• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

KEJAM!!! Hanya Karena Tak Patuh, Anak Tiri Dibunuh

by BontangPost
20 Januari 2018, 11:35
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
REKONSTRUKSI: Rahmatullah (baju orange) memperagakan ulang bagaimana ia membunuh anak tirinya, HA (10), di kantor Polsekta Sungai Kunjang, Jumat (19/1) kemarin.(SURYA ADITYA/METRO SAMARINDA)

REKONSTRUKSI: Rahmatullah (baju orange) memperagakan ulang bagaimana ia membunuh anak tirinya, HA (10), di kantor Polsekta Sungai Kunjang, Jumat (19/1) kemarin.(SURYA ADITYA/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA –Rahmatullah, warga Jalan Jakarta 1, Komplek Daksa, Sungai Kunjang, Samarinda yang tega menghabisi anak tirinya HA (10) akhir Desember 2017 lalu, benar-benar bengis. Yang tidak kalah memprihatinkannya, di balik kematian bocah malang tersebut ada peran Risnawati yang tak lain adalah ibu kandung korban.

Pelan tapi pasti, kekejaman Rahmatullah dan Risnawati dalam menghabisi korban kian terang benderang, setelah kedua tersangka menjalani proses rekonstruksi kasus di halaman kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Kunjang, Samarinda, Jumat (19/1) kemarin.

Sebanyak 35 reka ulang adegan dilakukan oleh kedua tersangka. Dari sini terungkap alasan di balik kematian korban. Yang menyayat hati, alasan atas pembunuhan korban terbilang cukup sepele. Di mana kedua tersangka tega menghabisi korban hanya karena dianggap tidak patuh.

Baca Juga:  Tingkat Hunian Hotel Turun, PHRI Sarankan Moratorium

Dari hasil rekonstruksi tergambar, sebelum korban dibunuh, terlebih dahulu tersangka Rahmatullah mengikat tubuh korban, kemudian mulut korban dilakban. Dalam kondisi ketakberdayaan korban, Rahmatullah kemudian menyiksa korban hingga tewas.

Yang membuat pilu di balik kematian korban, yakni keikutsertaan Risnawati. Seyogyanya, Risnawati sebagai ibu kandung korban adalah pelindung bagi anaknya. Tapi tidak bagi Risnawati, tersangka ikut andil bersama Rahmatullah menghabisi korban.

Risnawati diketahui turut membantu mencari dan mengikat korban dengan tali bersama Rahmatullah. Tak hanya itu, sebelum kematian korban, Risnawati mengakui kepada penyidik kepolisian, bila ia pernah menyiksa anaknya tersebut.

“Sebelumnya kami sudah melakukan proses autopsi. Proses rekonstruksi ini untuk menyelaraskan antara keterangan saksi dan tersangka,” kata Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol Apri Fajar Hermanto usai memimpin proses rekonstruksi.

Baca Juga:  Golkar Tunda Musdalub

Diakui Kompol Apri, kedua tersangka telah mengakui menjadi dalang atas kematian korban. Selain itu, kedua tersangka tega menghabisi korban lantaran kesal pada korban yang dianggap nakal, dan tidak menurut pada perkataan kedua tersangka.

“Tersangka (Rahmatullah) kesal dengan korban, karena korban dinilai sebagai anak yang nakal dan tidak patuh kepada orangtua,” beber perwira melati satu ini.

Atas perbuatannya, kedua tersangka terancam dijerat dipenjara seumur hidup. Karena keduanya dianggap terbukti melanggar pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), subsider pasal 338, juncto pasal 76 huruf C, juncto pasal 80, UU Nomor 35 tahun 2014, tentang Perlindungan Anak.

“Semua proses penyidikan sudah selesai, tinggal pemberkasan saja. Berkas akan segera kami limpahkan ke Kejaksaan guna proses persidangan,” pungkas Apri. (*/ya/drh)

Baca Juga:  Saksi Baru Kasus Rita 
Tags: Metro Samarindapembunuhan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

AWAS!!! Coklit Fiktif Bisa Dipidana

Next Post

229 Ribu Warga Samarinda Tanpa KTP-el 

Related Posts

Cek Kebun Bersama Anak, Pria di Muara Badak Tewas setelah Pergoki Orang Panen Sawit Tanpa Izin
Kriminal

Cek Kebun Bersama Anak, Pria di Muara Badak Tewas setelah Pergoki Orang Panen Sawit Tanpa Izin

19 Oktober 2026, 08:26
Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap
Bontang

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap

30 Maret 2026, 09:53
Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP
Kriminal

Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP

5 Januari 2026, 20:56
Ibu Muda dan Balitanya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya
Kriminal

BREAKING NEWS! Pria Paruh Baya Diduga Ditembak di Depan Kantor Pos Balikpapan

13 Desember 2025, 16:13
Rebutan Cewek Berujung Maut, Pemuda di Banjarmasin Tewas Ditikam
Kriminal

Rebutan Cewek Berujung Maut, Pemuda di Banjarmasin Tewas Ditikam

24 September 2025, 20:55
Pembantaian 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Dipicu Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu
Kriminal

Pembantaian 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Dipicu Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu

10 September 2025, 13:08

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.