• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kutim Masih ‘Haus’ Anggaran 

by BontangPost
24 September 2017, 11:02
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Sekretaris Daerah Irawansyah. (Int)

Sekretaris Daerah Irawansyah. (Int)

Share on FacebookShare on Twitter

Gali PAD, Minta Camat Jadi Garda Terdepan

SANGATTA – Tampaknya Kutim masih ‘haus’ akan anggaran, pasca badai defisit menerjang bertubi tubi. Bahkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sudah mencapai 200 persen atau melampui target, belum mampu menangkal kekurangan tersebut.

Sektor tersebut dipandang belum berpengaruh signifikan, bagi kabupaten yang terbiasa dengan nilai Dana Bagi Hasil (DBH) yang terbilang besar.

Sebab, target PAD Kutim 2017 hanya Rp 78 miliar dengan capaian 200 persen.  Artinya hanya sekitar Rp 160 miliar yang dihasilkan dari PAD. Tentu hal ini belum dapat menutupi kekurangan.

Padahal sejatinya,  PAD diharap menjadi suatu terobosan untuk menjadi sumber pendapatan daerah bagi APBD Kutim.  Sehingga nantinya tak lagi berharap pada gelimang DBH. “Tapi sayang angka itu (PAD) belum cukup,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Irawansyah.

Baca Juga:  TK2D Haram Gunakan Seragan PNS 

Sebagai perbandingan, pemerintah pusat berencana memotong DBH Kutim sebesar Rp 205 miliar, bersamaan dengan Dana Alokasi Umum (DAU) sebanyak Rp 45 miliar.

Sehingga total pemotongan yang bakal berimbas pada APBD Perubahan 2017 nantinya mencapai Rp 250 miliar. DBH Kutim 2016 sebesar Rp 2,6 triliun, kini menjadi sekitar Rp 2,4 triliun.

DAU Kutim 2016 sebanyak Rp 590 miliar turun menjadi Rp 545 miliar. Sementara itu, APBD Perubahan Kutim dinyatakan turun Rp 78 miliar, dari sebelumnya Rp 2,6 triliun dan jadi Rp 2,53 triliun.

Hal ini seperti yang tertuang dalam rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan tahun anggaran 2017.

Meskipun begitu,  Pemkab Kutim tetap optimis. Dia meyakini masih banyak langkah solusi yang bisa dilakukan pemkab untuk bisa membuat PAD nantinya lebih tinggi  dari saat ini. Salah satunya terhadap penanganan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Baca Juga:  Sepekan Direndam Banjir

“Camat di tiap daerah akan diberi kewenangan untuk menagih PBB warganya. Dengan penanganan yang menyentuh secara langsung tersebut, diharap dapat berjalan optimal,” katanya.

Sementara pada sektor lain yang belum optimal, seperti pemungutan pajak dari sampah, bisa ditertibkan melalui layanan air bersih PDAM dan listrik PLN.

“Artinya dipotong (dari pembayaran), yakni melalui kerja sama,” kata mantan Sekretaris DPRD Kutim itu.

Kendalanya saat ini, hanya.sistem pelaksanaan di lapangan. Lantas, perbaikan dan pengembangan sistem perlu dibangun lebih baik. Salah satunya, dengan memberi insentif beberapa persen dari sampah yang dikelola untuk pihak yang memungut.

“Selama ini kami menggunakan petugas yang digaji dari desa. Kami masih merasa sungkan bebankan masyarakat,” kata Mantan Kadisperindag itu.

Baca Juga:  Tak Patuh Instruksi, Pengusaha Besar Abaikan Pasang Bendera 

Diketahui, beberapa sektor unggulan PAD Kutim antara lain, galian C, yang kini capaiannya sudah sebesar Rp 2,5 miliar, dari target Rp 1,5 miliar. Kemudian restoran capaiannya sebesar Rp 9 miliar, dari targetnya Rp 13 miliar.

Kemudian, Pajak Penerangan Jalan (PPJ), yang kini sudah mencapai Rp 8 miliar dari targetnya Rp 10 miliar. Sarang walet, sudah tercapai Rp 30 juta, sesuai jumlah targetnya.

Sementara PBB, dari targetnya Rp 3 miliar sudah mencapai sekira 60 persen dari target, atau sekira Rp 1,8 miliar. Bea Perolehan atas Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) sudah mencapai Rp 66 miliar dari targetnya Rp 10 miliar.  (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: AnggaranPendapatan Asli DaerahSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Maksimalkan Potensi Pendapatan, RSUD Cari Pengelola Parkir 

Next Post

Kutim Masih Butuh Tambahan Anggaran Rp 276 M

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Bontang Tancap Gas, Target 5 Kursi di Pileg 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.