BONTANGPOST.ID, Bontang – Pelaksanaan Car Free Night (CFN) di Jalan MT Haryono, Bontang, tetap berlanjut setiap Sabtu malam selama Oktober 2026. Keputusan itu diambil setelah evaluasi dilakukan menyusul adanya hambatan bagi kendaraan pemadam saat kegiatan perdana digelar.
Evaluasi berlangsung di Kodim 0908/Bontang, Rabu (7/10/2026), dengan membahas sejumlah aspek pelaksanaan CFN, termasuk alasan penggunaan Jalan MT Haryono yang merupakan ruas jalan nasional serta pengaturan akses kendaraan darurat.
Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah mengatakan Jalan MT Haryono dipilih karena penutupan ruas tersebut dinilai tidak banyak berdampak terhadap aktivitas toko maupun kios. Selain itu, hanya satu sisi jalan yang digunakan untuk kegiatan, sedangkan sisi lainnya tetap dapat dilalui kendaraan.
“Ini bukan kepentingan perorangan atau kelompok,” ujar Ardiansyah saat diwawancarai usai evaluasi kegiatan CFN.
Menurutnya, CFN dirancang sebagai ruang bagi masyarakat sekaligus wadah bagi pelaku UMKM untuk beraktivitas. Karena terbuka untuk masyarakat umum, penggunaan jalan tersebut dinilai berbeda dengan pemanfaatan jalan untuk kepentingan pribadi.
Ardiansyah menyebut pelaksanaan CFN juga telah dikoordinasikan dengan sejumlah instansi, termasuk Polres Bontang dan Dinas Perhubungan. Koordinasi dilakukan untuk memastikan pengaturan lalu lintas selama kegiatan dapat berjalan.
“Sudah kita serahkan dan bersurat ke Polres Bontang dan Dinas Perhubungan dan kita laporkan dengan pemerintah hingga ketua DPRD,” katanya.
View this post on Instagram
Meski CFN tetap dilanjutkan, akses kendaraan darurat menjadi salah satu perhatian utama dalam evaluasi. Hal itu berkaca dari pelaksanaan perdana pada Sabtu (3/10/2026), ketika armada pemadam sempat mengalami hambatan saat hendak menuju lokasi kebakaran.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, kendaraan pemadam akan disiagakan di dua titik selama CFN berlangsung. Satu unit ditempatkan di sekitar Ramayana, sedangkan satu unit lainnya disiapkan di kawasan kantor BRI.
Penempatan tersebut diharapkan membuat armada lebih mudah bergerak apabila terjadi keadaan darurat di sekitar kawasan CFN.
“Kalau darurat, harus kita buka jalurnya untuk mereka,” tegas Ardiansyah.
Sementara itu, Sekda Bontang Sony Suwito Adicahyono mengatakan Pemkot Bontang tetap mendukung pelaksanaan CFN setelah sejumlah evaluasi dilakukan.
“Kita juga sudah mengevaluasi dan insyaallah event ini akan kita lanjutkan,” ujar Sony.
Sebelumnya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni juga meminta adanya evaluasi terhadap pengaturan lalu lintas CFN. Permintaan tersebut disampaikan setelah kendaraan pemadam sempat terhambat ketika melintas di kawasan kegiatan pada Sabtu (3/10/2026).
Neni menilai evaluasi diperlukan karena Jalan MT Haryono merupakan jalan nasional yang harus tetap memperhatikan akses kendaraan, termasuk saat terjadi kondisi darurat.
“Iya, nanti kita rapatkan hari ini evaluasi,” kata Neni saat ditemui usai penyerahan dana hibah partai politik di Pendopo Wali Kota Bontang, Senin (5/10/2026). (*)







