• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Opini

Lagu Wajib Nasional: Senandung Kebahagiaan untuk Belajar Nilai-nilai Nasionalisme

by Redaksi Bontang Post
9 Agustus 2020, 15:00
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
Indri, S.Pd. (Dok/Pribadi)

Indri, S.Pd. (Dok/Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Indri, S. Pd*

PERAYAAN tujuh belasan yang setiap tahun menjadi kebanggaan bangsa Indonesia kali ini menjadi berbeda. Mengapa demikian? Sorak gembira yang ditemukan dalam berbagai kegiatan memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia tidak begitu bergaung selama pandemi Covid-19 belum berakhir.

Jika saudara terbiasa menunggu momen-momen menarik dari pasukan pengibar bendera pusaka pada saat upacara bendera setiap tanggal 17 Agustus, atau menunggu lomba-lomba yang dimeriahkan khalayak ramai, maka di masa pandemi Covid-19 akan menjadi berbeda tata caranya.

Tidak pelak lagi, yang menyebabkan masyarakat umumnya dan anak-anak khususnya masih belum dapat berkumpul dalam jumlah banyak adalah pandemi Covid-19 yang belum usai. Meskipun dalam keseharian menjalankan aktivitas di sekolah, tetap mematuhi protokol kesehatan.

Yang menjadi pertanyaan menarik adalah, apakah masih ada cara lain untuk membangkitkan semangat kebangsaan sembari menyaksikan upacara bendera melalui siaran langsung? Jawabannya tentu saja ada, saudara. Inilah lagu wajib nasional. Senandung yang menjadi kebahagiaan dan semangat bangsa Indonesia.

Tentu masih segar dalam ingatan, jika jenjang pendidikan pada tingkat sekolah dasar adalah yang paling bersemangat mengumandangkan lagu wajib nasional. Lagu “Bendera Merah Putih” ciptaan Ibu Soed. Selekas lirik lagu pada baris terakhir dinyanyikan mampu mengingatkan kita pada Sang Merah Putih, bendera negara. Lagu “Halo-halo Bandung” ciptaan Ismail Marzuki yang menggambarkan semangat perjuangan rakyat kota Bandung pada tahun 1946 masa pasca-kemerdekaan, berujar mari bung, rebut kembali.

Bila kita simak lirik lagu “Dari Sabang sampai Merauke”, sedianya kita dapat melihat bahwa negara Indonesia memiliki ribuan pulau yang harus dijaga. Menilik data Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum, Indonesia tercatat memiliki 17.504 pulau. “Satu Nusa Satu Bangsa” mengajak kita untuk menempatkan persatuan dan kesatuan, kepentingan, serta keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kepentingan golongan.

Baca Juga:  Hoaks, Bohong yang Diberitakan 

Bagaimana dengan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia? Bolehlah kita mengiyakan pendapat pakar bahwa bahasa Indonesia perlu dipelajari dan dijunjung.

Sembari mengikuti berita perkembangan pandemi Covid-19 di tanah air, mari mendengarkan lagu “Maju Tak Gentar” ciptaan Cornel Simanjuntak yang berisi semangat juang membela yang benar. Tempo Marcia yang melekat pada lagu ini dapat memunculkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Untuk tempo Largo, kembali meresapi lagu ciptaan Ismail Marzuki, “Gugur Bunga”.

“Rayuan Pulau Kelapa”, “Tanah Airku”, disambung dengan “Indonesia Jaya” menambah rasa bangga sebagai bangsa Indonesia dan bertanah air Indonesia serta tidak merasa rendah diri. Sejumlah lagu yang belum dicantumkan juga menambah daftar lagu wajib nasional yang berisi pesan tersirat dari nilai-nilai nasionalisme yang menarik untuk disimak.

