• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Komisi III DPRD Nilai Lahan di Loktuan Tak Layak Jadi Lokasi Uji Kir

by Fitri Wahyuningsih
31 Mei 2021, 13:23
in DPRD Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Komisi III DPRD Bontang meninjau calon lokasi pembangunan gedung uji kir di Bontang (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Komisi III DPRD Bontang meninjau calon lokasi pembangunan gedung uji kir di Bontang (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Komisi III DPRD Bontang meninjau lokasi yang bakal ditempati untuk gedung uji kelayakan kendaraan atau kir di Jalan Slamet Riyadi, Loktuan, Bontang Utara, Senin (31/5/2021) pagi. Dari hasil peninjauan ini, dewan beda pandangan soal layak atau tidaknya lahan tersebut untuk gedung uji kir.

Anggota Komisi III Abdul Malik mengatakan dari hasil peninjauan pihaknya di beberapa daerah di Kaltim, sebagian besar menempatkan gedung uji kir di ujung kota. Daerah yang ditinjau di antaranya: Balikpapan, Samarinda, Kutim, dan Kukar. Gedung uji kir ditaruh di ujung kota guna menghindari penumpukan kendaraan. Sebab diketahui, yang melakukan uji kir bukan saja mobil kecil, pun truk-truk besar.

“Kalau di Balikpapan memang di tengah kota. Tapi sekarang mereka mau pindahkan ke daerah yang lebih lengang,” kata Abdul Malik disela-sela kunjungan.

Ditambahkan anggota Komisi III lainnya Faisal, dari hasil kunjungan itu pihaknya mendapati bahwa gedung uji kir tidak ada yang memiliki luasan kurang dari 1 hektar. Lokasi yang dikunjungi di Loktuan, memang sudah punya detail engineering design (DED) dan pemantangan lahan alias lahan siap digunakan. Tapi luasannya kurang 1 hektar. Hanya 0,8 hektar.

Baca Juga:  Libatkan Semua Pihak, Saeful Rizal Sebut Penanganan Stunting Harus Komperehensif

Guna memastikan apakah lahan ini layak sesuai standar, pihaknya bakal mengunjungi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI awal Juni 2021. “Kalau dilihat daerah lain, tidak ada yang kurang satu hektar. Makanya kami akan ke Kemenhub untuk pastikan, boleh tidak kalau kurang,” beber Faisal.

Selain itu, dia juga sangsi terhadap lokasi gedung uji kir di Loktuan. Menurutnya kawasan ini dekat permukiman penduduk. Pun langsung bersinggungan dengan jalan utama. Akses jalan ini ramai dilalui warga. Dikhawatirkan bakal membahayakan sebab uji kir tentu bakal disesaki kendaraan berbagai ukuran. Mulai mobil angkutan kecil seperti; pick up dan angkot, hingga kendaraan besar, trailer.

“Kalau begitu, bisa membahayakan juga nanti ini,” tegas Politikus NasDem ini.

Pandangan berbeda dituturkan Abdul Samad. Dia bilang lahan itu justru yang paling pas. Alasannya, lahan di Loktuan siap bangun. Pemkot tinggal menggelontorkan dana untuk membangun. Sudah mendapat restu Wali Kota Bontang sebelumnya. Pun posisinya di tengah kota. Akses ke tempat itu nantinya mudah.

Baca Juga:  Komisi III Desak Percepatan Pemanfaatan Air Bekas Lubang Tambang

“Kalau saya lebih cocok di Loktuan. Pas sudah itu,” kata Politikus Hanura itu.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bontang Kamilan yang ikut dalam kunjungan ini menjelaskan, pada prinsipnya di manapun gedung uji kir bisa dibangun. Selama lahan tersebut ada di Bontang, layak dan bisa selekasnya dibangun.

Dishub memang punya tiga opsi. Dua lahan di Bontang Lestari; di Simpang 3 Lapas Bontang, dan di dekat TPU Bontang Lestari, dan di Jalan Slamet Riyadi, Loktuan, tepat di sebelah WTP milik Perumda Tirta Taman.

Namun untuk dua lahan di Bontang Lestari dinilai tidak layak lantaran kontur tanah tak rata, curam. Jadi ketika gedung kir dipaksa dibangun di sana, anggaran yang digelontorkan bakal membengkak. Lahan mesti ditimbun dulu, dimatangkan, baru bisa dibangun gedung kir.

“Anggaran menimbun tidak sedikit. Banyak itu. Dan ketika ditimbun juga enggak bisa ujug-ujug setelahnya dibangun. Itu butuh waktu lama,” jelasnya.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Bontang Ajukan Penambahan Kuota Solar Nelayan

Atas perimbangan itu, Kamilan menyampaikan akan sulit memiliki gedung uji kir secepatnya. Jika berharap lahan di Bontang Lestari. Yang paling cepat, bahkan sudah siap yakni lahan di Loktuan.

Dishub memproyeksi lahan ini telah mendapat restu dari Wali Kota Bontang sebelumnya, Neni Moerniaeni pada pertengahan 2019 silam. Setelahnya, jelang akhir 2019 Dishub melakukan feasibility study (FS).

“Kami proyeksikan lahan ini karena memang sudah dapat izin dari wali kota sebelumnya,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, jika Komisi III bersikeras gedung uji kir dibangun di Bontang Lestari, konsekuensinya layanan tersebut tak bisa dibuka secepatnya. Kamilan menaksir, pada 2022, baru dilakukan penimbunan lahan. Belum lagi DED, pengurusan andalalin. Pembangunan fisik, baru akan dibangun 2023. Karena lahan yang sudah ditimbun tak bisa langsung dibangun.

“Kalau dari kami, terserah di mana saja. Asal tetap di Bontang dan bisa cepat. Cuma kalau mau cepat, ya di Loktuan. Kalau di luar Loktuan, akan lama. Sementara kita butuh cepat ini,” tandasnya. (*)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perokok Kaltim Rata-Rata Habiskan 60 Batang Rokok Tiap Pekan

Next Post

Pemkot Berwenang Setop Sementara Aktivitas Ilegal di Hutan Lindung

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.