SANGATTA – Rusaknya jalur poros Kecamatan Karangan Kabupaten Kutai Timur, tentu saja mengakibatkan sejumlah permasalahan bagi masyarakat pengguna jalan tersebut. Jalur berlubang serta bergelombang, ditambah lagi jika saat musim penghujan membuat pengendara baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) harus ekstra hati-hati saat melintas.
Camat Kecamatan Karangan, Suharman mengaku cukup resah dengan kondisi jalan rusak tersebut. Pasalnya, tahun depan Kecamatan Karangan ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksana Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Kutai Timur ke XIV. Sebab dengan kondisi jalan yang rusak parah, dikhawatirkan banyak kecamatan yang enggan mengirimkan kontingennya mengikuti perlombaan MTQ tersebut.
“Kondisi jalan yang rusak tersebut diperparah pada beberapa titik dengan kondisi berlubang besar. Belum lagi juga ada jembatan yang tidak bisa dilalui kendaraan,” ujar Suharman.
Hingga kini, lanjut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan sawit setempat untuk mengalihkan jalur akses kendaraan melalui jalur perkebunan sawit. Terutama pada daerah-daerah yang kondisinya rusak parah.
“Kondisi rusaknya jalan kecamatan ini juga sudah dilaporkan kepada Bupati Kutim. Namun belum ada perbaikan karena kemungkinan baru akan dikerjakan seiring berjalannya mata anggaran multi years tahun depan,” sebutnya.
Kendati demikian, kata Suharman, jika tahun depan jalan tersebut baru diperbaiki, kemungkinan akan mengganggu proses persiapan dan pelaksanaan gelaran MTQ Kutim ke XIV di Kecamatan Karangan. Karena pelaksanaannya dijadwalkan pada bulan Maret 2018. Jangan sampai karena akses yang sukar ditempuh nantinya menyebabkan ada kecamatan lain yang kemudian tidak mengirimkan kontingen untuk mengikuti ajang MTQ tingkat Kabupten tersebut.
“Selain menjadi syiar agama Islam, keberadan gelaran MTQ kabupaten yang selalu dilaksanakan tiap tahun bergiliran di masing-masing kecamatan, memiliki imbas besar bagi perekonomian masyarakat setempat. Karena itu, perbaikan jalan poros Kecamatan Karangan harus menjadi salah satu prioritas,” harap Suharman. (aj)







