• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Komisi II Bakal Panggil Direktur PT BME 

by BontangPost
22 Agustus 2018, 22:25
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
Arif(DOK/BONTANG POST)

Arif(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – DPRD Bontang bakal segera memanggil pimpinan PT Bontang Migas Energi (BME) sehubungan dengan buruknya manajerial di perusahaan tersebut. Wakil Ketua Komisi II Arif mengatakan waktu pelaksanaan rapat kerja dengan mitra Komisi II tersebut diprediksi pada bulan depan.

Rencana jadwal ini akan dibawa dalam rapat badan musyawarah terlebih dahulu.  “Komisi II akan memanggil PT BME bulan September nanti,” kata Arif saat ditemui Bontang Post di ruang Komisi II, Selasa (21/8).

Hingga kini, manajemen PT BME belum menyerahkan audit laporan keuangan kepada DPRD. Padahal Dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2012 Dituliskan bahwa PT BME wajib menyetor laporan pemeriksaan keuangan tersebut Kepada Pemkot dan ditembuskan pula ke legislator.

“Setahu saya, di meja Komisi II DPRD belum ada hasil audit,” ujar Arif.

Meskipun di dalam perda tidak diatur mengenai sanksi. Namun perusahaan pelat merah tersebut wajib menaati seluruh substansi yang ada dalam perda.

Baca Juga:  Neni: Ayo Sama-Sama Perangi Terorisme!

Sebelumnya, Ketua DPRD Bontang Nursalam mempertanyakan pengelolaan manajerial di perusahaan tersebut. Ia mengaku heran, padahal cakupan usaha bertambah sementara pendapatan keuangan tidak melonjak drastis.

“Saya sesalkan PT BME tidak menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Padahal bidang usahanya bertambah, tetapi uangnya tidak melonjak,” kata Salam –sapaan akrabnya- saat ditemui Bontang Post di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Salam pun menyorot kinerja manajemen di perusahaan berpelat merah tersebut. Oleh karena itu, DPRD meminta Pemkot Bontang segera melakukan evaluasi. “Pemerintah selaku pemegang saham dapat melaksanakan rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa. Karena ini suatu bentuk kegagalan dalam pengelolaan perusahaan tersebut,” tuturnya.

Politisi Partai Golkar ini pun menduga terdapat penggunaan dana yang tidak tepat sasaran. Jika tidak segera berbenah, penyertaan modal sejumlah Rp 7 miliar terancam tidak disetujui. Sebagai informasi, total penyertaan modal kepada PT BME ialah Rp 10 miliar. Sebesar Rp 3 miliar telah dikucurkan sebelumnya.

Baca Juga:  Pupuk Kaltim Berikan Pelatihan Pembukuan 

“Kami tahan dulu penyertaan modalnya. Karena perusahaan itu dibentuk untuk menyumbang pemasukan daerah,” ucapnya.

Sementara,  PT Black Bear Resources Indonesia membantah penyebab turunnya pendapatan PT Bontang Migas dan Energi (BME) akibat dari produksi mitra usahanya. Human Resources Departement (HRD) PT Black Bear Resources Indonesia, Sektiono mengatakan justru perusahaannya rugi akibat pemenuhan listrik dari PT BME berkurang.

“Itu statemen yang kurang tepat. Justru BME kurang pasokan listrik ke kami (PT Black Bear Resources Indonesia, Red.),” kata Sektiono kepada Bontang Post usai menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPRD Bontang, Senin (20/8) kemarin.

Bahkan, perusahaannya sempat mengalami pemadaman sejumlah 14 kali dalam satu tahun. Kondisi ini membuat sejumlah peralatan pun rusak. Bahkan keselamatan kerja karyawan pun terancam.“Bayangkan kalau tengah produksi tiba-tiba padam. Bunyinya itu keras sekali. Puncaknya itu terjadi di tahun 2017,” paparnya.

Baca Juga:  Mahasiswa FE Unijaya Peduli Lingkungan 

Meskipun tak disebutkan secara rinci berapa total kerugian yang diderita produsen bahan peledak ini. Ia pun telah melayangkan teguran kepada PT BME. Bahkan wacana untuk beralih pun pernah mengemuka. Sebelum pimpinan perusahaan memilih tetap bertahan dengan PT BME sebagai mitra kerja.

“Tentunya kami rugi tetapi berapa nominalnya saya tidak tahu pasti,” ucapnya.

Pun begitu, pihaknya mengaku layanan pasokan listrik sudah sedikit membaik. Dia pun berharap agar BME mampu menjaga stabilitas pasokanya ke perusahaan kedepannya. Menurutnya, manajemen masih mempercayakan distribusi listrik dari BME karena mengingat perusahaan pelat merah.

“Kami minta target tertentu untuk pemadaman itu diperkecil. Makanya kami minta agar fokus pasokan listrik ke Black Bear jangan dipecah seperti ke PLN kemarin. Kalau tidak, ya kami minta putus saja,” pungkasnya. (ak)

Tags: advertorialAudit KeuanganKontrak DPRD BontangPT BME
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

FasIlitas Kesehatan Perlu Berbenah 

Next Post

Laksanakan Perintah Kurban

Related Posts

Sony Suwito Terpilih Jadi Komisaris PT BME, Pengesahan Pekan Depan
Bontang

Sony Suwito Terpilih Jadi Komisaris PT BME, Pengesahan Pekan Depan

27 Juni 2026, 08:00
Jargas Bocor, Penanganan BME Bontang Dinilai Lamban, Tagihan Membengkak
Bontang

Minim Pendaftar, Seleksi Komisaris BME Bontang Berpotensi Diisi ASN Pilihan Pemkot

14 April 2026, 11:00
Sempat Rugi, PT Bontang Migas dan Energi Kini Bukukan Laba Rp563 Juta
Bontang

Sempat Rugi, PT Bontang Migas dan Energi Kini Bukukan Laba Rp563 Juta

3 Maret 2026, 13:00
Meski Kas Susut Tajam ke Rp9,16 Miliar, PT Bontang Migas dan Energi Balikkan Rugi Jadi Laba
Bontang

Meski Kas Susut Tajam ke Rp9,16 Miliar, PT Bontang Migas dan Energi Balikkan Rugi Jadi Laba

3 Maret 2026, 12:00
PT BME Merugi Rp141 Juta, Dirut Sebut Itu Sebelum Kepemimpinannya
Bontang

PT BME Merugi Rp141 Juta, Dirut Sebut Itu Sebelum Kepemimpinannya

28 September 2024, 10:42
Jargas Bocor, Penanganan BME Bontang Dinilai Lamban, Tagihan Membengkak
Bontang

Tunggakan Pelanggan Jargas di Bontang Tembus Rp582 Juta

29 Juli 2024, 08:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.