• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Keberadaan Pedagang Liar Dikeluhkan Pedagang Pasar Tamrin, Pemkot Bontang Diminta Tegas

by Fitri Wahyuningsih
29 Juli 2020, 16:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Bakhtiar Wakkang. (Zaenul/Bontangpost.id)

Bakhtiar Wakkang. (Zaenul/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) Bontang, terlihat menggoda ketimbang bangunan lain di sekitarnya. Gedungnya paling tinggi. Menjulang 4 lantai. Dominasi cat putih. Dengan tambahan ornamen batik Kaltim terukir di beberapa sudut muka bangunan.

Sejak dua pekan lalu, tepatnya Rabu (15/7/2020), pasar yang dibangun dengan anggaran Rp 90 miliar itu beroperasi. Sebanyak 1.366 pedagang resmi direlokasi dari pasar sementara.

Meski dari sisi kelengkapan infrastruktur dan kebersihan, Pasar Tamrin unggul dari kondisi pasar sebelumnya. Namun toh keluhan pedagang tak kunjung surut. Belum selesai satu masalah, hadir lagi masalah lain. Misalnya, pedagang resmi tempati kios di gedung baru. Tapi pedagang yang tidak dapat kios justru marak dan masih berjualan di sepanjang bahu jalan menuju pasar terbesar di Bontang itu.

Baca Juga:  Rapat Pleno Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Bontang Molor

Keberadaan pedagang liar di trotoar dikeluhkan pedagang di gedung. Mereka dinilai membuat calon pembeli enggan masuk ke pasar. Karena terlalu jauh. Terlalu dalam. Terlalu tinggi untuk dikunjungi. Walhasil, tiap lantai masih saja ada kios tak kunjung ditempati.

Sebabnya dalam 2 hari ini pemkot menggelar “bersih-bersih”. Agar pedagang liar pindah. Tidak memenuhi bahu jalan. Kalau tidak, konsekuensinya digusur.

Dalam rapat paripurna ke-5 masa sidang III DPRD Bontang yang digelar Rabu (29/7/2020) tadi, anggota Komisi I DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang meminta pemerintah memastikan pedagang liar benar-benar dibersihkan. Karena ini dikeluhkan pedagang. Membuat pedagang ogah-ogahan menempati tempat baru. Takut pembeli hilang.

“Kasihan pedagang. Mengeluh terus kasihan karena di bawah (di luar gedung pasar) banyak pedagang liar. Semakin marak lagi,” tegas Bakhtiar.

Baca Juga:  Penahan Longsor Kembali Jebol, DPRD Bontang Soroti Keseriusan Pemkot Tangani Kampung Timur

Di samping menertibkan pedagang liar di sepanjang jalan menuju Pasar Tamrin, Bakhtiar juga menyinggung soal Pasar Seng Tanjung Limau. Berdasarkan Rancangan Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Bontang, terang saja hanya ada tiga pasar di Kota Taman. Yakni Pasar Citra Mas, Taman Rawa Indah, dan Telihan. Tidak ada nama Pasar Seng dikenal.

Lantaran Pasar Taman Rawa Indah sudah ditempati, seyogyanya, pinta Bakhtiar, Pasar Seng ditertibkan juga. Inipun menggagu pedagang karena aktivitas perdagangan yang mestinya terpusat di tempat resmi, jadi terpecah. Praktis, besaran transaksi ekonomi di pasar resmi jadi berkurang.

“Pasar Seng itu kalau bisa ditertibkan juga,” pinta Bakhtiar.

Menanggapi itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menuturkan bila sebisa mungkin pemkot menertibkan pedagang liar. Ini sudah dilakukan sejak dahulu. Hanya, dia akui, tak mudah. Usai ditertibkan, beberapa pedagang bandel. Sekarang digusur, besok-besok datang lagi. Cari tempat lain, walau masih tak resmi. Pemerintah pun, lanjut Neni, tak ingin mengambil langkah ekstrem. Selama ini metode persuasif dikedepankan. Untuk minimalisasi gesekan pemerintah dan pedagang.

Baca Juga:  Kinerja Perusda AUJ Disorot (Lagi)

“Tidak mudah. Kami juga enggak bisa ekstrem. Langkah yang diambil dengan persuasif. Kita sudah punya pasar yang representatif. Saya yakin, geliat ekonomi bisa tumbuh di sana,” urainya. (*)

Tags: bakhtiar wakkangdprd bontangpasar taman rawa indah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dorong Optimalisasi Protokol Kesehatan, Pupuk Kaltim Salurkan APD untuk YPK dan Gereja Kanaan

Next Post

Duta Pelajar Sadar Hukum, Cara Kejati Kaltim Tekan Angka Pelanggaran Hukum Lewat Pelajar

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.