• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Evantri Manurung (228); Penolakan dan Pengusiran Warnai Pengalaman Bekerja, Jadi Pelecut Semangat

by BontangPost
20 April 2017, 12:55
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Evantri Manurung

Evantri Manurung

Share on FacebookShare on Twitter

 

Penolakan dan pengusiran mewarnai pengalamannya bekerja sebagai pemasaran. Justru hal tersebut menjadi pelecut semangatnya, untuk terus memberikan yang terbaik bagi perusahaan tempatnya bernaung.

Yusva Alam, Bontang

Evantri Manurung, pria asal Pematang Siantar, Sumatra Utara ini sudah menetap di Bontang lima tahun lamanya. Selama lima tahun itu pula dirinya bekerja di BPJS Ketenagakerjaan cabang Bontang menempati posisi Marketing Officer, khususnya bidang perluasan pemasaran. Pasalnya, Ia diterima bekerja di BPJS Ketenagakerjaa tahun 2012 dan langsung ditempatkan di Kota Taman. “Saya melamar di Jakarta. Sejak awal melamar, saya memang sudah siap kalaupun harus ditempatkan di daerah-daerah terpencil,” ujarnya.

Menempati posisi Marketing Officer baginya bukan perkara mudah. Walaupun sebelum bekerja di BPJS Ketenagakerjaan, dirinya sudah berpengalaman di bidang pemasaran pada pekerjaan-pekerjaan sebelumnya. Mendapat penempatan di kota kecil seperti Bontang ini, memiliki tantangan tersendiri bagi dirinya. Berbeda saat Ia bekerja di kota sebesar Jakarta.  “Suka duka dan pahit manisnya pekerjaan tetap harus saya lalui, karena ini sudah keputusan saya sejak awal,” beber pria yang murah senyum ini.

Baca Juga:  Suka Pekerjaan Sosial di Lapangan, Getol Suarakan Hak-hak Perempuan

Diakuinya, baik pengalaman pahit maupun yang menyenangkan kerap dialaminya selama lima tahun bekerja. Ia merasakan beratnya profesi ini saat harus mendatangi perusahaan-perusahaan yang berlokasi di daerah-daerah pelosok nan terpencil. Karena menurutnya, jauhnya jarak, medan lokasi yang cukup menantang, dan kondisi jalan menuju lokasi yang berlumpur cukup menyulitkan dirinya saat harus mencari calon peserta baru.

“BPJS Ketenagakerjaan Bontang ini juga membawahi wilayah Kutim, sehingga kami juga diharuskan mendatangi perusahaan-perusahaan di daerah terpencil,” selorohnya.

Selain itu, penolakan dan pengusiran juga kerap mengisi pengalaman pahitnya. Selain mendatangi perusahaan untuk mencari calon peserta baru, Ia juga harus mendatangi toko-toko. Karena masih banyak toko di Bontang yang belum mendaftarkan pegawainya di BPJS Ketenagakerjaan. Seringkali Ia ditolak maupun diusir, walaupun hanya sekadar ingin mensosialisasikan program-program BPJS Ketenagakerjaan. “Semuanya tetap saya hadapi dengan tenang. Tidak lantas emosi dan terikut marah-marah,” ujarnya.

Baca Juga:  Diva Dangdut Asal Bontang yang Merambah Nasional

Beragam pengalaman pahit yang dirasakannya ini kerap tertutupi dengan pengalaman menyenangkan, yang membuatnya tetap betah melakoni posisi sebagai pemasaran ini. Di antaranya saat dirinya mendapatkan calon peserta baru yang bersedia mendaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini menjadi kepuasan tersendiri baginya.

Ditambah lagi, dengan ungkapan terima kasih dari ahli waris saat mendapatkan santunan ketika sanak keluarganya meninggal dunia. Walaupun baginya, santunan itu bukan dari pribadinya, namun ungkapan terima kasih itu membuat batinnya terasa bahagia.

“Karena ini merupakan cerita nyata yang pernah saya alami sendiri. Sang ahli waris mengungkapkan rasa syukurnya dan berterima kasih kepada saya, saat mendapat santunan kematian,” kenangnya.

Dikatakannya, walaupun sepahit apapun tantangan yang dihadapinya saat bekerja, pantang membuatnya surut. Justru menjadi pelecut semangat untuk terus bekerja sebaik mungkin. (*)

Baca Juga:  Hilangnya Rasa Aman dalam Masyarakat Kapitalis

Tentang Evan:

Nama: Evantri Manurung

TTL: Pematang Siantar/27-02-1987

Alamat: Jalan Habibon No 5

Jabatan: Marketing Officer BPJS Ketenagakerjaan

Pendidikan: S1 Fakultas Hukum Universitas Atmajaya, Jogjakarta

Reward: Penghargaan Marketing Officer Terbaik Kalimantan.

Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tahapan Pileg Dimulai Tahun Ini, Parpol Harus Bersiap

Next Post

Smansa Juara Adu Kecerdasan Empat Pilar MPR RI Tingkat Kota Bontang

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.