• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kutim Masih Butuh Tambahan Anggaran Rp 276 M

by BontangPost
24 September 2017, 11:03
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

TERNYATA Kutim masih membutuhkan anggaran sebesar Rp 276 Miliar. Hal ini terkuak dari hasil rapat paripurna ke XXXIII dalam rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan tahun anggaran 2017.

Dalam pembahasan tersebut, APBD Perubahan Kutim dinyatakan turun Rp 78 miliar, dari sebelumnya Rp 2,6 triliun dan kini menjadi Rp 2,53 triliun.

“Kutim membutuhkan dana Rp 276 miliar sampai Desember mendatang. Jika ditambah defisit Rp 78 miliar, jadi total perubahan APBD secara keseluruhan adalah Rp 354 miliar,” ujar Ketua DPRD Kutim Mahyunadi.

Pria yang kerap disapa Unad ini mengatakan, masih banyak hal yang perlu dijalankan. Seperti, belanja wajib, antara lain gaji Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D), tunjangan guru non-PNS, hingga tunjangan bagian kepegawaian.

Baca Juga:  Mulai dari Pedesaan, Pembangunan Mulai Sasar Perkotaan

Meskipun Kutim defisit dirinya cukup bersyukur, lantaran masih  ada pendapatan dan kenaikan di sektor lain. Pendapatan daerah misalnya.

Dia menjelaskan, pada awalnya sebesar Rp 2,617 triliun, kini menjadi Rp 2,558 triliun, atau berkurang sekira Rp 58 miliar. Akan tetapi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang asalnya Rp 78 miliar naik menjadi Rp 148 miliar, atau bertambah Rp 70 miliar.

“Pendapatan yang bertambah, yakni pada dana retribusi, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan,” jelasnya.

Dana perimbangan lanjut politisi Golkar itu,  turun menjadi Rp 136 miliar yang sebelumnya Rp 1,9 triliun menjadi Rp 1,8 triliun.

“Yang jelas anggaran defisit ini, akibat usulan murni turun Rp 78 miliar. Secara global defisit Rp 350 miliar. Banyak kegiatan yang harus dibatalkan,” katanya.

Baca Juga:  Semua Kades Dapat Pendampingan Kejari 

Sementara itu, Sekretaris Badan Anggaran sekaligus Sekretaris DPRD Kutim Suroto menambahkan, secara keseluruhan KUPA-PPAS sudah dibahas selama berhari-hari. APBD Perubahan sudah harus diketok Jumat (29/9) pekan depan.

“Ini masih harus melalui tahapan pandangan fraksi-fraksi DPRD terhadap KUPA-PPAS. Kemudian tanggapan pemerintah terhadap pemandangan fraksi-fraksi tersebut, lalu dibahas lagi. September ini harus sudah menjadi perda (Peraturan Daerah) APBD Perubahan 2017, selambat-lambatnya tiga bulan sebelum berakhir tahun,” kata Suroto.

Nota Kesepakatan tersebut tertuang dalam Nota Kesepakatan Nomor 170/24/MOU/HK/IX/17, Nomor 170/139/904/DPN/IX/2017 tanggal 20 September 2017 tentang Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Kabupaten Kutai Timur tahun anggaran 2017.

Baca Juga:  Belum Paham Cara Potong Kuku Yang Benar 

Yang ditanda tangan oleh Bupati Kutai Timur dalam hal ini Sekda Irawansyah, Ketua DPRD Kutim Mahyunadi, Wakil Ketua Yulianus Palangiran. (dy)

Tags: AnggarandprdSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kutim Masih ‘Haus’ Anggaran 

Next Post

Pemkab Hentikan Sementara Proyek Non Prioritas, Kontraktor Terancam Resah 

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.