• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kriminal

Lagi, Polisi Tembak Polisi karena Dendam

by Redaksi Bontang Post
7 September 2022, 08:45
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Ternyata belum semua orang mengambil pelajaran dari kasus pembunuhan Brigadir Yosua. Kemarin (5/9) Polda Lampung mengungkap kasus polisi tembak polisi yang terjadi di Lampung Tengah.

Kepala SPKT Polsek Way Pengubuan Lampung Tengah Aipda RS diduga menembak Aipda Ahmad Karnain, Bhabinkamtibmas Putra Lempuyang.

Kabidhumas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, penembakan terjadi Minggu (4/9) sekitar pukul 21.15, saat Aipda Ahmad berada di rumahnya. Seorang saksi bernama Mahmuda mendengar suara letusan yang diikuti suara anak-anak meminta tolong.

”Saat saksi keluar rumah, melihat sebuah sepeda motor dan beberapa orang menuju ke arah Barat,” ujarnya.

Saksi yang lainnya bernama Wayan yang membantu menolong Aipda Ahmad. Korban sudah tertembak dalam posisi duduk di lantai dan bersandar di kursi. ”Istri korban lantas membawanya ke RS Harapan Bunda,” terangnya.

Baca Juga:  Soal Motif Pembunuhan Brigadir J, Polri: Tunggu Selesai Pemeriksaan

Namun, korban tidak tertolong kendati telah sampai di RS tersebut. Menurutnya, Tim Polda Lampung langsung bergerak cepat mendapatkan laporan tersebut. ”Petugas ke TKP dan melakukan penyelidikan,” paparnya.

Petugas melakukan pendalaman terhadap lingkungan kerja, tempat tinggal dan keluarga korban. Dia mengatakan, diketahui korban memiliki hubungan yang tidak baik dengan seseorang di lingkungan kerja. ”Saat dilakukan upaya paksa, dihadapkan dengan fakta-fakta, Aipda RS tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya membunuh Aipda Ahmad,” ujarnya.

Menurutnya, Aipda RS diduga menembak korban dengan senjata api jenis revolver. Untuk motif dari tersangka diduga karena dendam. Pelaku menyebut bahwa korban sering membuka aib dari tersangka. “Aibnya disebar ke kawan-kawannya,” jelasnya.

Baca Juga:  Sambo Akui Jadi Otak Pembunuhan Brigadir J

Salah satunya, soal istri tersangka yang dikabarkan ke grup whatsapp belum membayar arisan online. Namun, petugas masih mendalami motif yang sebenarnya. “Kita tunggu hasil pendalaman penyidik,” ujarnya kemarin.

Menurutnya, karena perbuatan Aipda RS yang keji dengan membunuh temannya sendiri, maka dijerat dengan Pasal 338 dengan ancaman hukuman lima belas tahun penjara. ”Kepolisian juga akan menggelar sidang kode etik untuk tersangka,” ujarnya.

Sementara Pengamat Kepolisian Bambang Rukminto mengatakan, kultur militeristik yang memunculkan arogansi personal sudah sangat mendesak untuk dibongkar. Sanksi etik berat dan PTDH harus segera dilakukan bagi personel yang melanggar pidana. ”Apalagi ini soal penghilangan nyawa personel,” jelasnya.

Yang juga penting, kejadian polisi tembak polisi ini menjadi bukti bahwa benar kasus Sambo adalah puncak gunung es. ”Kejadiannya sebenarnya banyak,” tuturnya.

Baca Juga:  Kabareskrim Sebut Kecil Kemungkinan Pelecehan Seksual

Sementara muncul informasi keterlibatan tiga kapolda dalam menyebar isu tembak-tembakan dan pelecehan seksual untuk mendukung Sambo. Kadivhumas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa informasi tersebut belum ada dari Tim Khusus. Timsus ini bekerja sesuai dengan fakta-fakta yang dikumpulkan. ”belum ada dari timsus,” urainya.

Menurutnya, soal informasi yang menyebut bahwa Timsus telah mengetahui keterlibatan tiga kapolda itu tidak benar. ”Tidak sinkron itu, saya bilang belum kok. Malah disebut timsus mengetahui,”jelasnya. (idr)

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: penembakan polisi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

APBD 2022 Bontang Mengalami Penambahan

Next Post

Pengedar dan Kurir Sabu Ditangkap di Tanjung Laut

Related Posts

Pelapor Kasus Polisi Tembak Kepala Sopir Dijadikan Tersangka
Kriminal

Pelapor Kasus Polisi Tembak Kepala Sopir Dijadikan Tersangka

18 Desember 2024, 20:57
Bharada E Dituntut 12 Tahun Penjara, Perannya sebagai Eksekutor Jadi Hal Memberatkan
Kriminal

Bharada E Dituntut 12 Tahun Penjara, Perannya sebagai Eksekutor Jadi Hal Memberatkan

19 Januari 2023, 08:21
Takut pada Sambo, Putri Ngaku Buat Laporan Pelecehan Dipaksa
Kriminal

Takut pada Sambo, Putri Ngaku Buat Laporan Pelecehan Dipaksa

13 Desember 2022, 13:00
Sambo Mengaku Salah, Minta Maaf di Hadapan Orangtua Yosua
Kriminal

Sambo Mengaku Salah, Minta Maaf di Hadapan Orangtua Yosua

2 November 2022, 18:52
Daftar Janggal Kesaksian Susi ART Ferdy Sambo yang Membingungkan
Nasional

Daftar Janggal Kesaksian Susi ART Ferdy Sambo yang Membingungkan

1 November 2022, 10:58
AKP Irfan Akui Diperintah Pimpinan Ganti CCTv di Sekitar Rumah Dinas Sambo
Kriminal

AKP Irfan Akui Diperintah Pimpinan Ganti CCTv di Sekitar Rumah Dinas Sambo

27 Oktober 2022, 13:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.