• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam

Kenali Immune Booster, Bijak Konsumsi Vitamin di Tengah Pandemi

by M Zulfikar Akbar
16 April 2020, 14:00
in Ragam
Reading Time: 2 mins read
0
Meski vitamin C dapat membantu tingkatkan daya tahan tubuh, ketahui dosis yang tepat. Jangan berlebihan karena bisa menimbulkan beragam gangguan kesehatan. UNSPLASH.COM)

Meski vitamin C dapat membantu tingkatkan daya tahan tubuh, ketahui dosis yang tepat. Jangan berlebihan karena bisa menimbulkan beragam gangguan kesehatan. UNSPLASH.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah kondisi pandemi, suplemen vitamin makin diburu dengan tujuan meningkatkan daya tahan tubuh. Terutama vitamin C. Padahal, jika dikonsumsi berlebih, justru tak baik. Terlebih lagi, tubuh tetap butuh asupan nutrisi lain. Bagaimana takaran dosis tepat?

VITAMIN C disinyalir mampu menghalangi tubuh agar tak terpapar virus korona. Disampaikan Nurul Afiah, dosen gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman, mengonsumsi berbagai jenis vitamin memang baik. Namun, immune booster tidak hanya dari golongan vitamin, tetapi juga dari mineral seperti zink dan protein. Vitamin C banyak diburu karena dikenal sebagai immune booster yang berfungsi menstimulasi pembentukan antibodi mencegah infeksi dalam tubuh.

Selain vitamin C, ada vitamin lain yang tak kalah penting dalam meningkatkan imunitas seperti vitamin E sebagai zat antioksidan dan kuat melawan infeksi, vitamin A yang bisa mengatur kerja sistem imun, melindungi infeksi pada jaringan di sistem pencernaan dan pernapasan, serta vitamin B6 yang penting dalam membantu reaksi biokimia sistem imun.

Baca Juga:  Masker Kain Berbahan Lap dan Katun Mampu Cegah Virus Hingga 93 Persen

Perlu diketahui bahwa kebutuhan vitamin C untuk tiap umur dan jenis kelamin berbeda. Laki-laki usia 16–80 ke atas butuh 90 mg per hari. Anak usia 10­–12 tahun butuh 50 mg sedangkan 13–18 tahun 75 mg. Bagi perempuan usia 16–80 ke atas butuh 75 mg per hari. Anak usia 10–12 tahun, 50 mg dan 13–15 tahun, 65 mg per hari.

“Kebutuhan vitamin C tidak perlu sampai 100 mg per hari. Toleransi limit atas intake-nya bisa mencapai 2000 mg per hari. Namun, kalau mengonsumsi sebanyak itu dalam jangka waktu cukup lama, bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Terutama ginjal,” jelas Nurul.

Beda hal jika kondisi tubuh sedang kurang baik. Seandainya mengalami imun lemah, perlu asupan vitamin C lebih banyak. Sebagai contoh, mengonsumsi dua jeruk sudah memenuhi kebutuhan harian vitamin C. Begitu pula dengan dua kiwi, satu cangkir jus pepaya dan tujuh buah stroberi. Di dalam tubuh, vitamin C dapat berikatan dengan zat gizi lain. Jadi, jika jumlahnya berlebih, bisa menyebabkan gangguan diare, aliran kencing, gout symptoms (asam urat), hingga batu ginjal.

Baca Juga:  Perkaya Gizi Sehari-hari dengan Daun Kelor dan Ikan Gabus

Dijelaskan Nurul, mengonsumsi bahan makanan alami lebih mudah diserap dan lebih baik dibanding suplemen. Makanan yang dimaksud tentu harus memenuhi kandungan gizi. Terdiri atas mikronutrien atau zat gizi mikro yang meliputi vitamin dan mineral. Selain membantu proses metabolisme zat gizi, keduanya bisa sebagai antioksidan yang sangat memengaruhi kualitas hidup seseorang.

Beberapa vitamin dan mineral yang berperan sebagai antioksidan terkandung dalam vitamin A seperti ubi, wortel, bayam, brokoli, paprika merah. Lalu vitamin E seperti bayam, alpukat, kacang-kacangan, dan vitamin C seperti jenis jeruk, stroberi, kiwi, tomat, pepaya, mangga. Kemudian ada protein yang dapat membantu untuk memperkuat sistem imun tubuh dengan mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan saat tubuh sakit.

Baca Juga:  Warga Bengalon Butuh Obat-obatan

“Di vitamin B6 ada pada ayam, tuna, salmon. Selenium di pisang, telur, susu, tuna, yogurt, zat besi di hati sapi atau ayam, daging merah, kacang merah, terakhir ada zinc pada seafood, susu, gandum, dan daging merah,” pungkas Nurul. (*/ysm/rdm2/k16/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Prokal
Tags: kesehatanvitamin
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

MUI Imbau Tarawih di Rumah Saja

Next Post

BBLK Surabaya Kehabisan Reagen, Antrean Pasien Uji PCR di Kaltim Capai 108 Orang

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.