tugas. Menjalankan peran sosial dan politik ini. Kalau tidak aman, apa saja tidak akan berjalan baik. Mau kaya seperti apa pun, kita tidak akan bisa membangun bangsa ini,” katanya.

Selain itu, Kaltim sebagai sebagai pemilik sumber daya alam sangat membutuhkan keamanan. Pasalnya, terciptanya keamanan akan menciptakan kepercayaan investor untuk berinvestasi.

“Kalau sudah aman baru bisa kita ajak investor. Kalau sudah tidak aman, apa saja tidak akan bisa dibangun. Walau sekaya apa pun daerah ini. Jadi harus bangun keamanan terlebih dulu,” sebutnya.

Tito juga menyinggung pelaksanaan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018 serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU). Menurutnya, pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kaltim berjalan aman dan damai.

Baca Juga:  Kenang-kenangan Fauzi A Bahtar

“Sejauh ini semua aman-aman saja. Baik Polri, TNI, pemerintah, masyarakat, dan media harus sama-sama terus menjaga keamanan ini. Karena momen politik ini tidak lama lagi akan mencapai puncaknya,” ajak dia.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, safari Ramadan tersebut sebagai salah satu upaya menyerukan keamanan di seluruh daerah di Indonesia. Kedua pimpinan institusi keamanan tersebut telah mengunjungi Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, Tasikmalaya, Surabaya, Lampung, Yogyakarta, dan Samarinda.

“Kita ingin mengajak semua pihak di daerah, seluruh komponen masyarakat, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat, organisasi,  dan media massa agar menjaga keamanan,” ajaknya.

Safari itu juga sebagai bagian dari tindak lanjut pihaknya setelah sebelumnya terjadi teror beruntun di beberapa wilayah di Surabaya, Jawa Timur. Langkah tersebut dapat dijadikan sinyal bahwa seluruh elemen masyarakat bersatu padu memerangi terorisme.

Baca Juga:  DPRD Bidik 19 Raperda

“Peristiwa itu di luar dugaan kita. Dan hari ini, kita bersama-sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan komponen bangsa lainnya untuk bersatu menanggulangi ancaman serangan teroris,” katanya.

Pasukan TNI sebanyak 500 ribu personel dan Polri sebanyak 450 ribu personel dinilai sebagai kekuatan besar. Namun tanpa bantuan masyarakat, kedua institusi tersebut tidak akan mampu menjaga keamanan di seluruh wilayah Indonesia. “Tidak akan bisa efektif pengamanan Indonesia tanpa bantuan seluruh elemen masyarakat,” tutupnya. (*/um)

Tags: kapolrikunjunganMetro SamarindaPanglima TNI
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Korupsi Dana Hibah Seret DPRD 

Next Post

Keliru Penyebutan Lokasi Azan

Related Posts

Kapolri Suyudi Mutasi 88 Perwira, 19 Kapolda Berganti
Nasional

Kapolri Suyudi Mutasi 88 Perwira, 19 Kapolda Berganti

3 Oktober 2026, 12:45
Komjen Suyudi Disepakati Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Nasional

Komjen Suyudi Disepakati Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Prabowo

1 Oktober 2026, 12:36
Jadi Calon Tunggal Panglima TNI, Ini Rekam Jejak Karir Jenderal Andika
Nasional

Jadi Calon Tunggal Panglima TNI, Ini Rekam Jejak Karir Jenderal Andika

3 November 2021, 17:03
Sederet PR Besar Menanti Kapolri Baru
Nasional

Sederet PR Besar Menanti Kapolri Baru

28 Januari 2021, 14:00
Calon Kapolri: Ke Depan, Polantas Tak Perlu Menilang, Cukup Atur Lalu Lintas
Nasional

Calon Kapolri: Ke Depan, Polantas Tak Perlu Menilang, Cukup Atur Lalu Lintas

21 Januari 2021, 08:15
Dukung New Normal, Maklumat Kapolri terkait Covid-19 Dicabut
Nasional

Dukung New Normal, Maklumat Kapolri terkait Covid-19 Dicabut

28 Juni 2020, 09:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.