• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Listrik Padam hingga 12 Jam, Terancam Krisis Stok Darah 

by BontangPost
9 Februari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
RUTIN DIPERIKSA: Akibat listrik PLN yang padam, petugas UTD PMI Sangatta terpaksa harus lebih rutin memeriksa kondisi darah yang tersimpan dalam lemari pendingin agar tidak rusak. (FAHRUR RAZI/SANGATTA POST)

RUTIN DIPERIKSA: Akibat listrik PLN yang padam, petugas UTD PMI Sangatta terpaksa harus lebih rutin memeriksa kondisi darah yang tersimpan dalam lemari pendingin agar tidak rusak. (FAHRUR RAZI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – Padamnya listrik PLN, sejak Selasa (7/2) malam, membuat Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Timur (Kutim) kewalahan. Pasalnya, puluhan stock darah (selengkapnya lihat info grafis) yang tersimpan dalam lemari pendingin terancam rusak, jika tidak segera mendapat pasokan listrik. Sementara, generator set (Genset) yang disiapkan pun tidak dapat beroperasi terus menerus.

“Karena mendadak, kami juga kewalahan. Stock darah kan harus disimpan dalam kondisi dingin terus. Jika tidak dalam enam jam bisa rusak. Sedangkan kalau pakai genset listriknya tidak stabil, khawatirnya pendinginan juga kurang maksimal. Makanya, harus kami periksa terus,” sebut Kepala Markas PMI Sangatta Wilhemus, kemarin.

Dia menyatakan, pihaknya tidak menyalahkan PLN karena kondisi padamnya listrik. Sebab, hal itu diakibatkan karena kondisi alam. Namun, dirinya berharap jika pemadaman berlangsung lama, PLN perlu mencarikan solusi agar kondisi persediaan darah yang disimpan UTD PMI tetap aman. Mengingat, penggunaan genset tidak dapat dilakukan secara terus menerus.

“Kami paham dengan kondisi yang dihadapi PLN. Namun kami juga berharap perbaikan dapat cepat selesai. Supaya listrik bisa normal lagi,” katanya.

Selain itu, Ewil juga berharap, jika ada perbaikan teknis yang mengharuskan dilakukannya pemadaman, terlebih dahulu PLN menyampaikan pemberitahuan ke UTD PMI. Sehingga dapat dilakukan antisipasi untuk mengamankan stock darah yang tersimpan agar tidak rusak.

“Jadwal pemadamannya diberikan ke kami. Jadi biar kami siap-siap. Karena, stock darah ini kan menyangkut kepentingan masyarakat umum juga,” ucap Ewil.

Pemadaman listrik di Kutim sejak kemarin malam berlangsung kurang lebih 12 jam, sebagian warga yang tinggal di Sangatta terpaksa harus merasakan hidup tanpa listrik. Pasalnya, hujan dan angin kecang, Selasa (7/2) sekira pukul 21.30 Wita, membuat dua tiang jaringan distribusi listrik PLN roboh di Jalan Poros Sangatta Bontang. Dampaknya, suplay listrik dari wilayah Bontang pun terputus. Sehingga, sepanjang daerah yang dilayani daya tersebut pun ikut padam total.

Kepala PLN Rayon Sangatta Poniman mengatakan, daerah yang terdampak pemadaman meliputi daerah Sangatta Selatan, Sangatta Lama, Jalan APT Pranoto, dan daerah lain yang dilayani daya dari Bontang.

“Infonya, karena ada pohon yang disambar petir, kemudian roboh menimpa tiang jaringan distribusi. Sehingga suplay listrik dari Bontang untuk sementara terputus total,” kata Poniman, Rabu (8/2) kemarin, dihubungi melalui telepon selulernya.

Dia menerangkan, kondisi kerusakan jaringan tergolong cukup parah. Karena, tiang tersebut patah setelah tertimpa pohon. Meskipun begitu, sejak kejadian proses perbaikan langsung dilakukan. Namun, perbaikan baru dapat selesai diprediksi sekira pukul 10.00 Wita.

“Karena roboh, jadi kami harus memasang tiang baru. Kemudian memindah jaringan kabel. Prosesnya cukup lama. Tapi mudah-mudahan hari ini (Kemarin, Red.) selesai. Sehingga, listrik di Sangatta bisa normal kembali,” jelasnya.

Meskipun begitu, kata Poniman, pihaknya tetap mengupayakan daerah yang terdampak pemadaman tersebut mendapat pelayanan listrik. Caranya, dengan melakukan penyambungan daya dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sangatta di Jalan APT Pranoto.

“Tapi karena dayanya juga terbatas, tidak semua bisa dilayani. Itu pun kami lakukan secara bergilir,” ucap Poniman.

Dia pun berharap, masyarakat dapat memaklumi kondisi tersebut. Mengingat pemadaman yang dilakukan, di luar dari perencanaan, mengingat akibat faktor alam.

“Kalau dikarenakan gangguan yang bersifat teknis, mungkin jauh hari kami sosialisasikan ke masyarakat dulu. Tapi, karena alam, sehingga tidak bisa diprediksi,” tutupnya. (aj)

stok Darah UTD PMI Kutim  Rabu, 08 Februari 2017.
WB/Darah Biasa

Gol A = 8 kantong

Gol B = 9 kantong

Gol O = 10 kantong

Gol AB = 4 kantong

Jumlah = 31 kantong

PRC/Darah Merah

Gol A = 2 kantong

Gol B = 6 kantong

Gol O = 0 kantong
Jumlah = 8 kantong

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perayaan HUT ke 8 MHJ Berlangsung Semarak 

Next Post

Karya Bakti Dipilih Agar Jalan Cepat Rampung 

Related Posts

Pemadaman Bergilir di Bontang Masih Berlanjut, PLN Belum Pastikan Kapan Berakhir
Bontang

Listrik Padam hingga Pukul 22.00, Aktivitas Belajar dan Usaha di Bontang Terganggu

2 November 2026, 19:13
Minta Gaji Malah Dibacok Sama Bos Sendiri
Kaltim

Dua Mesin ATM Dibobol di Samarinda, Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah Diduga Raib

2 November 2026, 17:30
Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat
Bontang

Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

2 November 2026, 16:01
Ketidakjelasan Status Aset Beras Basah Bontang Hambat Penataan, Pemkot Temui Pemprov Kaltim
Bontang

Pemkot Bontang Matangkan PLTS di Dua Pulau, Listrik Ditarget Menyala 24 Jam

2 November 2026, 14:49
Investasi Usaha Pinjaman dan Fashion Bermasalah, Enam Warga Bontang Lapor Polisi
Bontang

Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

2 November 2026, 13:12
CSR Mengalir ke Pulau Jawa, Anggota DPR RI Minta Pemprov Kaltim Peringatkan Perusahaan Tambang
Kaltim

Dugaan Korupsi Pengelolaan Batu Bara, Tiga Direktur Varia Niaga Samarinda Jadi Tersangka

2 November 2026, 11:00

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.