SAMARINDA – Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018 serta Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April 2019, Partai NasDem terus melakukan konsolidasi di Kalimantan Timur. Partai binaan Surya Paloh itu melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kutai Barat (Kubar) pada Jumat (28/4), Kutai Kartanegara (Kukar) Sabtu (29/4), dan Berau Senin (1/5) lalu.
“Melalui konsolidasi yang terus kami lakukan, baik di tingkat DPD dan DPC hingga DPRt ranting di kelurahan dan desa, kami optimistis, insyaallah Partai NasDem akan berjaya di Kalimantan Timur. Apalagi, kami juga memprogramkan dua saksi di setiap TPS pada Pilkada Kaltim 2018 serta Pileg dan Pilpres 2019,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kaltim, H Harbiansyah Hanafiah ketika ditemui, Kamis (4/5) kemarin.
Politisi kelahiran Samarinda 26 Januari 1948 ini, memuji Ketua DPD Partai NasDem Kubar Agus Sopian, Ketua NasDem Kukar H Marwan SP MSi, dan Ketua NasDem Berau Ahmad Najib Fathoni sebagai para pejuang restorasi yang dipercaya bakal membawa perubahan ke arah lebih baik di daerahnya masing-masing.
Harbiansyah yakin, di bawah komando kader-kader terbaik itu, NasDem bakal mendapat tempat di hati masyarakat tiga daerah tersebut. “Saya selalu berpesan kepada seluruh kader NasDem di tiga kabupaten itu, agar terus berbuat dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Hadirlah selalu memberikan jalan keluar bagi masalah-masalah yang dihadapi rakyat, maka tanpa diminta publik akan mendukung NasDem,” kata mantan anggota MPR RI Utusan Daerah periode 1999–2004 itu. Harbiansyah juga tercatat pernah menjadi Ketua DPW Pemuda Pancasila Kaltim 1990–2002, Ketua Kadin Kaltim 1990–1995, Ketua APHI Kaltim 2000–2005, dan Ketua Umum KONI Kaltim 2009–2013.
Ada empat tanggung jawab pengurus DPD, DPC, dan DPRt Partai NasDem di Kubar, Kukar, dan Berau yang kata Harbiansyah bisa memenangkan Partai NasDem, yakni mengibarkan panji-panji Partai NasDem di seluruh penjuru ketiga kabupaten itu, melakukan restorasi Indonesia di tiga kabupaten, memenangkan Pilkada Kaltim tahun 2018 dan yang paling utama, memenangkan Partai NasDem pada Pileg dan Pilpres 2019.
Bermodalkan infrastruktur partai pada tingkat DPD dan DPC 16 kecamatan di Kutai Barat, 18 kecamatan di Kutai Kartanegara, dan 13 kecamatan di Berau hingga tingkat DPRt di desa/kelurahan, serta dukungan kerja keras kader-kader yang memiliki tanggung jawab, disiplin, militansi, moralitas dan kesetiaan yang tinggi terhadap partai, Harbiansyah percaya, empat tanggung jawab tersebut dapat dilaksanakan dengan baik.
“Posisi Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem yang kini masih menjabat Wali Kota Balikpapan, yakni Pak Rizal Effendi, Bupati Kutai Timur Pak Ismunandar, Wakil Wali Kota Samarinda Pak Nusyirwan Ismail, dan Wakil Bupati Berau Pak Agus Tamtomo, tentu saja juga akan memberi darah segar bagi perjuangan NasDem di Kaltim,” kata tokoh olahraga Kaltim sekaligus pemilik Klub Putra Samarinda yang didirikan 1989.
Terpisah, Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) dan Ketua Bappilu DPP Partai NasDem, Jeannette Sudjunadi menegaskan, partainya menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya. Makanya janji pelantikan pengurus NasDem nomor satu sampai empat, adalah ikrar kesetiaan untuk membela Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Janji nomor lima sampai enam baru untuk Partai NasDem, tapi nomor satu sampai empat itu untuk kepentingan bangsa dan negara. Perubahan kami mulai dari diri sendiri, di mana Partai NasDem mengharamkan mahar dari para calon kepala daerah maupun anggota legislatif,” kata Jeannette Sudjunadi, yang juga Korwil Partai NasDem Kaltim.
Menurut Jeannette, mengingat pengurus NasDem mulai tingkat DPP, DPW, DPD, DPC, hingga DPRt adalah para pejuang restorasi Indonesia, maka mereka saling memanggil satu sama lain dengan sebutan “kakak”. “Kecuali Ketua Umum DPP, kita panggil Bapak Surya Paloh sebagai bentuk penghormatan,” kata mantan Promotor Liga Indonesia I – III tersebut. (*/hry/ibr/k15)







