• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kendaraan Tambang Ilegal Marak Gunakan Jalan Umum

by BontangPost
26 September 2018, 11:29
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Mursidi Muslim(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Mursidi Muslim(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Beberapa hari terakhir, kembali marak aktivitas pengangkutan batu bara menggunakan truk di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar). Para sopir pengangkut emas hitam itu melintasi jalan poros Samarinda-Kukar.

Menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018, aktivitas pengangkutan batu bara di jalan umum tersebut sempat terhenti. Namun saat ini, sejumlah truk mulai beraktivitas kembali.

Anggota DPRD Kaltim, Mursidi Muslim mengungkapkan, belum lama ini dirinya mendapat laporan dari warga di Tenggarong Seberang. Dugaan kuat muncul, bahwa para sopir itu mengambil batu bara dari tambang ilegal.

“Akibatnya jalan poros itu hancur. Karena truk-truk pengangkut batu bara melintasinya. Kata masyarakat sih itu perusahaan ilegal. Kalau dibiarkan, bermasalah bagi jalan umum,” katanya, Selasa (25/9) kemarin.

Baca Juga:  Tak Takut Ditindak, Aktivitas Diduga Tambang Ilegal di Jalan Poros Bontang Dilakukan Terang-terangan

Pada saat hujan turun, terlihat lumpur disertai lubang menganga di sepanjang jalan poros Samarinda-Kukar. Lumpur tersebut diduga berasal dari truk pengangkut batu bara itu. Kondisi demikian dapat membahayakan para pengguna jalan.

“Jalan raya yang sudah bagus, kemudian hancur, itu kan sangat disayangkan. Bukan hanya jalan, lingkungan masyarakat di sana hancur. Kalau banjir, lumpur masuk ke pemukiman warga,” bebernya.

Pengangkutan batu bara, lanjut dia, berdasarkan laporan warga dilakukan para sore hari hingga malam. Para sopir truk tidak berani beraktivitas di siang hari. Beberapa hari yang lalu, dirinya sempat merekam aktivitas sejumlah truk di jalan poros tersebut.

“Ini kan namanya sembunyi-sembunyi. Tidak mungkin perusahaan yang berizin melakukan pengangkutan batu bara secara sembunyi-sembunyi. Pasti dilakukan terang-terangan. Apalagi diangkut di jalan umum. Ini sudah pasti tambang ilegal,” ucapnya.

Baca Juga:  455 Jemaah Haji Tiba di Samarinda 

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu sempat meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kukar Edy Damansyah untuk menghentikan aktivitas pengangkutan batu bara itu. Namun Edy menjawab, pemerintah kabupaten tidak lagi memiliki kewenangan pasca pelimpahan kewenangan pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Karenanya, Mursidi meminta Pemprov Kaltim dan aparat kepolisian untuk turun ke lapangan. Pemerintah dan aparat diminta untuk memastikan legalitas perizinan pengangkutan batu bara tersebut.

Apalagi terbukti ilegal, dia mendesak aparat menangkap para pihak yang terkait dengan tambang tersebut. Pasalnya, aktivitas tambang itu telah merugikan daerah.

“Aparat dan pemerintah tidak boleh diam melihat masalah ini. Ini merugikan banyak pihak. Jangan sampai dibiarkan terus, kemudian menimbulkan dampak yang jauh lebih besar,” imbuhnya. (*/um)

Baca Juga:  Kades Gas Alam Akui Kelola Tambang Galian C di Muara Badak yang Belum Berizin
Tags: Jalan umumMetro SamarindaTambang Ilegal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Banyak Petani Tergiur Harga Tinggi 

Next Post

Terkait Permintaan Pencabutan IUP PT KW, Jatam Diminta Bersurat 

Related Posts

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam
Kaltim

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam

14 Mei 2026, 17:00
Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare
Kaltim

Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare

30 Maret 2026, 10:00
Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak
Kaltim

Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak

28 Maret 2026, 11:32
Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan
Kaltim

Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan

17 Maret 2026, 08:16
KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar
Kaltim

KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar

13 Maret 2026, 11:00
Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin
Kaltim

Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin

10 Maret 2026, 14:35

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.