Baca Juga:  Brigadir Jenderal Dendi Suryadi: Setelah 30 Tahun, Memilih Jalan Sipil di Kukar

Sedianya kita mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam nasionalisme. Bukan begitu, saudara? Menilik paparan dari Sindung Tjahyadi dalam Lumbung Pustaka UNY, bahwa nilai-nilai nasionalisme antara lain:

  1. Menempatkan persatuan dan kesatuan, kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kepentingan golongan;
  2. Menunjukkan sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara;
  3. Bangga sebagai bangsa Indonesia dan bertanah air Indonesia serta tidak merasa rendah diri;
  4. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban antara sesama manusia dan sesama bangsa;
  5. Menumbuhkan sikap saling mencintai sesama manusia;
  6. Mengembangkan sikap tenggang rasa;
  7. Tidak semena-mena terhadap orang lain;
  8. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan;
  9. Senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan;
  10. Berani membela kebenaran dan keadilan;
  11. Merasa bahwa bangsa Indonesia merupakan bagian dari seluruh umat manusia;
  12. Menganggap pentingnya sikap saling menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain. (Tjahyadi, 2010)
Baca Juga:  Sudah Betul Kembalikan Mobil, Eh, Bikin Ramai Lagi Renovasi Rumah

Setelah mengenal karya komposer lagu wajib nasional yang begitu menggugah hati, tidakkah kita sebagai bangsa Indonesia masih bisa tetap bahagia untuk belajar nilai-nilai nasionalisme? Masih tetap bersemangat dalam berkarya walaupun pandemi Covid-19 yang melanda tanah air belum berakhir.

Sekali lagi, teringat dengan anak-anak di tingkat sekolah dasar yang selalu bersemangat mengumandangkan lagu wajib nasional. Mereka tidak segan menunjukkan kecintaan terhadap tanah air. Betapa mengagumkan usaha para pendidik mereka yang senantiasa melangkah bersama anak-anak tersebut dalam menuntut ilmu sembari mengingat perjuangan para pahlawan.

Mengakhiri tulisan, di manapun kita berada, bolehlah kita sejenak menyimak karya komposer lagu wajib nasional. Karena usia sejatinya tidak menjadi penghalang untuk tetap belajar, berkarya serta mencintai tanah air. Lagu berikut diciptakan oleh Cornel Simanjuntak. Sorak-sorak bergembira. Bergembira semua. Sudah bebas negeri kita Indonesia merdeka. Indonesia merdeka. Republik Indonesia. Itu lah hak milik kita untuk slama-lamanya. (*)

Penulis merupakan warga Bontang dan guru SMP di Samarinda. 
Print Friendly, PDF & Email
Tags: lagu kebangsaanopini
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkot Bontang Susun Perwali Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, Target Dua Pekan Rampung

Next Post

Resep Rolade Daging, Menu Istimewa untuk Weekend Ini

Related Posts

Maafkanlah Gubernur
Opini

Maafkanlah Gubernur

13 April 2026, 18:21
Sudah Betul Kembalikan Mobil, Eh, Bikin Ramai Lagi Renovasi Rumah
Kolom Redaksi

Sudah Betul Kembalikan Mobil, Eh, Bikin Ramai Lagi Renovasi Rumah

13 April 2026, 08:00
Slogan Kosong Antek Asing
Opini

Dinasti Politik 2.0

8 Desember 2025, 12:36
Slogan Kosong Antek Asing
Opini

Rezim Antikritik

24 November 2025, 13:43
Bersatu Berbenah, Bontang Berjaya, Masyarakat Sejahtera
Opini

Bersatu Berbenah, Bontang Berjaya, Masyarakat Sejahtera

14 Oktober 2025, 14:33
Jerit Sunyi Bekantan di Hutan Mangrove yang Tergadai
Opini

Jerit Sunyi Bekantan di Hutan Mangrove yang Tergadai

21 Maret 2025, 19:57

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sektor Tambang Tertekan, PHK di Kaltim Berpotensi Tembus 1.500 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.