• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Karhutla di Riau Mereda, TNI Tetap Siaga

by M Zulfikar Akbar
15 Maret 2019, 17:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Kebakaran hutan dan lahan akibat musim panas semakin meluas terjadi dan sudah mendekati pemukiman warga di kecamatan Dumai Barat kota Dumai, Dumai, Riau, Selasa (12/2). [ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid]

Kebakaran hutan dan lahan akibat musim panas semakin meluas terjadi dan sudah mendekati pemukiman warga di kecamatan Dumai Barat kota Dumai, Dumai, Riau, Selasa (12/2). [ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid]

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Pasca meninjau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau pada Minggu (24/2), pekan ini Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kembali melihat kondisi dan situasi di pulau tersebut. Hasilnya, dia menilai karhutla di sana sudah mulai mereda. Namun demikian, pasukan maupun peralatan yang sudah dikerahkan tetap diperintah bersiaga guna mengantisipasi kondisi darurat.

Orang nomor satu di tubuh TNI itu menyampaikan bahwa keberadaan pasukan dan peralatan di sana guna menjaga supaya lahan gambut tetap basah. ”Apabila terjadi lagi kebarakan kami laksanakan fire fighting dengan menggunakan teknologi modifikasi cuaca hujan buatan,” terang Hadi. Apabila tidak memungkinkan membikin hujan buatan, dilakukan water bombing menggunakan pesawat yang sudah mereka siapkan.

Baca Juga:  TNI Ungkap Peredaran 7,09 Kg Sabu-sabu

Karena itu pula, pasukan dan peralatan yang sudah dikirim TNI ke Riau tetap disiagakan meskipun karhutla sudah mulai mereda. ”Apalagi sebentar lagi memasuki musim kemarau,” ungkap Hadi. Mantan kepala staf angkatan udara (KSAU) itu menyebutkan, Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Karhutla yang digerakan secara langsung oleh Kodam I/Bukit Barisan diperkuat oleh seratus orang prajurit TNI yang dikirim dari Jawa.

Selain itu, mereka juga diperkuat dengan helikopter dan pesawat water bombing yang bisa dipakai untuk operasi modifikasi cuaca. Prajurit TNI serta peralatan itu bisa dikerahkan untuk melaksanakan pemadaman karhutla lewat dua jalan. Yakni darat dan udara. Bila helikopter dan pesawat water bombing diandalkan untuk pemadaman lewat udara, prajurit darat disiagakan untuk menjangkau titik api. ”Guna memaksimalkan pemadaman,” ujar Hadi.

Baca Juga:  Bibit Sawit Ditemukan di Lokasi Karhutla IKN, Otorita Selidiki Dugaan Pembakaran

Alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) 1986 itu pun menyampaikan, hasil peninjauan terbaru yang dia laksanakan menunjukan perubahan yang cukup signifikan. Sebab, banyak titik api yang sebelumnya berkobar sudah mulai padam. Kondisi itu juga diakui oleh Hadi. ”Situasinya sekarang sangat berbeda ketika saya datang saat terjadi kabut asap,” imbuhnya. Situasi yang dia maksud tidak lain adalah kondisi karhutla akhir bulan lalu dibanding saat ini.

Menurut Hadi, saat kali pertama meninjau Karhutla tidak kurang delapan titik api yang tampak dari udara. Yang terbesar bersumber dari Pulau Rupat. Saat dia cek untuk kali kedua, titik api itu sudah tidak nampak. ”Semua sudah hijau, tidak ada api dan asap sama sekali,” imbuhnya. Pun demikian hasil pantauan dari satelit. Dia menyebutkan, laporan dari satelit tidak ada titik api yang terpantau.

Baca Juga:  Alhamdulillah, Diguyur Hujan, Kualitas Udara Bontang Membaik

Hadi berharap kondisi tersebut tetap terjaga. Sehingga karhutla di Riau tidak terulang lagi. ”Kita sangat senang begitu melihat dari udara situasi di wilayah ini hijau royo-royo,” imbuhnya. ”Untuk itu mari kita jaga sama-sama,” tambah dia. Itu penting lantaran penyebab karhutla tidak melulu cuaca dan kondisi alam. Seringkali api muncul dipicu oleh ulah masyarakat yang tidak bertanggung jawab. Mereka seenaknya membakar lahan. (syn/jpg)

Tags: Karhutlariautni
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

300 Kg Bom Diledakkan

Next Post

Peretas Situs KPU Tertangkap, Pelaku Masih Tergolong Anak

Related Posts

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan
Bontang

Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan

28 Oktober 2026, 15:08
Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya
Nasional

Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya

28 Oktober 2026, 14:52
Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu
Kaltim

Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu

24 Oktober 2026, 10:10
Titik Panas di Berau Sudah Tembus 700, Terbanyak di Kaltim
Nasional

Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam: Indonesia Masih Sanggup

20 Oktober 2026, 08:39
Kabut Asap Karhutla Indonesia Sampai Singapura, Ini Daftar 7 Perusahaan yang Disorot NEA
Nasional

Kabut Asap Karhutla Indonesia Sampai Singapura, Ini Daftar 7 Perusahaan yang Disorot NEA

19 Oktober 2026, 15:14

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.