• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Konsorsium Tambang Mengemuka, Aksi Nyata Penindakan Tambang Ilegal Dinanti

by Redaksi Bontang Post
25 Agustus 2022, 19:36
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Tambang batu bara ilegal di Desa Danau Redan menyerobot lahan pertanian warga.

Tambang batu bara ilegal di Desa Danau Redan menyerobot lahan pertanian warga.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kegiatan pertambangan ilegal di Kaltim dipastikan jadi atensi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Terlebih setelah mencuatnya Konsersium Tambang yang saat ini sedang ramai diperbincangkan. Itu pun mengindikasikan ada “permainan” bintang terhadap tambang ilegal di Medan dan Kaltim.

Pengamat Hukum Universitas Mulawarman (Unmul) Herdiansyah Hamzah menyebut, kendati belum ada yang berani membatah atau membenarkan grafis konsorsium tambang tersebut. Namun informasi yang tersebar tersebut kembali menjadi pukulan bagi polisi. Ditengah kasus Irjen Ferdy Sambo yang saat ini bergulir.

“Logikanya begini (benar tidaknya konsorsium tambang, Red). Yang paling potensial menjadi pemain tambang secara sempurna selain pemerintah, ya, aparat penegak hukum (APH). Dalam hal ini kepolisian,” jelasnya. Sebab, polisi punya kewenangan menindak tambang-tambang bermasalah, terutama tambang ilegal.

Baca Juga:  Soal Tambang Ilegal, Masyarakat Diminta Lapor Jika Ada Oknum Aparat Bermain

Dia melanjutkan, Korps Bhayangkara punya struktur, senjata, dan jaringan. “Saya tidak ingin polisi berbisnis tambang, tapi mereka potencialy menjadi pemain tambang. Rumusnya, di mana ada kewenangan maka di sana pula kerawanan memperdagangkan pengaruh (trading in influence) berpotensi dilakukan,” sambungnya.

Pria berkacamata itu menegaskan, isu konsorsium tambang itu, baginya masuk akal. Potensinya besar dilakukan oleh kepolisian. “Sekarang tinggal bagaimana menagih Kapolri untuk serius mengusut kebenaran isu konsorsium itu. Faktanya, selama ini kepolisian kan cenderung tidak serius. Bahkan seolah dibiarkan di depan matanya,” sesalnya.

Dia menegaskan, kalau perintah Kapolri diabaikan Polda Kaltim dan jajarannya, maka keterlaluan. Saat ini polisi perlu mengembalikan kepercayaan publik pasca kasus Sambo. “Kalau serius (polisi), maka pelaku tambang ilegal siap-siap diburu,” tutupnya.

Sementara, Dinamisator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim Mareta Sari menyebut, berdasarkan laporan yang masuk ada dua titik tambang ilegal di Samarinda. Yakni Makroman dan Muang Dalam, Kelurahan Lempake. “Makroman itu sedang berproses. Sementara di Muang Dalam dari titik yang dilaporkan penambang ilegalnya bergeser ke tempat lain,” tuturnya.

Baca Juga:  Tambang Batu Bara Ilegal di Tahura Bukit Soeharto Kaltim Terungkap, Negara Rugi Rp5,7 Triliun

Foto grafik konsorsium tambang yang melibatkan jenderal bintang tiga dan jenderal bintang dua ini beredar luas di kalangan wartawan pada Senin (22/8/2022).

Jenderal bintang tiga berinisial AA dan HR diduga telah mengatur konsorsium tambang di wilayah Medan dan Kaltim.

Konsorsium tambang ini dibagi menjadi dua kelompok. Dalam grafik itu AA disebutkan merupakan kelompok konsorsium tambang wilayah Medan. Sedangkan HR kelompok konsorsium tambang Kaltim.

Pada grafik tersebut disebutkan jenderal bintang tiga itu diduga menerima setoran dana konsorsium 3M x 18 titik lokasi yang ada di Medan.

Sehingga selama sebulan jenderal bintang tiga ini bisa mengantongi setoran sekitar Rp 54 miliar.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo enggan menanggapi grafik konsorsium tambang yang melibatkan jenderal bintang tiga tersebut. Pasalnya pihaknya masih fokus pada kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua Hutabarat.

Baca Juga:  Minta Berantas Tambang Ilegal di Wilayah IKN, Kades Ancam Datangi Mabes Polri

“Sementara timsus msh bekerja dan fokus terkait pasal 340 subsider 338 JO pasal 55 dan 56 KUHP,” kata Dedi saat dihubungi Pojoksatu.id, Senin (22/8/2022). (asp)

Tags: Tambang Ilegal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Angka Stunting di Bontang Capai 20,21 Persen 

Next Post

Ferdy Sambo Resmi Dipecat dari Institusi Polri

Related Posts

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam
Kaltim

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam

14 Mei 2026, 17:00
Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare
Kaltim

Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare

30 Maret 2026, 10:00
Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak
Kaltim

Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak

28 Maret 2026, 11:32
Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan
Kaltim

Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan

17 Maret 2026, 08:16
KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar
Kaltim

KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar

13 Maret 2026, 11:00
Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin
Kaltim

Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin

10 Maret 2026, 14:35

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.