• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Keretakan Flyover Jangan Disepelekan

by BontangPost
21 Februari 2017, 13:01
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
HARUS DITINDAKLANJUTI: Jika terjadi bencana, flyover Air Hitam ini bisa merenggut nyawa banyak orang. (SAIPUL ANWAR/KPG)

HARUS DITINDAKLANJUTI: Jika terjadi bencana, flyover Air Hitam ini bisa merenggut nyawa banyak orang. (SAIPUL ANWAR/KPG)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SAMARINDA – Masa pemeliharaan semestinya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menguji ketahanan flyover Air Hitam. Sejak beroperasi Agustus 2016 lalu, flyover hanya ditujukan untuk dilintasi kendaraan roda dua dan empat. Sedang truk bermuatan serta kendaraan beroda jamak dilarang.

Padahal, jika flyover dibuka untuk semua jenis kendaraan, ketahanannya dipastikan teruji. Terlebih, pada masa pemeliharaan, PT Wijaya Karya (Wika) selaku kontraktor masih bertanggung jawab dengan durasi satu tahun setelah flyover digunakan. Artinya, pemkot tidak perlu khawatir karena flyover masih dalam tahap “garansi”.

“Kontraktor kan punya tanggung jawab membangun sesuai desain dan menyajikan sesuai kemampuan setelah diuji coba,” jelas Haryoto, pengamat konstruksi Kaltim.

Baca Juga:  PHRI dan IHGMA Gelar Seminar, Marketing dengan Empati

Timbulnya retakan pada oprit, meski disebut tidak memengaruhi konstruksi, Haryoto meminta pemkot jangan menganggap sepele. “(Retakan) timbul karena adanya pengaruh gaya yang cukup besar. Ini wajib diwaspadai,” tuturnya.

Dirinya berharap, kontraktor jeli dalam pengamatan. Pemkot pun diharapkan intens berkonsultasi untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Dikonfirmasi terpisah, Asisten II Sekretaris Kota  Samarinda Sugeng Chairuddin menyebutkan, keretakan tersebut tidak memengaruhi konstruksi jalan layang sepanjang jembatan 162 meter itu. “Bahkan, seandainya tanah di bawahnya dibuang, tidak jadi masalah. Sebab, sudah ada fondasi khususnya,” jelas dia.

“(Kapasitas) bebannya (flyover) kan 24 ton, dan itu kuat. Syukurnya sampai sekarang tidak ada masalah. Kalau pengamat itu urusannya memandang dari mana. Mereka berhak menilai dan memberikan pandangan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Hasdam Rajai Survei, Versi LSI Denny JA, Rita Serahkan ke Mekanisme Partai

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Samarinda Didi Lesmana Hakim menyebutkan, jika masa pengawasan dan pengelolaan dari PT Wika sudah selesai dan terjadi masalah meski garansinya sudah lewat, bukan jadi perkara.

“Mereka tetap mau bertanggung jawab,” ungkap dia.

Lebih lanjut, pihaknya berencana membuat open traffic. Dengan begitu, semua kendaraan bebas melintas di flyover. Namun, terlebih dulu berkonsultasi dengan pihak terkait.

“Nanti hasilnya akan direkomendasikan untuk segera dibuka. Karena dari desainnya bisa dilewati truk besar kecuali trailer,” katanya. (*/dq/er/kpg/gun)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: flyoverMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Penggunaan dan Cara Mengatasi Kebocoran Gas Tabung LPG

Next Post

Nusyirwan Pimpin Bursa Cawagub

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.